alexametrics
27 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Maret 2021, DTKS seluruh Kecamatan Terselesaikan

SUNGAI RAYA – Pemerintah Kubu Raya saat ini tengah mendorong pemutakhiran Data Terpadu Kesejahtraan Sosial (DTKS) di setiap kecamatan Kubu Raya. Sekda Kubu Raya, Yusran Anizam menerangkan, dengan bantuan sejumlah pihak terkait saat ini telah merampungkan pemutakhiran DTKS di Kecamatan Terentang. Yusran menargetkkan delapan kecamatan lainnya di kabupaten ini, input pemutakhiran DTKS-nya selesai pada Maret tahun depan.

“Kami optimistis target ini bisa terealisasi karena untuk Kecamatan Terentang saja bisa diselesaikan dalam jangka waktu sekitar satu bulan, artinya setiap kecamatan ditargetkan secara realistis dalam tiga hingga empat bulan bisa selesai. Lima bulan kedepan di Maret semua DTKS nya bisa diinput,” papar Yusran usai menghadiri Sosialisasi dan Pembelajaran Percepatan Pemutakhiran DTKS Kubu Raya, Kamis (22/10) di Qubu Resort Sungai Raya.

Percepatan pemutakhiran DTKS, kata Yusran, penting untuk segera direalisasikan. Lantaran data tersebut, diakui dia, sangat diperlukan pemerintah untuk mendukung setiap program atau kebijakan pemerintah lebih tepat sasaran, dalam membantu  masyarakat seperti melalui bantuan sosial dan sejenisnya terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Pemerintah Kubu Raya sendiri, kata Yusran, pada dasarnya juga sudah berupaya mendorong pemutakhiran DTKS sejak 2016 terkait dengan penetuan bantuan bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS kesehatan, dan sejumlah program bantuan sosial lainnya yang membutuhkan DTKS di setiap kecamatan. “Dengan pemutakhiran DTKS ini secara tak langsung diharapkan setiap ada program seeperti bantuan sosial yang memang diperuntukkan  bagi masyarakat  tidak mampu termasuk yang terdampak Covid-19 bisa lebih tepat sasaran dan bantuan yang diberikan juga lebih merata dan tidak tumpang tindih,” ungkapnya.

Baca Juga :  Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Warga

Selain mendorong delapan kecamatan lainnya segera merampungkan pemutakhiran DTKS, kata Yusran, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga menginginkan setiap kecamatan di kabupaten ini bisa membentuk Puskesos dan mendapat pembinaan optimal dari kecamatan dan dari masing-masing SKPD terkait. “Dan kami meyakini dengan adanya komitmen bersama, maka upaya pemutakhiran DTKS di setiap kecamatan Kubu Raya ini bisa terealisasi sesuai dengan target yang ditentukan,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Kubu Raya, Andi Hasriady menambahkan, pemutakhitran DTKS sangat diperlukan dengan tujuan setiap bantuan sosial atau sejenisnya, yang diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu bisa benar-benar tepat sasaran. Berdasarkan pantauannya di lapangan hingga saat ini hampir di setiap desa di Kubu Raya masih ditemukan data yang tidak valid. Dia memisalkan, masih ada warga yang sudah meninggal, pindah domisili dari desa dan kabupaten Kubu Raya, namun masih terdata sebagai penerima sasaran program bantuan dari pemerintah di masing-masing desa. Untuk mengatasi masalah tersebut, mereka bersama pihak terkait berupaya mempercepat pemutakhiran DTKS disetiap kecamatan di Kubu Raya.

Baca Juga :  Habis Lebaran, ASN Screening GeNose

“Selama ini kan masih ada kita lihat komplain dari masyarakat, ada yang seharusnya warga yang tidak mampu, namun masih belum dapat bantaun karena tidak terdata begitu juga sebaliknya. Hal  ini salah satunya dikarenakan adanya ketidakvalidan data yang ada karena masih menggunakan data yang lama. Makanya dengan pemutakhran DTKS ini, diharapkan bisa membuat bantuan-bantuan yang dikucurkan pemerintah lebih tepat sasaran,” paparnya.

Dia pun berpesan masyarakat dan semua pihak terkait di lapangan bisa  berpartisipasi aktif, untuk memberikan data terinci dari setiap warga di masing-masing kecamatan, sehingga pemutakhiran DTKS yang dilakukan hasil bisa  lebih valid. (ash)

SUNGAI RAYA – Pemerintah Kubu Raya saat ini tengah mendorong pemutakhiran Data Terpadu Kesejahtraan Sosial (DTKS) di setiap kecamatan Kubu Raya. Sekda Kubu Raya, Yusran Anizam menerangkan, dengan bantuan sejumlah pihak terkait saat ini telah merampungkan pemutakhiran DTKS di Kecamatan Terentang. Yusran menargetkkan delapan kecamatan lainnya di kabupaten ini, input pemutakhiran DTKS-nya selesai pada Maret tahun depan.

“Kami optimistis target ini bisa terealisasi karena untuk Kecamatan Terentang saja bisa diselesaikan dalam jangka waktu sekitar satu bulan, artinya setiap kecamatan ditargetkan secara realistis dalam tiga hingga empat bulan bisa selesai. Lima bulan kedepan di Maret semua DTKS nya bisa diinput,” papar Yusran usai menghadiri Sosialisasi dan Pembelajaran Percepatan Pemutakhiran DTKS Kubu Raya, Kamis (22/10) di Qubu Resort Sungai Raya.

Percepatan pemutakhiran DTKS, kata Yusran, penting untuk segera direalisasikan. Lantaran data tersebut, diakui dia, sangat diperlukan pemerintah untuk mendukung setiap program atau kebijakan pemerintah lebih tepat sasaran, dalam membantu  masyarakat seperti melalui bantuan sosial dan sejenisnya terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Pemerintah Kubu Raya sendiri, kata Yusran, pada dasarnya juga sudah berupaya mendorong pemutakhiran DTKS sejak 2016 terkait dengan penetuan bantuan bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS kesehatan, dan sejumlah program bantuan sosial lainnya yang membutuhkan DTKS di setiap kecamatan. “Dengan pemutakhiran DTKS ini secara tak langsung diharapkan setiap ada program seeperti bantuan sosial yang memang diperuntukkan  bagi masyarakat  tidak mampu termasuk yang terdampak Covid-19 bisa lebih tepat sasaran dan bantuan yang diberikan juga lebih merata dan tidak tumpang tindih,” ungkapnya.

Baca Juga :  Parlemen Usulkan Raperda Pondok Pesantren

Selain mendorong delapan kecamatan lainnya segera merampungkan pemutakhiran DTKS, kata Yusran, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga menginginkan setiap kecamatan di kabupaten ini bisa membentuk Puskesos dan mendapat pembinaan optimal dari kecamatan dan dari masing-masing SKPD terkait. “Dan kami meyakini dengan adanya komitmen bersama, maka upaya pemutakhiran DTKS di setiap kecamatan Kubu Raya ini bisa terealisasi sesuai dengan target yang ditentukan,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Kubu Raya, Andi Hasriady menambahkan, pemutakhitran DTKS sangat diperlukan dengan tujuan setiap bantuan sosial atau sejenisnya, yang diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu bisa benar-benar tepat sasaran. Berdasarkan pantauannya di lapangan hingga saat ini hampir di setiap desa di Kubu Raya masih ditemukan data yang tidak valid. Dia memisalkan, masih ada warga yang sudah meninggal, pindah domisili dari desa dan kabupaten Kubu Raya, namun masih terdata sebagai penerima sasaran program bantuan dari pemerintah di masing-masing desa. Untuk mengatasi masalah tersebut, mereka bersama pihak terkait berupaya mempercepat pemutakhiran DTKS disetiap kecamatan di Kubu Raya.

Baca Juga :  Habis Lebaran, ASN Screening GeNose

“Selama ini kan masih ada kita lihat komplain dari masyarakat, ada yang seharusnya warga yang tidak mampu, namun masih belum dapat bantaun karena tidak terdata begitu juga sebaliknya. Hal  ini salah satunya dikarenakan adanya ketidakvalidan data yang ada karena masih menggunakan data yang lama. Makanya dengan pemutakhran DTKS ini, diharapkan bisa membuat bantuan-bantuan yang dikucurkan pemerintah lebih tepat sasaran,” paparnya.

Dia pun berpesan masyarakat dan semua pihak terkait di lapangan bisa  berpartisipasi aktif, untuk memberikan data terinci dari setiap warga di masing-masing kecamatan, sehingga pemutakhiran DTKS yang dilakukan hasil bisa  lebih valid. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/