alexametrics
33.9 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Mal Baru Dorong Pergerakan Ekonomi

SUNGAI RAYA— Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menilai hadirnya mal baru seperti GAIA Bumi Raya City di Kubu Raya memberikan konstribusi dalam mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten termuda di Kalimantan Barat ini.  Terlebih kata dia, mal tersebut menyerap cukup banyak tenaga kerja terutama kalangan generasi muda.

“Bahkan saya mendengar langsung dari manajemen, GAIA ini juga akan menyerap banyak tenaga lokal cukup besar. Ini kita syukuri sebagai komitmen yang dibangun oleh manajemen,” ucap Muda Mahendrawan kepada wartawan, Kamis (21/1) di Sungai Raya.

Selain tenaga kerja, Muda juga berharap mal GAIA juga mampu menyerap hasil-hasil bumi Kubu Raya. Baik hasil pertanian, perikanan, peternakan, dan sebagainya. Karena di dalam mal juga terdapat sejumlah kedai makanan dan minuman yang membutuhkan bahan baku dari hasil alam.

“Semoga melalui kehadiran GAIA Bumi Raya City ini, semuanya akan terserap di mal ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Kartu Prakerja Dinilai Paling Berhasil Membantu Meringankan Tekanan yang Dialami Masyarakat

Selain mengapresiasi berdirinya GAIA Bumi Raya City, orang  pertama di Pemerintahan Kubu Raya ini pun optimistis kehadiran mal akan memacu optimalisasi pertumbuhan ekonomi di Kubu Raya. Termasuk membuka ruang ekonomi kreatif khususnya bagi kaum muda Kubu Raya.

“Kendati masih di tengah pandemi, semoga ini banyak menumbuhkan ekonomi kreatif dan UMKM juga,” kata Muda.

Dikesempatan yang sama. Muda juga mengapresiasi pengelola mal yang menyediakan ruang untuk ‘UMKM Corner’. Menurutnya, konsep tersebut sangat bermanfaat bagi pelaku usaha mikro dari kalangan masyarakat.

“Dengan konsep tersebut dan pengembangannya, tentu sebuah hal yang sangat membahagiakan bagi kami. Semoga ini lancar dan tentulah berdampak manfaat besar bagi masyarakat Kubu Raya juga bagi Kalimantan Barat,” tuturnya.

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmiji ikut memberi apresiasi pada GAIA Bumi Raya City. Sebab pusat perbelanjaan ini dapat menampung tenaga kerja hingga sekitar 2.500 orang. Hal itu, menurut dia, akan berpengaruh positif bagi daerah terutama dari sisi pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Beri Stimulus Pengelola Pariwisata

“Sehingga investasi-investasi seperti ini harus didukung,” kata Sutarmiji.

Sutarmidji berharap GAIA dapat dikembangkan lagi dengan apartemen, perumahan, bahkan rumah sakit.

“Kalau saya jadi bupati dan ini sudah saya sampaikan ke Bupati Kubu Raya, IMB harusnya diberi diskon kalau perlu sampai 75 persen. Karena ketika apartemenya laku, di situ ada BPHTB lima persen,” jelasnya.

Ia menambahkan jika penjualan senilai Rp 200 miliar, maka pemerintah daerah akan mendapatkan keuntungan senilai lima persen. “Berarti ada Rp 10 miliar menjadi bagian dari pemerintah daerah. Belum lagi setiap tahun ada PBB. Belum lagi yang lain-lain,” pungkasnya. (ash)

SUNGAI RAYA— Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menilai hadirnya mal baru seperti GAIA Bumi Raya City di Kubu Raya memberikan konstribusi dalam mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten termuda di Kalimantan Barat ini.  Terlebih kata dia, mal tersebut menyerap cukup banyak tenaga kerja terutama kalangan generasi muda.

“Bahkan saya mendengar langsung dari manajemen, GAIA ini juga akan menyerap banyak tenaga lokal cukup besar. Ini kita syukuri sebagai komitmen yang dibangun oleh manajemen,” ucap Muda Mahendrawan kepada wartawan, Kamis (21/1) di Sungai Raya.

Selain tenaga kerja, Muda juga berharap mal GAIA juga mampu menyerap hasil-hasil bumi Kubu Raya. Baik hasil pertanian, perikanan, peternakan, dan sebagainya. Karena di dalam mal juga terdapat sejumlah kedai makanan dan minuman yang membutuhkan bahan baku dari hasil alam.

“Semoga melalui kehadiran GAIA Bumi Raya City ini, semuanya akan terserap di mal ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Zakat Sebagai Kekuatan Ekonomi Ummat

Selain mengapresiasi berdirinya GAIA Bumi Raya City, orang  pertama di Pemerintahan Kubu Raya ini pun optimistis kehadiran mal akan memacu optimalisasi pertumbuhan ekonomi di Kubu Raya. Termasuk membuka ruang ekonomi kreatif khususnya bagi kaum muda Kubu Raya.

“Kendati masih di tengah pandemi, semoga ini banyak menumbuhkan ekonomi kreatif dan UMKM juga,” kata Muda.

Dikesempatan yang sama. Muda juga mengapresiasi pengelola mal yang menyediakan ruang untuk ‘UMKM Corner’. Menurutnya, konsep tersebut sangat bermanfaat bagi pelaku usaha mikro dari kalangan masyarakat.

“Dengan konsep tersebut dan pengembangannya, tentu sebuah hal yang sangat membahagiakan bagi kami. Semoga ini lancar dan tentulah berdampak manfaat besar bagi masyarakat Kubu Raya juga bagi Kalimantan Barat,” tuturnya.

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmiji ikut memberi apresiasi pada GAIA Bumi Raya City. Sebab pusat perbelanjaan ini dapat menampung tenaga kerja hingga sekitar 2.500 orang. Hal itu, menurut dia, akan berpengaruh positif bagi daerah terutama dari sisi pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat.

Baca Juga :  Optimalkan Peran dan Tupoksi BPD

“Sehingga investasi-investasi seperti ini harus didukung,” kata Sutarmiji.

Sutarmidji berharap GAIA dapat dikembangkan lagi dengan apartemen, perumahan, bahkan rumah sakit.

“Kalau saya jadi bupati dan ini sudah saya sampaikan ke Bupati Kubu Raya, IMB harusnya diberi diskon kalau perlu sampai 75 persen. Karena ketika apartemenya laku, di situ ada BPHTB lima persen,” jelasnya.

Ia menambahkan jika penjualan senilai Rp 200 miliar, maka pemerintah daerah akan mendapatkan keuntungan senilai lima persen. “Berarti ada Rp 10 miliar menjadi bagian dari pemerintah daerah. Belum lagi setiap tahun ada PBB. Belum lagi yang lain-lain,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/