alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, August 19, 2022

Jaga Stabilitas di Tengah Pandemi

SUNGAI RAYA – Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengatakan pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap stabilitas keamanan di seluruh Indonesia termasuk di Kalimantan Barat.

Menurutnya di Kalimantan Barat terdapat beberapa kerawanan yang terjadi pada masa pandemi Covid-19 seperti masuknya kembali TKI/PMI ke wilayah Kalbar yang berpotensi sebagai carrier virus, kurangnya bahan pangan karena kurangnya pasokan, banyaknya tindak kriminal akibat tidak ada penghasilan karena tidak bekerja dan konflik sosial yang diakibatkan oleh kesenjangan sosial.

“Agar stabilitas keamanan di Kalbar tetap terjaga di tengah pandemic Covid-19, maka Kodam XII Tanjungpura melakukan berbagai strategi penanganan dan turut terlibat dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19,” katanya saat menjadi salah satu pemateri Webinar dengan tema Ketahanan Pangan, Stabilitas Keamanan dan Kerukunan di Kalbar pada masa Pandemi Covid-19,  Selasa (19/5) di Ruang Rapat Puskodalopsdam XII Tanjungpura.

Baca Juga :  Sosialisasikan Pembentukan Komponen Cadangan 

Beberapa strategi penanganan dan upaya mencegah penyebaran Covid-19 yang dilakukan Kodam XII Tanjungpura seperti penanganan kesehatan diantaranya yang berupa penyemprotan disinfektan, membuat dan memberikan bantuan APD, Rapid test mobile, penyiapan rumah sakit, penyiapan tempat istirahat tenaga medis, membuat zonasi daerah, patroli gabungan dan pembentukan Kogasgabpad.

Muhammad Nur Rahmad menambahkan, pihaknya juga bekerjasama dengan stake holder di Kalbar membuat Jaring Pengaman Sosial. Adapun yang dilakukan antara lain melaksanakan pengawalan distribusi beras bantuan, pembagian sembako, membagikan nasi kotak, monitoring harga, pemanfaatan lahan untuk tanaman jangka pendek, modifikasi cara bertanam dan beternak, mendata lokasi yang siap melaksanakan panen dan melaksanakan operasi gabungan ke gudang-gudang logistik.

Baca Juga :  Ayub: PPDB di Kubu Raya Mulai 29 Juni

“Stabilitas keamanan di Kalbar akan dapat terwujud dengan penanganan yang terpadu dan komprehensif,”  ucap Muhammad Nur Rahmad. (ash)

SUNGAI RAYA – Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengatakan pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap stabilitas keamanan di seluruh Indonesia termasuk di Kalimantan Barat.

Menurutnya di Kalimantan Barat terdapat beberapa kerawanan yang terjadi pada masa pandemi Covid-19 seperti masuknya kembali TKI/PMI ke wilayah Kalbar yang berpotensi sebagai carrier virus, kurangnya bahan pangan karena kurangnya pasokan, banyaknya tindak kriminal akibat tidak ada penghasilan karena tidak bekerja dan konflik sosial yang diakibatkan oleh kesenjangan sosial.

“Agar stabilitas keamanan di Kalbar tetap terjaga di tengah pandemic Covid-19, maka Kodam XII Tanjungpura melakukan berbagai strategi penanganan dan turut terlibat dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19,” katanya saat menjadi salah satu pemateri Webinar dengan tema Ketahanan Pangan, Stabilitas Keamanan dan Kerukunan di Kalbar pada masa Pandemi Covid-19,  Selasa (19/5) di Ruang Rapat Puskodalopsdam XII Tanjungpura.

Baca Juga :  Kodim 1206/Psb Programkan Vaksin Purnawirawan dan Warakawuri

Beberapa strategi penanganan dan upaya mencegah penyebaran Covid-19 yang dilakukan Kodam XII Tanjungpura seperti penanganan kesehatan diantaranya yang berupa penyemprotan disinfektan, membuat dan memberikan bantuan APD, Rapid test mobile, penyiapan rumah sakit, penyiapan tempat istirahat tenaga medis, membuat zonasi daerah, patroli gabungan dan pembentukan Kogasgabpad.

Muhammad Nur Rahmad menambahkan, pihaknya juga bekerjasama dengan stake holder di Kalbar membuat Jaring Pengaman Sosial. Adapun yang dilakukan antara lain melaksanakan pengawalan distribusi beras bantuan, pembagian sembako, membagikan nasi kotak, monitoring harga, pemanfaatan lahan untuk tanaman jangka pendek, modifikasi cara bertanam dan beternak, mendata lokasi yang siap melaksanakan panen dan melaksanakan operasi gabungan ke gudang-gudang logistik.

Baca Juga :  450 Personil Siap Diturunkan ke Perbatasan

“Stabilitas keamanan di Kalbar akan dapat terwujud dengan penanganan yang terpadu dan komprehensif,”  ucap Muhammad Nur Rahmad. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/