alexametrics
33 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

Capaian Vaksinasi Belum 50 Persen

SUNGAI RAYA –  Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Marijan menerangkan, dari target sekitar 432 ribu warga sasaran penerima vaksinasi Covid-19 di Kubu Raya, hingga saat ini jumlah yang mengikuti vaksinasi baru sekitar 94 ribu warga.

“Artinya capaian jumlah vaksinasi kita belum sampai 50 persen dari target yang telah ditentukan. Kami perkirakan realisasi vaksinasinya sati baru sekitar sepertiganya dari 423 warga sasaran penerima vaksin,” kata Marijan kepada Pontianak Post, Minggu (22/8) di Sungai Raya.

Menurut Marijan, seiring dengan gencarnya sosialisasi dan edukasi bagi masyarakat terkait vaksinasi, membuat sudah banyak masyarakat di Kubu  Raya yang memahami pentingnya divaksinasi. Baiknya antusiasme masyarakat mengikuti vaksinasi katanya bisa dilihat dari banyak jumlah warga yang mendaftarkan diri untuk mengikuti vaksinasi. “Yang membuat pelaksanaan vaksinasi sempat terkendala ini salah satunya memang karena jumlah vaksin yang datang itu masih terbatas, sehingga belum memenuhi kubutuhan masyarakat. Makanya sebelumnya pelaksanaan vaksinasi sempat kami tunda sembari menunggu vaksin kembali tiba di Kubu Raya,” paparnya.

Kendati demikian, saat ini diungkapkan dia, sudah ada sekitar 1.040 vial vaksin jenis Sinovac, Astrazeneca, dan Moderna yang masuk di Kubu Raya. “Untuk masing-masin jumlah rincinya saya kurang hafal, namun untuk vaksin Sinovac dan Astrazeneca, 1 vialnya bisa untuk 10 orang, namun kalau vaksin Moderna, 1 vialnya bisa untuk 14 orang.  Dengan ketersediaan vaksin yang ada saat ini kami yakin bisa mencukupi unstuk pelaksannaan vaksinasi dosis I di Kubu Raya hingga akhir Agustus mendatang,” jelasnya.

Baca Juga :  Ibadah, Patuhi Prokes

Marijan menerangkan, pelaksanaan vaksini yang dilakukan pihaknya sejak 18 hingga 31 Agustus mendatang akan disebar di 102 titik disetiap kecamatan di Kubu Raya. “Dengan melibatan semua tengasa kesehatan yang ada di setiap Puskesmas di Kubu Raya, unstuck pelaksanaan vaksinasinya itu kami lakukan di tingga desa dan dusun, dengan harapan agar lebih banyak warga di setiap desa yang terjangkau untuk mengikuti vaksinasi ini,” ujarnya.

Untuk sistem pendaftaran vaksinasi Covid-19 massal di tingkat kecamatan dan desa ini, menurut dia, menggunakan dua sistem, yakni sistem online dan manual. “Jadi peserta vaksinasi hari ini sudah terdata dan terdaftar di aplikasi dan di Puskesmas,” jelasnya.

Pihaknya melalui Puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan di Kubu Raya juga menjadwalkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis kedua, untuk melanjutkan vaksin dosis pertama dengan menggunakan vaksin Sinovac di Sungai Raya Dalam. “Untuk pelaksanaan vaksinasi baik dosis pertama maupun dosis kedua semuanya sudah terjadwal dan sedang dilaksanakan sesuai jadwal yang diserahkan masing-masing tim dari Puskesmas yang disampaikan ke kami, dan kami juga sudah menyiapkan vaksin yang saat masih tersedia,” ungkapnya.

Mengingat Kubu Raya belum lama ini sempat masuk dalam zona merah, Marijan pun mengimbau masyarakat dan semua pihak terkait lainnya untuk terus gencar menarapkan disiplin protokol kesehatan. Dia juga mengajak untuk sama-sama mendukung optimalnya pelaksanaan vaksinasi yang hingga saat ini terus dilakukan.

Baca Juga :  Target Vaksin Baru Tembus 12 Persen

Secara terpisah, anggota DPRD Kubu Raya, Muhammad Amri mendukung penuh upaya Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang terus gencar memasifkan pelaksanaan vaksinasi di Kubu Raya. “Upaya menggencarkan pelaksanaan vaksinasi ini sangat tepat di tengah kondisi masyarakat sudah mulai paham dan mau melakukan vaksinasi sehingga target untuk mengejar kekebalan kelompok bisa lebih mudah dan cepat terealisasi,” jelas Amri.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini yakin dengan adanya pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas hingga ke tingkat desa dan dusun, akan lebih memudahkan masyarakat mengikuti vaksinasi. “Agar capaiannya bisa terus dimaksimalkan maka sosialisasi di tingkat masyarakat terkait upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 ini bisa terus dilakukan agar semua masyarakat mendapatkan info terkait dengan vaksin ini, dan bisa lebih memahami pentingnya upaya pencegahan penyebaran Covid-19 mulai dari di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” paparnya.

“Dan tentunya kita sama-sama berharap dengan gencarnya pelaksanaan vaksinasi yang di dilakukan Pemerintah Kubu Raya, ditambah dengan terus meningkatnya kesadaran masyarakat terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19 secara tidak langsung akan mampu  menekan jumlah sebaran Covid-19 di Kubu Raya dan membuat upaya penanganan Covid-19 di Kubu Raya bisa lebih optimal,” pungkasnya. (ash)

SUNGAI RAYA –  Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Marijan menerangkan, dari target sekitar 432 ribu warga sasaran penerima vaksinasi Covid-19 di Kubu Raya, hingga saat ini jumlah yang mengikuti vaksinasi baru sekitar 94 ribu warga.

“Artinya capaian jumlah vaksinasi kita belum sampai 50 persen dari target yang telah ditentukan. Kami perkirakan realisasi vaksinasinya sati baru sekitar sepertiganya dari 423 warga sasaran penerima vaksin,” kata Marijan kepada Pontianak Post, Minggu (22/8) di Sungai Raya.

Menurut Marijan, seiring dengan gencarnya sosialisasi dan edukasi bagi masyarakat terkait vaksinasi, membuat sudah banyak masyarakat di Kubu  Raya yang memahami pentingnya divaksinasi. Baiknya antusiasme masyarakat mengikuti vaksinasi katanya bisa dilihat dari banyak jumlah warga yang mendaftarkan diri untuk mengikuti vaksinasi. “Yang membuat pelaksanaan vaksinasi sempat terkendala ini salah satunya memang karena jumlah vaksin yang datang itu masih terbatas, sehingga belum memenuhi kubutuhan masyarakat. Makanya sebelumnya pelaksanaan vaksinasi sempat kami tunda sembari menunggu vaksin kembali tiba di Kubu Raya,” paparnya.

Kendati demikian, saat ini diungkapkan dia, sudah ada sekitar 1.040 vial vaksin jenis Sinovac, Astrazeneca, dan Moderna yang masuk di Kubu Raya. “Untuk masing-masin jumlah rincinya saya kurang hafal, namun untuk vaksin Sinovac dan Astrazeneca, 1 vialnya bisa untuk 10 orang, namun kalau vaksin Moderna, 1 vialnya bisa untuk 14 orang.  Dengan ketersediaan vaksin yang ada saat ini kami yakin bisa mencukupi unstuk pelaksannaan vaksinasi dosis I di Kubu Raya hingga akhir Agustus mendatang,” jelasnya.

Baca Juga :  Sejumlah Wilayah di Kubu Raya Belum Terlayani Air PDAM

Marijan menerangkan, pelaksanaan vaksini yang dilakukan pihaknya sejak 18 hingga 31 Agustus mendatang akan disebar di 102 titik disetiap kecamatan di Kubu Raya. “Dengan melibatan semua tengasa kesehatan yang ada di setiap Puskesmas di Kubu Raya, unstuck pelaksanaan vaksinasinya itu kami lakukan di tingga desa dan dusun, dengan harapan agar lebih banyak warga di setiap desa yang terjangkau untuk mengikuti vaksinasi ini,” ujarnya.

Untuk sistem pendaftaran vaksinasi Covid-19 massal di tingkat kecamatan dan desa ini, menurut dia, menggunakan dua sistem, yakni sistem online dan manual. “Jadi peserta vaksinasi hari ini sudah terdata dan terdaftar di aplikasi dan di Puskesmas,” jelasnya.

Pihaknya melalui Puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan di Kubu Raya juga menjadwalkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis kedua, untuk melanjutkan vaksin dosis pertama dengan menggunakan vaksin Sinovac di Sungai Raya Dalam. “Untuk pelaksanaan vaksinasi baik dosis pertama maupun dosis kedua semuanya sudah terjadwal dan sedang dilaksanakan sesuai jadwal yang diserahkan masing-masing tim dari Puskesmas yang disampaikan ke kami, dan kami juga sudah menyiapkan vaksin yang saat masih tersedia,” ungkapnya.

Mengingat Kubu Raya belum lama ini sempat masuk dalam zona merah, Marijan pun mengimbau masyarakat dan semua pihak terkait lainnya untuk terus gencar menarapkan disiplin protokol kesehatan. Dia juga mengajak untuk sama-sama mendukung optimalnya pelaksanaan vaksinasi yang hingga saat ini terus dilakukan.

Baca Juga :  Ibadah, Patuhi Prokes

Secara terpisah, anggota DPRD Kubu Raya, Muhammad Amri mendukung penuh upaya Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang terus gencar memasifkan pelaksanaan vaksinasi di Kubu Raya. “Upaya menggencarkan pelaksanaan vaksinasi ini sangat tepat di tengah kondisi masyarakat sudah mulai paham dan mau melakukan vaksinasi sehingga target untuk mengejar kekebalan kelompok bisa lebih mudah dan cepat terealisasi,” jelas Amri.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini yakin dengan adanya pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas hingga ke tingkat desa dan dusun, akan lebih memudahkan masyarakat mengikuti vaksinasi. “Agar capaiannya bisa terus dimaksimalkan maka sosialisasi di tingkat masyarakat terkait upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 ini bisa terus dilakukan agar semua masyarakat mendapatkan info terkait dengan vaksin ini, dan bisa lebih memahami pentingnya upaya pencegahan penyebaran Covid-19 mulai dari di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” paparnya.

“Dan tentunya kita sama-sama berharap dengan gencarnya pelaksanaan vaksinasi yang di dilakukan Pemerintah Kubu Raya, ditambah dengan terus meningkatnya kesadaran masyarakat terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19 secara tidak langsung akan mampu  menekan jumlah sebaran Covid-19 di Kubu Raya dan membuat upaya penanganan Covid-19 di Kubu Raya bisa lebih optimal,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/