alexametrics
30.6 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Wabup Kubu Raya Usulkan Ponpes Ikut Akreditasi

SUNGAI AMBAWANG – Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo menginginkan setiap sekolah di lingkungan pondok pesantren untuk bisa mengikuti akreditasi. Keinginan itu diutarakan Sujiwo saat mengunjungi SMA Al Faqihil Muqoddam, Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang  yang tengah bersiap mengikuti proses akreditasi.

Pada dasarnya, kata Sujiwo, ada banyak manfaat yang bisa diperoleh sekolah setelah terakreditasi. Selain mendapat pengakuan resmi akan kelayakan dari pemerintah, akreditasi juga menjadi modal penting bagi sekolah dalam menarik minat calon peserta didik.

“Sebagian orang tua saya lihat lebih memilih pondok pesantren bukan karena kualitasnya, namun karena sudah tidak ada lagi pilihan. Anggapan ini harus diubah dengan mengikutkan sekolah-sekolah di pesantren dalam proses akreditasi, mulai dari madrasah diniyah ibtidaiyah, tsanawiyah, hingga aliyah,” ucap Sujiwo, Kamis (23/7).

Baca Juga :  Muda-Jiwo Respon Positif Upaya Mediasi Partai Pengusung

Tidak hanya bagi pihak sekolah dan peserta didik, tambah Sujiwo, akreditasi juga bermanfaat bagi pemerintah daerah dalam menentukan fokus perbaikan di bidang pendidikan. Sebab, hasil akreditasi yang dikeluarkan oleh Badan Akreditasi Nasional dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam mengakselerasi peningkatan mutu pendidikan.

“Pada dasarnya semua pihak berkepentingan dengan akreditasi sesuai dengan konteks kebutuhan masing-masing. Kepentingannya sama, yakni perbaikan mutu pendidikan. Pendidikan yang bermutu adalah harapan kita semua. Karena hanya dengan pendidikan yang berkualitaslah kita dapat menghasilkan generasi dan pemimpin masa depan yang mumpuni,” pungkasnya. (ash)

 

SUNGAI AMBAWANG – Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo menginginkan setiap sekolah di lingkungan pondok pesantren untuk bisa mengikuti akreditasi. Keinginan itu diutarakan Sujiwo saat mengunjungi SMA Al Faqihil Muqoddam, Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang  yang tengah bersiap mengikuti proses akreditasi.

Pada dasarnya, kata Sujiwo, ada banyak manfaat yang bisa diperoleh sekolah setelah terakreditasi. Selain mendapat pengakuan resmi akan kelayakan dari pemerintah, akreditasi juga menjadi modal penting bagi sekolah dalam menarik minat calon peserta didik.

“Sebagian orang tua saya lihat lebih memilih pondok pesantren bukan karena kualitasnya, namun karena sudah tidak ada lagi pilihan. Anggapan ini harus diubah dengan mengikutkan sekolah-sekolah di pesantren dalam proses akreditasi, mulai dari madrasah diniyah ibtidaiyah, tsanawiyah, hingga aliyah,” ucap Sujiwo, Kamis (23/7).

Baca Juga :  Remaja Belia Korban Birahi Paman Sendiri

Tidak hanya bagi pihak sekolah dan peserta didik, tambah Sujiwo, akreditasi juga bermanfaat bagi pemerintah daerah dalam menentukan fokus perbaikan di bidang pendidikan. Sebab, hasil akreditasi yang dikeluarkan oleh Badan Akreditasi Nasional dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam mengakselerasi peningkatan mutu pendidikan.

“Pada dasarnya semua pihak berkepentingan dengan akreditasi sesuai dengan konteks kebutuhan masing-masing. Kepentingannya sama, yakni perbaikan mutu pendidikan. Pendidikan yang bermutu adalah harapan kita semua. Karena hanya dengan pendidikan yang berkualitaslah kita dapat menghasilkan generasi dan pemimpin masa depan yang mumpuni,” pungkasnya. (ash)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/