alexametrics
31 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Dukung Implementasi Penyederhanaan Birokrasi

SUNGAI RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya siap melakukan penyederhanaan birokrasi pada jabatan administrasi di lingkungan Pemerintah Kubu Raya. Sekretaris Daerah (Sekda) Kubu Raya, Yusran Anizam menerangkan, penyederhanaan birokrasi pada jabatan administrasi bermaksud memfungsikan elemen ASN dan struktur organisasinya agar lebih optimal.

“Ibaratnya miskin struktur, tetap kaya fungsi. Bayangkan semula 404 orang yang tadinya di jabatan struktural dialihkan ke jabatan fungsional, sehingga membuat fungsi dan peran masing-masing bisa lebih ditingkatkan,” kata Yusran kepada wartawan, Rabu (21/4) usai menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Penyederhanaan Birokrasi pada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya di Aula Kantor Bupati Kubu Raya. Dengan adanya penyederhanaan birokrasi tersebut lanjutnya akan menghilangkan sekat-sekat dan membuat ASN bisa lebih profesional.

“Kalau pada pejabat struktural itu, maaf saya melihat jadinya ada kasta-kasta dan ini yang terdakang  menghambat kinerja profesionalisme kepung bakul. Kalau di jabatan struktural masing-masing saling menunggu komando, namun kalau di jabatan fungsional  ini mereka akan lebih proaktif, karena mereka juga akan mengejar angkra kredit. Jadi mereka bisa bekerja lebih maksimal sesuai dengan peran dan fungsinya dan Insyaallah saya yakni dengan penyederhanaan birokasi ini membuat kinerja ASN lebih professional dan lebih efektif nantinya,” papar Yusran.

Baca Juga :  Polsek Terentang Dibangun Lagi Wabup KKR Sumbang Rp50 Juta

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan yang turut menghadiri rapat tersebut mengaku sangat mendukung Penyederhanaan Birokrasi pada Pemerintah Kubu Raya sesuai arahan Undang-Undang ASN dan juga menindaklanjuti Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 130/1970/OTDA  tanggal 26 Maret 2021 terkait Penyederhaan Birokrasi pada Jabatan Administrasi di Lingkungan Pemerintah Daerah, Provinsi, dan Kabupaten/Kota.

“Saya kira di Kubu Raya tidak ada masalah dalam penyederhanaan birokrasi ini. Dan justru denganya adanya penyederhanaan birokrasi malah bisa menghilangkan sekat-sekat formalistik yang selama ini mungkin sulit menjadikan birokrasi satu dengan yang lain jadi hubungan hierarki yang terkadang membuat kesulitan di dalam memaksimalkan peran dan fungsi masing-masing dalam pelayanan publik,” jelasnya.

Orang nomor satu di pemerintahan Kubu Raya ini bahkan menilai upaya penyederhanaan birokrasi merupakan sebagai langkah progresif. “Kalau sebelumnya antar-SKPD saja, dia kadang-kadang sulit menjalankan perannya, karena terikat dalam tupoksi yang dalam hirarki dan kadang-kadang dengan berbagai disposisi dan sejenisnya kedepan bisa jadi tidak terlalu kaku. Bisa jadi setiap SKPD itu ada bagian yang lemah kita bisa keroyokan mengerjakannya secara bersama-sama,” paparnya.

Baca Juga :  Tangani Bencana Alam, Siagakan Tim SAR Yonko 465 Paskhas

Muda juga meyakini penyederhanaan birokrasi akan membuat kinerja ASN bisa lebih maksimal. “Dalam penerapannya itu juga kan tergantung pada manajernya, seperti Bupati, Wakil Bupati, Sekda, kepala SKPD, dan sejenisnya dan saya kira kami harus berupaya memaksimal potensi yang ada dengan penyederhanaan birokrasi ini dan kami malah bersyukur begitu juga dengan ASN nya karena mereka bekerja bisa lebih fleksibel,” ungkapnya.

Kata Muda, ASN seharusnya juga bisa menjadi public relations bagi semua dan harus mampu menjelaskan perannya dan beragam program kebijakan yang ada di pemerintah kabupaten. “Dan dinilai setiap ASN dituntut bisa memperluas persfektif dalam bergerak dan  bekerja menjalankan tugas dan fungsinya, sehingga tidak terlalu kaku,” jelasnya. “Dan saya meyakini penyederhanaan birokkrasi ini bisa membuat Pemerintah Kubu Raya bisa lebih kencang berlarinya, lebih cepat prosesnya, lebih tajam bertindaknya dan lebih menanjak lagi upaya percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahtraan bagi masyarakat yang terus dilakukan,” pungkasnya. (ash)

SUNGAI RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya siap melakukan penyederhanaan birokrasi pada jabatan administrasi di lingkungan Pemerintah Kubu Raya. Sekretaris Daerah (Sekda) Kubu Raya, Yusran Anizam menerangkan, penyederhanaan birokrasi pada jabatan administrasi bermaksud memfungsikan elemen ASN dan struktur organisasinya agar lebih optimal.

“Ibaratnya miskin struktur, tetap kaya fungsi. Bayangkan semula 404 orang yang tadinya di jabatan struktural dialihkan ke jabatan fungsional, sehingga membuat fungsi dan peran masing-masing bisa lebih ditingkatkan,” kata Yusran kepada wartawan, Rabu (21/4) usai menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Penyederhanaan Birokrasi pada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya di Aula Kantor Bupati Kubu Raya. Dengan adanya penyederhanaan birokrasi tersebut lanjutnya akan menghilangkan sekat-sekat dan membuat ASN bisa lebih profesional.

“Kalau pada pejabat struktural itu, maaf saya melihat jadinya ada kasta-kasta dan ini yang terdakang  menghambat kinerja profesionalisme kepung bakul. Kalau di jabatan struktural masing-masing saling menunggu komando, namun kalau di jabatan fungsional  ini mereka akan lebih proaktif, karena mereka juga akan mengejar angkra kredit. Jadi mereka bisa bekerja lebih maksimal sesuai dengan peran dan fungsinya dan Insyaallah saya yakni dengan penyederhanaan birokasi ini membuat kinerja ASN lebih professional dan lebih efektif nantinya,” papar Yusran.

Baca Juga :  Potensi Perkebunan Kopi di Desa Kuala Mandor B

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan yang turut menghadiri rapat tersebut mengaku sangat mendukung Penyederhanaan Birokrasi pada Pemerintah Kubu Raya sesuai arahan Undang-Undang ASN dan juga menindaklanjuti Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 130/1970/OTDA  tanggal 26 Maret 2021 terkait Penyederhaan Birokrasi pada Jabatan Administrasi di Lingkungan Pemerintah Daerah, Provinsi, dan Kabupaten/Kota.

“Saya kira di Kubu Raya tidak ada masalah dalam penyederhanaan birokrasi ini. Dan justru denganya adanya penyederhanaan birokrasi malah bisa menghilangkan sekat-sekat formalistik yang selama ini mungkin sulit menjadikan birokrasi satu dengan yang lain jadi hubungan hierarki yang terkadang membuat kesulitan di dalam memaksimalkan peran dan fungsi masing-masing dalam pelayanan publik,” jelasnya.

Orang nomor satu di pemerintahan Kubu Raya ini bahkan menilai upaya penyederhanaan birokrasi merupakan sebagai langkah progresif. “Kalau sebelumnya antar-SKPD saja, dia kadang-kadang sulit menjalankan perannya, karena terikat dalam tupoksi yang dalam hirarki dan kadang-kadang dengan berbagai disposisi dan sejenisnya kedepan bisa jadi tidak terlalu kaku. Bisa jadi setiap SKPD itu ada bagian yang lemah kita bisa keroyokan mengerjakannya secara bersama-sama,” paparnya.

Baca Juga :  Dukung Program KIP - Kuliah di Kubu Raya

Muda juga meyakini penyederhanaan birokrasi akan membuat kinerja ASN bisa lebih maksimal. “Dalam penerapannya itu juga kan tergantung pada manajernya, seperti Bupati, Wakil Bupati, Sekda, kepala SKPD, dan sejenisnya dan saya kira kami harus berupaya memaksimal potensi yang ada dengan penyederhanaan birokrasi ini dan kami malah bersyukur begitu juga dengan ASN nya karena mereka bekerja bisa lebih fleksibel,” ungkapnya.

Kata Muda, ASN seharusnya juga bisa menjadi public relations bagi semua dan harus mampu menjelaskan perannya dan beragam program kebijakan yang ada di pemerintah kabupaten. “Dan dinilai setiap ASN dituntut bisa memperluas persfektif dalam bergerak dan  bekerja menjalankan tugas dan fungsinya, sehingga tidak terlalu kaku,” jelasnya. “Dan saya meyakini penyederhanaan birokkrasi ini bisa membuat Pemerintah Kubu Raya bisa lebih kencang berlarinya, lebih cepat prosesnya, lebih tajam bertindaknya dan lebih menanjak lagi upaya percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahtraan bagi masyarakat yang terus dilakukan,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/