alexametrics
24 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Percepat Vaksinasi Massal dan Sistematis

SUNGAI RAYA – Upaya percepatan vaksinasi secara massal dan sistematis hingga saat ini terus digencarkan Pemeritah Kabupaten Kubu Raya. Hal ini dilakukan mengingat cakupan wilayah Kubu Raya cukup luas dengan jumlah penduduk termasuk besar sekitar 615 ribu jiwa sehingga sangat diperlukan percepatan vaksinasi secara massif dan sistematis dengan merangkul sejumlah pihak terkait.

“Insya Allah kami meyakini, dengan kerjasama yang baik dengan sejumlah pihak terkait dan dengan bantuan partisipasi masyarakat membuat kami mampu mengendalikan dan menjaga masyarakat Kubu Raya agar terhindar dari penyebaran Covid-19,” kata Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, Sabtu (23/10) usai meninjau pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan PMI Kubu Raya di Café Evergreen Sungai Raya.

Tidak hanya menyasar bagi masyarakat usai produktif, kata Muda, vaksinasi bagi anak-anak pelajar, lansia dan ibu hamil serta menyusui juga terus dilakukan di 20 Puskesmas yang tersebar disembilan kecamatan Kubu Raya.

Muda menilai, vaksinasi Covid-19 yang saat ini dia beri istilan suntk kebal sudah menjadi edukasi dan literasi vaksinasi bagi masyarakat Kubu Raya. Dengan literasi vaksinasi ini pada dasarnya kat Muda, sudah memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait suntik kebal.

“Karena selama ini warga berpikiran kalau disuntik itu hanya untuk orang sakit saja, tentunya hal itu akan membuat warga ragu dan enggan divaksin. Namun dengan literasi vaksinasi suntik kebal itu bukan disuntik karena sakit, namun karena mereka membutuhkan kekebalan tubuh mereka untuk menjaga keluarga dan lingkungannya,” ujarnya.

Orang pertama di Pemerintahan Kubu Raya ini menambahkan literasi vaksinasi ini juga merupakan bagian dari konsep saling melindungi dan saling menjaga. Dengan tegline Vaksinku Melindungimu dan Vaksinmu Melindungiku itu sudah menjadi narasi yang kuat dimasyarakat.

“Jika ada tetangganya yang belum divaksin, pasti mereka yang ada disekitarnya itu akan berusaha bagaimana agar tetangganya itu mau divaksin. Kalau perlu ada yang bilang, kalau belum divaksin dan  ada acara, kami ndak mau datang ya, maka kondisi itu akan membuat tetangganya takut dan malu,” ucap Muda.

Menurut Muda, jika ada ada warga yang sudah divaksin sedangkan tetangganya belum dan anaknya main ke rumah orang yang belum divaksin tentunya kondisi itu akan menjadi serba salah.

Baca Juga :  TP PKK Pontianak Gelar Vaksinasi Massal di PCC

Di sisi lain lanjut Muda, hal yang paling penting dalam percepatan vaksinasi itu adalah bagaimana cara sebaran vaksinasi Covid-19 dan kualitas proses vaksinasi dan suntik kebal itu sendiri dan bukan hanya melihat ranking persentase berapa jumlah warga yang sudah di vaksin.

“Jika pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan secara menumpuk itupun belum tentu maksimal. Karena prinsip dari 70 persen herd immunity atau kekebalan kelompok ini bagaimana bisa melindungi yang 30 persennya makanya harus dilakukan sebaran. Makanya konsep Kubu Raya dari awal itu sudah sangat jelas melalui sistem sebaran vaksinasi desa-desa,” ungkapnya.

Makanya, Lanjut Muda, konsep sebaran vaksinasi di desa-desa itu akan terus dilakukan melalui 20 Puskesmas, karena sistem ini sudah terbukti mampu menavigasi warga mana yang belum dan sudah divaksin.

“Insya Allah sebaran vaksinasi Covid-19 di desa-desa ini sampai saat ini masih terus kita lakukan selama stok vaksin di kita masih tersedia dan ketika vaksin itu datang, maka kita akan langsung memberikannya ke masyarakat melalui puskesmas-puskesmas,” tutur Muda.

Usai menggelar vaksinasi massal Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kubu Raya, Yudi Hendradi mengutarakan, vaksinasi yang menggunakan vaksin jenis Sinovac ini merupakan bagian dari program percepatan vaksinasi nasional Covid-19 oleh PMI.

“Vaksinasi ini juga merupakan dari upaya kami mendukung program pemerintah dalam mengejar 70 persen herd immunity di Kubu Raya,” jelasnya.

Menurut Yudi, vaksinasi yang digelar ppihaknya itu, ditargetkan sebanyak 600 orang yang tervaksin dan pihaknya juga memastikan kuota vaksin yang diberikan hari tersedia sesuai dengan jumlah warga yang divaksin.

“Alhamdulillah, antusias warga semakin meningkat untuk divaksin, yang mana berdasarkan data yang kami dapatkan, hingga pukul 11.00 WIB terdapat 350 warga yang sdh tervaksin dan diperkirakan jumlah ini akan terus bertambah, mengingat pelaksanaan vaksin yang digelar hari ini sampai pukul 16.00 WIB,” jelasnya.

Kata Yudi, pihaknya juga memastikan ketersediaan vaksin untuk hari ini tercukupi, meski ditargetkan hanya 600 orang, namun kuota vaksin yang diberikan PMI pusat yang disalurkan melalui PMI provinsi Kalbar dan diberikan kepada PMI Kubu Raya itu sebanyak 7000 dosis.

Baca Juga :  Dukungan Perangi Covid-19, Legislatif Vaksin Massal

“Target PMI Kubu Raya untuk vaksinasi itu sebanyak 7000 dosis yang kita bagi menjadi dua tahap, yang mana 3.500 untuk vaksinasi dosis pertama dan 3.500 lainnya, sedangkan untuk vaksinasi dosis keduanya Insya Allah akan kita lakukan pada bulan November mendatang,” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama, Yudi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Desa Arang Limbung, Desa Limbung, Desa Teluk Kapuas dan Desa Parit Baru yang berpartisipasi membantu mensukseskan kegiatan vaksinasi ini.

“Kami juga ucapkan terima kasih kepada Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Kalbar bersama PC PGRI Sungai Raya dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kubu Raya yang juga turut mendukung kegiatan vaksinasi yang kami gelar hari,” ucapnya.

Dikesempatan yang sama, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan juga mengajak masyarakat Kubu Raya untuk terus mendukung program percepatan vaksinasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kubu Raya.

“Upaya penanganan dan mencegar penyebaran Covid-19 perlu untuk terus kita gencarkan dengan tujuan agar pandemi Covid-19 segera berakhir, dan kehidupan masyarakat diberbagai sektor dapat pulih dan normal kembali,” kata Muda.

Muda pun mengapresiasi keterlibatan PMI bersama PGRI dan DPD REI Kalbar turut kepung bakul membantu percepatan vaksinasi di Kubu Raya, karena dengan adanya parsipatif semua elemen akan memunculkan kesadaran masyarakat untuk divaksin.

Kata Muda, tidak semua penyelenggaraan vaksinasi itu diberikan doorprize, karena hal ini merupakan kebutuhan masyarakat dan saat ini masyarakat sudah sadar pentingnya vaksinasi untuk melindungi dan membentengi tubuh mereka dari penyebaran Covid-19.

“Saya yakin tanpa doorprize pun masyarakat mau datang di tempat vaksinasi,karena kita jadikan vaksinasi itu bukan suatu yang luar biasa, karena kita syukuri kesadaran masyarakat Kubu Raya semakin meningkat dan kondisi itu tentunya membentuk sugesti sehat yang baik,” pungkas Muda. (ash)

SUNGAI RAYA – Upaya percepatan vaksinasi secara massal dan sistematis hingga saat ini terus digencarkan Pemeritah Kabupaten Kubu Raya. Hal ini dilakukan mengingat cakupan wilayah Kubu Raya cukup luas dengan jumlah penduduk termasuk besar sekitar 615 ribu jiwa sehingga sangat diperlukan percepatan vaksinasi secara massif dan sistematis dengan merangkul sejumlah pihak terkait.

“Insya Allah kami meyakini, dengan kerjasama yang baik dengan sejumlah pihak terkait dan dengan bantuan partisipasi masyarakat membuat kami mampu mengendalikan dan menjaga masyarakat Kubu Raya agar terhindar dari penyebaran Covid-19,” kata Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, Sabtu (23/10) usai meninjau pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan PMI Kubu Raya di Café Evergreen Sungai Raya.

Tidak hanya menyasar bagi masyarakat usai produktif, kata Muda, vaksinasi bagi anak-anak pelajar, lansia dan ibu hamil serta menyusui juga terus dilakukan di 20 Puskesmas yang tersebar disembilan kecamatan Kubu Raya.

Muda menilai, vaksinasi Covid-19 yang saat ini dia beri istilan suntk kebal sudah menjadi edukasi dan literasi vaksinasi bagi masyarakat Kubu Raya. Dengan literasi vaksinasi ini pada dasarnya kat Muda, sudah memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait suntik kebal.

“Karena selama ini warga berpikiran kalau disuntik itu hanya untuk orang sakit saja, tentunya hal itu akan membuat warga ragu dan enggan divaksin. Namun dengan literasi vaksinasi suntik kebal itu bukan disuntik karena sakit, namun karena mereka membutuhkan kekebalan tubuh mereka untuk menjaga keluarga dan lingkungannya,” ujarnya.

Orang pertama di Pemerintahan Kubu Raya ini menambahkan literasi vaksinasi ini juga merupakan bagian dari konsep saling melindungi dan saling menjaga. Dengan tegline Vaksinku Melindungimu dan Vaksinmu Melindungiku itu sudah menjadi narasi yang kuat dimasyarakat.

“Jika ada tetangganya yang belum divaksin, pasti mereka yang ada disekitarnya itu akan berusaha bagaimana agar tetangganya itu mau divaksin. Kalau perlu ada yang bilang, kalau belum divaksin dan  ada acara, kami ndak mau datang ya, maka kondisi itu akan membuat tetangganya takut dan malu,” ucap Muda.

Menurut Muda, jika ada ada warga yang sudah divaksin sedangkan tetangganya belum dan anaknya main ke rumah orang yang belum divaksin tentunya kondisi itu akan menjadi serba salah.

Baca Juga :  Atasi Zona Merah Optimalkan Penanganan Covid-19 

Di sisi lain lanjut Muda, hal yang paling penting dalam percepatan vaksinasi itu adalah bagaimana cara sebaran vaksinasi Covid-19 dan kualitas proses vaksinasi dan suntik kebal itu sendiri dan bukan hanya melihat ranking persentase berapa jumlah warga yang sudah di vaksin.

“Jika pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan secara menumpuk itupun belum tentu maksimal. Karena prinsip dari 70 persen herd immunity atau kekebalan kelompok ini bagaimana bisa melindungi yang 30 persennya makanya harus dilakukan sebaran. Makanya konsep Kubu Raya dari awal itu sudah sangat jelas melalui sistem sebaran vaksinasi desa-desa,” ungkapnya.

Makanya, Lanjut Muda, konsep sebaran vaksinasi di desa-desa itu akan terus dilakukan melalui 20 Puskesmas, karena sistem ini sudah terbukti mampu menavigasi warga mana yang belum dan sudah divaksin.

“Insya Allah sebaran vaksinasi Covid-19 di desa-desa ini sampai saat ini masih terus kita lakukan selama stok vaksin di kita masih tersedia dan ketika vaksin itu datang, maka kita akan langsung memberikannya ke masyarakat melalui puskesmas-puskesmas,” tutur Muda.

Usai menggelar vaksinasi massal Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kubu Raya, Yudi Hendradi mengutarakan, vaksinasi yang menggunakan vaksin jenis Sinovac ini merupakan bagian dari program percepatan vaksinasi nasional Covid-19 oleh PMI.

“Vaksinasi ini juga merupakan dari upaya kami mendukung program pemerintah dalam mengejar 70 persen herd immunity di Kubu Raya,” jelasnya.

Menurut Yudi, vaksinasi yang digelar ppihaknya itu, ditargetkan sebanyak 600 orang yang tervaksin dan pihaknya juga memastikan kuota vaksin yang diberikan hari tersedia sesuai dengan jumlah warga yang divaksin.

“Alhamdulillah, antusias warga semakin meningkat untuk divaksin, yang mana berdasarkan data yang kami dapatkan, hingga pukul 11.00 WIB terdapat 350 warga yang sdh tervaksin dan diperkirakan jumlah ini akan terus bertambah, mengingat pelaksanaan vaksin yang digelar hari ini sampai pukul 16.00 WIB,” jelasnya.

Kata Yudi, pihaknya juga memastikan ketersediaan vaksin untuk hari ini tercukupi, meski ditargetkan hanya 600 orang, namun kuota vaksin yang diberikan PMI pusat yang disalurkan melalui PMI provinsi Kalbar dan diberikan kepada PMI Kubu Raya itu sebanyak 7000 dosis.

Baca Juga :  Bersama Ikut Vaksinasi di Kala Pandemi Covid 19

“Target PMI Kubu Raya untuk vaksinasi itu sebanyak 7000 dosis yang kita bagi menjadi dua tahap, yang mana 3.500 untuk vaksinasi dosis pertama dan 3.500 lainnya, sedangkan untuk vaksinasi dosis keduanya Insya Allah akan kita lakukan pada bulan November mendatang,” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama, Yudi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Desa Arang Limbung, Desa Limbung, Desa Teluk Kapuas dan Desa Parit Baru yang berpartisipasi membantu mensukseskan kegiatan vaksinasi ini.

“Kami juga ucapkan terima kasih kepada Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Kalbar bersama PC PGRI Sungai Raya dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kubu Raya yang juga turut mendukung kegiatan vaksinasi yang kami gelar hari,” ucapnya.

Dikesempatan yang sama, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan juga mengajak masyarakat Kubu Raya untuk terus mendukung program percepatan vaksinasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kubu Raya.

“Upaya penanganan dan mencegar penyebaran Covid-19 perlu untuk terus kita gencarkan dengan tujuan agar pandemi Covid-19 segera berakhir, dan kehidupan masyarakat diberbagai sektor dapat pulih dan normal kembali,” kata Muda.

Muda pun mengapresiasi keterlibatan PMI bersama PGRI dan DPD REI Kalbar turut kepung bakul membantu percepatan vaksinasi di Kubu Raya, karena dengan adanya parsipatif semua elemen akan memunculkan kesadaran masyarakat untuk divaksin.

Kata Muda, tidak semua penyelenggaraan vaksinasi itu diberikan doorprize, karena hal ini merupakan kebutuhan masyarakat dan saat ini masyarakat sudah sadar pentingnya vaksinasi untuk melindungi dan membentengi tubuh mereka dari penyebaran Covid-19.

“Saya yakin tanpa doorprize pun masyarakat mau datang di tempat vaksinasi,karena kita jadikan vaksinasi itu bukan suatu yang luar biasa, karena kita syukuri kesadaran masyarakat Kubu Raya semakin meningkat dan kondisi itu tentunya membentuk sugesti sehat yang baik,” pungkas Muda. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/