alexametrics
27.8 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Jangan Bakar Lahan

ADANYA kebakaran hutan dan lahan beberapa waktu terakhir seiring dengan mulai masuknya musim kemarau mengundang keprihatinan berbagai pihak. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Kubu Raya Sujiwo pun meminta agar upaya imbauan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar terus disampaikan.
Sujiwo melihat kebakaran hutan dan lahan menimbulkan banyak dampak negatif. Dia memisalkan seperti berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat hingga berpotensi pada meningkatnya penyakit ISPA.
“Berkaitan dengan tibanya musim kemarau sekarang ini, titik api di mana-mana. Ini tugas kita bersama untuk mengimbau bagaimana supaya tidak ada yang melakukan pembakaran ketika membuka lahannya. Terlebih di musim kemarau seperti ini. Ini adalah tugas kita bersama,” kata Sujiwo usai membagikan masker di Pasar Kuala Dua, baru-baru ini.
Sujiwo mengatakan, kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan munculnya asap pekat sangat merugikan masyarakat. Kabut asap tak hanya mengganggu kesehatan, tetapi juga, dikhawatirkan dia, berdampak kepada terhambatnya pergerakan ekonomi di masyarakat.
“Lebih dari itu, kabut asap ini juga berdampak kepada sektor-sektor kehidupan lainnya seperti pendidikan, ekonomi secara luas, sampai dapat mengganggu arus transportasi penerbangan,” ujarnya.
Karena itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Sujiwo kembali mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan masing-masin. Harapan dia agar kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah.
“Maka sebagai pemerintah, kami mengajak masyarakat ayo sama-sama menjaga lingkungan kita supaya tidak terjadi kebakaran hutan di mana-mana,” imbaunya. (ash)

Baca Juga :  Imbau Masyarakat Disiplin, Budayakan Hidup Sehat dari Masjid

ADANYA kebakaran hutan dan lahan beberapa waktu terakhir seiring dengan mulai masuknya musim kemarau mengundang keprihatinan berbagai pihak. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Kubu Raya Sujiwo pun meminta agar upaya imbauan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar terus disampaikan.
Sujiwo melihat kebakaran hutan dan lahan menimbulkan banyak dampak negatif. Dia memisalkan seperti berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat hingga berpotensi pada meningkatnya penyakit ISPA.
“Berkaitan dengan tibanya musim kemarau sekarang ini, titik api di mana-mana. Ini tugas kita bersama untuk mengimbau bagaimana supaya tidak ada yang melakukan pembakaran ketika membuka lahannya. Terlebih di musim kemarau seperti ini. Ini adalah tugas kita bersama,” kata Sujiwo usai membagikan masker di Pasar Kuala Dua, baru-baru ini.
Sujiwo mengatakan, kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan munculnya asap pekat sangat merugikan masyarakat. Kabut asap tak hanya mengganggu kesehatan, tetapi juga, dikhawatirkan dia, berdampak kepada terhambatnya pergerakan ekonomi di masyarakat.
“Lebih dari itu, kabut asap ini juga berdampak kepada sektor-sektor kehidupan lainnya seperti pendidikan, ekonomi secara luas, sampai dapat mengganggu arus transportasi penerbangan,” ujarnya.
Karena itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Sujiwo kembali mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan masing-masin. Harapan dia agar kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah.
“Maka sebagai pemerintah, kami mengajak masyarakat ayo sama-sama menjaga lingkungan kita supaya tidak terjadi kebakaran hutan di mana-mana,” imbaunya. (ash)

Baca Juga :  Imbau Masyarakat Disiplin, Budayakan Hidup Sehat dari Masjid

Most Read

Artikel Terbaru

/