alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

Cegah Kerumunan, Dilangsungkan Daring

KEPALA Bagian Kesra Kubu Raya Pemerintah Kubu Raya Wasilun mengatakan, saat ini Pemerintah Kubu Raya tengah mematangkan persiapan pelaksanan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kabupaten yang rencananya akan digelar Juli mendatang.

“Tanggal 7 Mei lalu, kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan pihak tuan rumah penyelenggaran MTQ Tingkat Kabupaten Kubu Raya yakni di Kecamatan Kuala Mandor B dan kesimpulan dari rapat yang kami lakukan, pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten tahun ini akan dilakukan secara daring tanpa ada seremonial yang mengundang massa atau mengundang kerumunan,” kata Wasilun kepada Pontianak Post, Senin (24/5) di Kantor Bupati Kubu Raya.

Adapun teknis pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Kubu Raya, lanjut dia, saat ini sedang dibahas panitia penyelenggara. “Nantinya masing-masing majelis dari cabang lomba itu teknisnya sedang diupayakan untuk menimbulkan adanya kerumunan,” ujarnya.

Wasilun menerangkan, secara teknis, pihak LPTQ Kubu Raya juga sudah menyediakan aplikasi pelaksanaan MTQ tingkat Kubu Raya secara daring. “Rencana pelaksanaan MTQ tingkat Kubu Raya ini memang sekitar bulan Juli, mungkin diperkirakan sekitar tanggal 10 hingga 15 Juli mendatang. Untuk kepastiannya nanti akan kami infokan kembali,” jelasnya.

Baca Juga :  Semangat Cegah Covid

Kendati secara umum pelaksanaan MTQ tingkat Kubu Raya akan dilakukan secara daring, namun kata Wasilun, masih ada satu cabang lomba yang dinilai tidak bisa dilakukan secara daring, yakni cabang lomba Khattil Quran.

“Karena kalau di cabang Khattil Quran itu, mereka harus menulis seperti kaligrafi Quran, jadi sebaiknya mereka harus langsung datang ke pusat pelaksanaan lomba dan ini yang masih kami bahas juga, bagaimana mekanisme pelaksanaannya di lapangan nanti,” ucap Wasilun.

Secara umum para qari dan qariah Kubu Raya termask masih diperhitungkan dari sisi sumber daya, kualitas dan skill dalam ajang MTQ di tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Karenanya kata Wasilun secara berkesinambunga pihaknya juga terus memotiviasi dan memfasilitasi para qari dan qariah di kabupaten dengan sembilan kecamatan ini untuk terus mengasah kualitas dan skill yang dimiliki.

Baca Juga :  Operasi Pekat Tangkap 33 Tersangka

Dia menambahkan, pada tahun ini, di Kubu Raya ada enam perwakilan qari dan qariah Kubu Raya uang mengikuti Training Center (TC) yang dipersiapkan untuk mengikuti MTQ tingkat nasional. Melihat cukup banyaknya qari dan qariah Kubu Raya yang mengikuti TC tersebut, kata Wasilun, bisa menjadi salah satu indikasi kalau sumber daya qari dan qariah di Kubu Raya juga cukup baik di bidang MTQ.

“Saya melihat sejauh ini memang banyak sumber daya qari dan qariah, termasuk hafidz dan hafidzah di Kubu Raya, makanya tak jarang terkadang kita temukan ada beberapa qari dan qariah di Kubu Raya juga diminta untuk mewakili kabupaten lain dalam ajang MTQ ini. dan kami memaklumi hal tersebut,” katanya. (ash)

KEPALA Bagian Kesra Kubu Raya Pemerintah Kubu Raya Wasilun mengatakan, saat ini Pemerintah Kubu Raya tengah mematangkan persiapan pelaksanan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kabupaten yang rencananya akan digelar Juli mendatang.

“Tanggal 7 Mei lalu, kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan pihak tuan rumah penyelenggaran MTQ Tingkat Kabupaten Kubu Raya yakni di Kecamatan Kuala Mandor B dan kesimpulan dari rapat yang kami lakukan, pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten tahun ini akan dilakukan secara daring tanpa ada seremonial yang mengundang massa atau mengundang kerumunan,” kata Wasilun kepada Pontianak Post, Senin (24/5) di Kantor Bupati Kubu Raya.

Adapun teknis pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Kubu Raya, lanjut dia, saat ini sedang dibahas panitia penyelenggara. “Nantinya masing-masing majelis dari cabang lomba itu teknisnya sedang diupayakan untuk menimbulkan adanya kerumunan,” ujarnya.

Wasilun menerangkan, secara teknis, pihak LPTQ Kubu Raya juga sudah menyediakan aplikasi pelaksanaan MTQ tingkat Kubu Raya secara daring. “Rencana pelaksanaan MTQ tingkat Kubu Raya ini memang sekitar bulan Juli, mungkin diperkirakan sekitar tanggal 10 hingga 15 Juli mendatang. Untuk kepastiannya nanti akan kami infokan kembali,” jelasnya.

Baca Juga :  Benahi Pengelolaan dan Titik Parkir 

Kendati secara umum pelaksanaan MTQ tingkat Kubu Raya akan dilakukan secara daring, namun kata Wasilun, masih ada satu cabang lomba yang dinilai tidak bisa dilakukan secara daring, yakni cabang lomba Khattil Quran.

“Karena kalau di cabang Khattil Quran itu, mereka harus menulis seperti kaligrafi Quran, jadi sebaiknya mereka harus langsung datang ke pusat pelaksanaan lomba dan ini yang masih kami bahas juga, bagaimana mekanisme pelaksanaannya di lapangan nanti,” ucap Wasilun.

Secara umum para qari dan qariah Kubu Raya termask masih diperhitungkan dari sisi sumber daya, kualitas dan skill dalam ajang MTQ di tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Karenanya kata Wasilun secara berkesinambunga pihaknya juga terus memotiviasi dan memfasilitasi para qari dan qariah di kabupaten dengan sembilan kecamatan ini untuk terus mengasah kualitas dan skill yang dimiliki.

Baca Juga :  Ajak Pemuda Lawan Dampak Pandemi dengan Kerajinan Tanjak

Dia menambahkan, pada tahun ini, di Kubu Raya ada enam perwakilan qari dan qariah Kubu Raya uang mengikuti Training Center (TC) yang dipersiapkan untuk mengikuti MTQ tingkat nasional. Melihat cukup banyaknya qari dan qariah Kubu Raya yang mengikuti TC tersebut, kata Wasilun, bisa menjadi salah satu indikasi kalau sumber daya qari dan qariah di Kubu Raya juga cukup baik di bidang MTQ.

“Saya melihat sejauh ini memang banyak sumber daya qari dan qariah, termasuk hafidz dan hafidzah di Kubu Raya, makanya tak jarang terkadang kita temukan ada beberapa qari dan qariah di Kubu Raya juga diminta untuk mewakili kabupaten lain dalam ajang MTQ ini. dan kami memaklumi hal tersebut,” katanya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/