alexametrics
26 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

HUT KE-13 Kubu Raya , Gubernur Puji Capaian Desa Mandiri

UPACARA Bendera di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya menandai puncak Peringatan Hari Ulang Tahun ke-13 Kabupaten Kubu Raya, Jumat (17/7). Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji bertindak sebagai inspektur upacara. Berlangsung sederhana dengan peserta terbatas, upacara dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kalimantan Barat dan Kubu Raya serta para tokoh masyarakat Kabupaten Kubu Raya.

Gubernur Sutarmidji memuji pencapaian Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Menurutnya, di usia ke-13 telah banyak kemajuan yang ditunjukkan Kabupaten Kubu Raya. Salah satunya adalah sudah tidak adanya desa sangat tertinggal dan desa tertinggal di Kubu Raya.

“Sekarang semuanya konsep pembangunan menuju kepada desa mandiri. Saat ini sudah 25 desa mandiri di Kubu Raya. Saya yakin tahun depan peluangnya bisa bertambah 30-35 lagi desa mandiri,” sebutnya.

Sutarmidji mengatakan desa mandiri merupakan prioritas yang harus dikejar. Status desa mandiri mensyaratkan terpenuhinya 52 indikator. Jika seluruh indikator tersebut dipenuhi maka desa dapat maju dengan cepat dan masyarakat bisa hidup dengan damai.

Baca Juga :  Sampaikan Aspirasi Masyarakat

“Karena kalau dia mandiri berarti indeks kekuatan sosial, ekonomi, dan lingkungannya bagus. Nah, kalau tiga indeks ini sudah bagus berarti desa itu bisa menjadi desa yang betul-betul bisa menjawab setiap tantangan yang dihadapi,” ujarnya.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan di usia ke-13 sejumlah terobosan berhasil dilakukan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Terobosan tersebut bahkan mendapat apresiasi di tingkat nasional di antaranya inovasi pengelolaan keuangan desa dengan sistem transaksi nontunai yang merupakan satu-satunya di Indonesia.

Selain itu, ada pula program pelayanan kesehatan Selasa-Jumat (Salju) Terpadu yang sukses menembus sepuluh besar nasional di ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2020 yang digelar Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI. “Di awal 2020 kita juga mendapat penghargaan dari Kementerian Keuangan sebagai pemerintah daerah penyalur dana desa tercepat se-Kalimantan Barat,” tambahnya.

Baca Juga :  Warga Datangi DPRD Kubu Raya

Wakil Bupati Sujiwo berharap peringatan hari jadi Kabupaten Kubu Raya dapat menjadi momen refleksi. Momentum ini juga sekaligus menjadi ajang mempererat persatuan dan kesatuan serta membangun semangat kerja keras demi mewujudkan visi misi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

“Seluruh pemangku kebijakan dan masyarakat mari kita jadikan ini momen renungan bersama, refleksi, dan introspeksi. Tentunya ada program-program yang sudah baik yang harus dipertahankan dan tingkatkan. Tapi juga ada yang belum tercapai dan ini menjadi tugas bersama untuk mewujudkannya,” kata dia.

Sujiwo juga mengajak seluruh aparatur pemerintah daerah hingga ke tingkat desa untuk memiliki kesamaan perspektif dalam mengelola pemerintahan. Yakni perspektif membangun daerah dan menyejahterakan rakyat dengan muara akhir mewujudkan visi dan misi bupati dan wakil bupati. “Setiap tahun kita membuka lembaran baru. Lembaran tahun ke depan harus lebih baik. Intinya itu,” ucapnya. (*)

(Foto & Narasi: Prokopim Pemkab Kubu Raya)

UPACARA Bendera di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya menandai puncak Peringatan Hari Ulang Tahun ke-13 Kabupaten Kubu Raya, Jumat (17/7). Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji bertindak sebagai inspektur upacara. Berlangsung sederhana dengan peserta terbatas, upacara dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kalimantan Barat dan Kubu Raya serta para tokoh masyarakat Kabupaten Kubu Raya.

Gubernur Sutarmidji memuji pencapaian Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Menurutnya, di usia ke-13 telah banyak kemajuan yang ditunjukkan Kabupaten Kubu Raya. Salah satunya adalah sudah tidak adanya desa sangat tertinggal dan desa tertinggal di Kubu Raya.

“Sekarang semuanya konsep pembangunan menuju kepada desa mandiri. Saat ini sudah 25 desa mandiri di Kubu Raya. Saya yakin tahun depan peluangnya bisa bertambah 30-35 lagi desa mandiri,” sebutnya.

Sutarmidji mengatakan desa mandiri merupakan prioritas yang harus dikejar. Status desa mandiri mensyaratkan terpenuhinya 52 indikator. Jika seluruh indikator tersebut dipenuhi maka desa dapat maju dengan cepat dan masyarakat bisa hidup dengan damai.

Baca Juga :  Sujiwo Pimpin Masyarakat Singkong Indonesia Kalbar

“Karena kalau dia mandiri berarti indeks kekuatan sosial, ekonomi, dan lingkungannya bagus. Nah, kalau tiga indeks ini sudah bagus berarti desa itu bisa menjadi desa yang betul-betul bisa menjawab setiap tantangan yang dihadapi,” ujarnya.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan di usia ke-13 sejumlah terobosan berhasil dilakukan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Terobosan tersebut bahkan mendapat apresiasi di tingkat nasional di antaranya inovasi pengelolaan keuangan desa dengan sistem transaksi nontunai yang merupakan satu-satunya di Indonesia.

Selain itu, ada pula program pelayanan kesehatan Selasa-Jumat (Salju) Terpadu yang sukses menembus sepuluh besar nasional di ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2020 yang digelar Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI. “Di awal 2020 kita juga mendapat penghargaan dari Kementerian Keuangan sebagai pemerintah daerah penyalur dana desa tercepat se-Kalimantan Barat,” tambahnya.

Baca Juga :  Gudang Kopra Ludes Terbakar

Wakil Bupati Sujiwo berharap peringatan hari jadi Kabupaten Kubu Raya dapat menjadi momen refleksi. Momentum ini juga sekaligus menjadi ajang mempererat persatuan dan kesatuan serta membangun semangat kerja keras demi mewujudkan visi misi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

“Seluruh pemangku kebijakan dan masyarakat mari kita jadikan ini momen renungan bersama, refleksi, dan introspeksi. Tentunya ada program-program yang sudah baik yang harus dipertahankan dan tingkatkan. Tapi juga ada yang belum tercapai dan ini menjadi tugas bersama untuk mewujudkannya,” kata dia.

Sujiwo juga mengajak seluruh aparatur pemerintah daerah hingga ke tingkat desa untuk memiliki kesamaan perspektif dalam mengelola pemerintahan. Yakni perspektif membangun daerah dan menyejahterakan rakyat dengan muara akhir mewujudkan visi dan misi bupati dan wakil bupati. “Setiap tahun kita membuka lembaran baru. Lembaran tahun ke depan harus lebih baik. Intinya itu,” ucapnya. (*)

(Foto & Narasi: Prokopim Pemkab Kubu Raya)

Most Read

Artikel Terbaru

/