alexametrics
27 C
Pontianak
Friday, May 27, 2022

Dishub Sediakan Pos Pelayanan Jelang Nataru

SUNGAI RAYA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kubu Raya terus mengoptimalkan pengamanan arus mobilisasi kendaraan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru di Kubu Raya. Kepala Dinas Perhubungan Kubu Raya, Odang Prasetyo mengatakan sebelumnya pada 16 Desember lalu Dishub bersama sejumlah pihak terkait melakukan uji petik kelaikan kendaraan bermotor.

“Selain kendaraan bermotor, jenis kendaraan lainnya yang menuju ke luar kota seperti Putussibau, Sintang, Palangkaraya, dan lain-lainnya, kami lakukan uji kelaikan. Uji petik ini kami lakukan untuk menghindari saat bepergian keluar daerah ada kendaraan yang tidak layak digunakan. Jika setiap kendaraan sudah ketahui kelayakannya, tentunya akan membuat para penumpang merasa aman saat bepergian keluar Kota dan tentunya hal ini juga menunjang kelancaran dan keselamatan lalu lintas saat bepergian ke luar kota,” papar Odang kepada Pontianak Post, Rabu (23/12) di Sungai Raya.

Di sisi lain, Dishub bersama beberapa pihak terkait lainnya juga membentuk pos pelayanan dan pos pam, yang akan bertugas memantau lancarnya arus lalu lintas jelang perayaan natal dan tahun baru. “Beberapa titik pos pelayanan dan pos pam itu pertama ada di Bandara Supadio, kemudian di terminal bus Antar Lintas Batas Negara (ALBN) di Sungai Ambawang dan di sungai itu posnya kami pusatkan di sekitar dermaga Rasau Jaya,” jelasnya.

Baca Juga :  Tanam Mangrove Secara Digital 

Nantinya pengamanan arus lalu lintas dan mudik di Kubu Raya dipastikan dia akan dibekap pihak kepolisian. Mereka akan membangun pos pelayanan dan pos pam di sekitar kawasan Desa Kapur, Parit Baru, dan beberapa titik lainnya memberikan pelayanan memantau pergerakan arus kendaraan yang mengangkut orang dan barang sampai tujuan aman dan nyaman.

“Untuk tahap awal, pada 16 Desember lalu kami sudah melakukan sejumlah persiapan, selanjutnya, pos pelayanan dan pos pam ini akan kami maksimalkan dan ikutsertakan dalam operasi lilin dai arahan Polres Kubu Raya yang dimulai sejak 21 Desember hingga 4 Januari mendatang,” ucapnya.

Kata Odang saat ini terdapat delapan pos pelayanan dengan jumlah personel gabungan sekitar 150 orang. Khusus pos pelayanan di Deramaga Rasau Jaya, dia sempat meninjau langsung lokasi pos pelayanan baru-baru ini. Odang mengingatkan para personel yang bertugas di pos pelayanan di Rasau Jaya untuk memastikan setiap transportasi air yang mengangkut orang dan barang tidak melebih kapasitas yang tersedia.

Baca Juga :  Vaksinasi Tahap Satu Buat Tenaga Kesehatan

“Dan semua petugas di lapangan sudah tau bagaiman porsedurnya, jika memang over kapasitas tidak akan diberikan izin untuk berangkat. Jadi demi keamanan, kenyamanan dan keselamatan para penumpang sejak awal sudah kami imbau dan tegaskan bagi pemilik kendaraan atau transportasi air untuk melengkapi armadanya dengan fasilitas penunjang seperti pelampung dan tidak boleh mengangkut orang dan barang melebihi kapasitas transportasi air yang digunakan,” ungkapnya.

Mengingat hingga saat ini pandemi Covid-29 masih belum berakhir, Odang pun mengingatkan masyarakat, khususnya bagi yang akan bepergian untuk tetap mentaati disiplin portokol kesehatan. “Penegakan disiplin portokol kesehatan ini penting kita lakukana, sebagai upaya bersama untuk memutus mata rantai dan mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (ash)

SUNGAI RAYA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kubu Raya terus mengoptimalkan pengamanan arus mobilisasi kendaraan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru di Kubu Raya. Kepala Dinas Perhubungan Kubu Raya, Odang Prasetyo mengatakan sebelumnya pada 16 Desember lalu Dishub bersama sejumlah pihak terkait melakukan uji petik kelaikan kendaraan bermotor.

“Selain kendaraan bermotor, jenis kendaraan lainnya yang menuju ke luar kota seperti Putussibau, Sintang, Palangkaraya, dan lain-lainnya, kami lakukan uji kelaikan. Uji petik ini kami lakukan untuk menghindari saat bepergian keluar daerah ada kendaraan yang tidak layak digunakan. Jika setiap kendaraan sudah ketahui kelayakannya, tentunya akan membuat para penumpang merasa aman saat bepergian keluar Kota dan tentunya hal ini juga menunjang kelancaran dan keselamatan lalu lintas saat bepergian ke luar kota,” papar Odang kepada Pontianak Post, Rabu (23/12) di Sungai Raya.

Di sisi lain, Dishub bersama beberapa pihak terkait lainnya juga membentuk pos pelayanan dan pos pam, yang akan bertugas memantau lancarnya arus lalu lintas jelang perayaan natal dan tahun baru. “Beberapa titik pos pelayanan dan pos pam itu pertama ada di Bandara Supadio, kemudian di terminal bus Antar Lintas Batas Negara (ALBN) di Sungai Ambawang dan di sungai itu posnya kami pusatkan di sekitar dermaga Rasau Jaya,” jelasnya.

Baca Juga :  Permudah Kucurkan Bantuan KPM dengan BPNT

Nantinya pengamanan arus lalu lintas dan mudik di Kubu Raya dipastikan dia akan dibekap pihak kepolisian. Mereka akan membangun pos pelayanan dan pos pam di sekitar kawasan Desa Kapur, Parit Baru, dan beberapa titik lainnya memberikan pelayanan memantau pergerakan arus kendaraan yang mengangkut orang dan barang sampai tujuan aman dan nyaman.

“Untuk tahap awal, pada 16 Desember lalu kami sudah melakukan sejumlah persiapan, selanjutnya, pos pelayanan dan pos pam ini akan kami maksimalkan dan ikutsertakan dalam operasi lilin dai arahan Polres Kubu Raya yang dimulai sejak 21 Desember hingga 4 Januari mendatang,” ucapnya.

Kata Odang saat ini terdapat delapan pos pelayanan dengan jumlah personel gabungan sekitar 150 orang. Khusus pos pelayanan di Deramaga Rasau Jaya, dia sempat meninjau langsung lokasi pos pelayanan baru-baru ini. Odang mengingatkan para personel yang bertugas di pos pelayanan di Rasau Jaya untuk memastikan setiap transportasi air yang mengangkut orang dan barang tidak melebih kapasitas yang tersedia.

Baca Juga :  Imbau Personel Gunakan Masker, Hand Sanitizer dan Kacamata 

“Dan semua petugas di lapangan sudah tau bagaiman porsedurnya, jika memang over kapasitas tidak akan diberikan izin untuk berangkat. Jadi demi keamanan, kenyamanan dan keselamatan para penumpang sejak awal sudah kami imbau dan tegaskan bagi pemilik kendaraan atau transportasi air untuk melengkapi armadanya dengan fasilitas penunjang seperti pelampung dan tidak boleh mengangkut orang dan barang melebihi kapasitas transportasi air yang digunakan,” ungkapnya.

Mengingat hingga saat ini pandemi Covid-29 masih belum berakhir, Odang pun mengingatkan masyarakat, khususnya bagi yang akan bepergian untuk tetap mentaati disiplin portokol kesehatan. “Penegakan disiplin portokol kesehatan ini penting kita lakukana, sebagai upaya bersama untuk memutus mata rantai dan mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/