alexametrics
23.4 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Siap Hijaukan Wisata Religi

SUNGAI KAKAP – Koordinator Balai Benih PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Sujiwo mengutarakan akan menyuplai bibit tanaman bagi Pondok Pesantren Wisata Religi Darul Fikri.

Suplai bibit tanaman tersebut ditujukan untuk menambah kerindangan dan keindahan pondok pesantren yang berlokasi di Desa Sungai Belidak, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya tersebut.

Sujiwo menambahkan, sebanyak apa pun kebutuhan Darul Fikri terhadap tanaman, Balai Benih PDI Perjuangan siap memberikan suplai. Suplai tanaman dikatakannya akan terus diberikan sampai wisata religi tersebut betul-betul rindang dan asri dipandang.

Menurutnya, konsep pengembangan wisata religi itu harus bersih, asri, rindang, hijau, dan indah. “Makanya, tadi sudah saya sampaikan ke pimpinan pesantren, Kiai Kholik, untuk urusan tanaman, jangan beli karena kita mempunyai balai benih. Selama ini beliau beli dan harganya lumayan mahal. Kita akan suplai karena kita punya balai benih yang siap menyuplai berapa pun banyaknya nanti sampai ini menjadi rindang dan hijau,” kata Sujiwo, Sabtu (23/1), usai menanam pohon di Pondok Pesantren Darul Fikri.

Baca Juga :  Perusahaan  Komitmen Jalankan CSR

Sujiwo yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Kubu Raya ini mengaku terkesan dengan konsep wisata religi yang disuguhkan oleh Pesantren Darul Fikri. Selain kreatif, konsep ini juga dinilai Sujiwo mendatangkan nilai ekonomi yang pendapatannya bahkan bisa menutupi kegiatan operasional pesantren.

Sujiwo berpendapat, konsep seperti ini patut ditiru oleh pesantren-pesantren lain di Kalimantan Barat. Kepada pesantren-pesantren yang hendak menerapkan konsep wisata religi seperti Darul Fikri, Balai Benih PDI Perjuangan Kalbar dipastikannya siap untuk memberikan suplai tanaman.

“Kebetulan ini pondok pesantren yang mempunyai kreasi yang sangat kreatif, inovasi yang sangat inovatif dengan membuat pondok ini menjadi wisata religi. Dari usaha ini bisa menutupi operasional pesantren bahkan membantu pihak-pihak lain,” pungkasnya. (ash)

Baca Juga :  Dua Speadboat Terbakar

SUNGAI KAKAP – Koordinator Balai Benih PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Sujiwo mengutarakan akan menyuplai bibit tanaman bagi Pondok Pesantren Wisata Religi Darul Fikri.

Suplai bibit tanaman tersebut ditujukan untuk menambah kerindangan dan keindahan pondok pesantren yang berlokasi di Desa Sungai Belidak, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya tersebut.

Sujiwo menambahkan, sebanyak apa pun kebutuhan Darul Fikri terhadap tanaman, Balai Benih PDI Perjuangan siap memberikan suplai. Suplai tanaman dikatakannya akan terus diberikan sampai wisata religi tersebut betul-betul rindang dan asri dipandang.

Menurutnya, konsep pengembangan wisata religi itu harus bersih, asri, rindang, hijau, dan indah. “Makanya, tadi sudah saya sampaikan ke pimpinan pesantren, Kiai Kholik, untuk urusan tanaman, jangan beli karena kita mempunyai balai benih. Selama ini beliau beli dan harganya lumayan mahal. Kita akan suplai karena kita punya balai benih yang siap menyuplai berapa pun banyaknya nanti sampai ini menjadi rindang dan hijau,” kata Sujiwo, Sabtu (23/1), usai menanam pohon di Pondok Pesantren Darul Fikri.

Baca Juga :  Tanam Sepuluh Ribu Pohon

Sujiwo yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Kubu Raya ini mengaku terkesan dengan konsep wisata religi yang disuguhkan oleh Pesantren Darul Fikri. Selain kreatif, konsep ini juga dinilai Sujiwo mendatangkan nilai ekonomi yang pendapatannya bahkan bisa menutupi kegiatan operasional pesantren.

Sujiwo berpendapat, konsep seperti ini patut ditiru oleh pesantren-pesantren lain di Kalimantan Barat. Kepada pesantren-pesantren yang hendak menerapkan konsep wisata religi seperti Darul Fikri, Balai Benih PDI Perjuangan Kalbar dipastikannya siap untuk memberikan suplai tanaman.

“Kebetulan ini pondok pesantren yang mempunyai kreasi yang sangat kreatif, inovasi yang sangat inovatif dengan membuat pondok ini menjadi wisata religi. Dari usaha ini bisa menutupi operasional pesantren bahkan membantu pihak-pihak lain,” pungkasnya. (ash)

Baca Juga :  Sosialisasikan Pembentukan Komponen Cadangan 

Most Read

Artikel Terbaru

/