23.9 C
Pontianak
Thursday, December 1, 2022

Empat Terobosan Kecamatan Kuala Mandor B Untuk Cegah Stunting

KUBU RAYA – Camat Kuala Mandor B, Nurwanti mengatakan dalam penanganan pencegahan maupun percepatan penurunan stunting pihaknya sudah melakukan beberapa terobosan. Diharap dari terobosan itu, mampu menekan terjadinya stunting di wilayahnya.

Ada empat terobosan pencegahan dan percepatan penurunan angka stunting yang dilakukan. Diantaranya pembuatan jamban dengan sistem arisan bagi keluarga tidak mampu, memfasilitasi pembuatan BPJS dengan ketentuan yang ada bagi keluarga yang terdampak stunting, memberikan makanan tambahan ke setiap desa dengan sasaran ibu-ibu hamil yang telah di data.

“Kami juga turun langsung ke rumah-rumah warga terdampak stunting, mulai Camat, Kepala Desa, Ketua PKK Kecamatan, PKK Desa dan bersama stakeholder lainnya dengan memberi sosialisasi dan edukasi terkait pencegahan dan percepatan penurunan stunting,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Kubu Raya Rangkul Untan

Ia yakin empat program terobosan itu dapat berdampak positif dalam upaya penanganan stunting di Kecamatan Kuala Mandor B. Terobosan ini akan dilakukan ke seluruh desa, dimana Kecamatan Kuala Mandor B memiliki enam desa dengan jumlah penduduk sebanyak 27. 342 jiwa dan memiliki angka stunting sebanyak 83 anak. Dengan empat program terobosan ini ia ingin Kuala Mandor B dapat zero stunting.

Untuk jambanisasi, kata Nurwanti menambahkan diseluruh Kecamatan Kuala Mandor B ada 110 rumah warga yang perlu segera dibuatkan jamban.

“Dari enam desa yang ada kami lebih mengutamakan rumah warga yang berada tidak jauh dari aliran sungai yaitu di Desa Kuala Mandor B Dusun Jaya Sakti. Kemudian warga yang mau ikut arisan pembuatan jamban di dusun tersebut sebanyak 15 KK, nah dalam satu tahun ini kami kejar dulu pembuatan jamban untuk 15 KK ini dapat selesai kami kerjakan,” ujarnya.

Baca Juga :  Muda: Jangan Gengsi Tanam Padi

Camat Kuala Mandor B ini yakin untuk pembuatan jamban dapat terealisasi, sebab pihak swasta juga terlibat membantu program ini melalui CST nya. (iza)

KUBU RAYA – Camat Kuala Mandor B, Nurwanti mengatakan dalam penanganan pencegahan maupun percepatan penurunan stunting pihaknya sudah melakukan beberapa terobosan. Diharap dari terobosan itu, mampu menekan terjadinya stunting di wilayahnya.

Ada empat terobosan pencegahan dan percepatan penurunan angka stunting yang dilakukan. Diantaranya pembuatan jamban dengan sistem arisan bagi keluarga tidak mampu, memfasilitasi pembuatan BPJS dengan ketentuan yang ada bagi keluarga yang terdampak stunting, memberikan makanan tambahan ke setiap desa dengan sasaran ibu-ibu hamil yang telah di data.

“Kami juga turun langsung ke rumah-rumah warga terdampak stunting, mulai Camat, Kepala Desa, Ketua PKK Kecamatan, PKK Desa dan bersama stakeholder lainnya dengan memberi sosialisasi dan edukasi terkait pencegahan dan percepatan penurunan stunting,” ungkapnya.

Baca Juga :  Stunting Melawi 30,07 Persen, Perlu Kerja Keras Menurunkannya

Ia yakin empat program terobosan itu dapat berdampak positif dalam upaya penanganan stunting di Kecamatan Kuala Mandor B. Terobosan ini akan dilakukan ke seluruh desa, dimana Kecamatan Kuala Mandor B memiliki enam desa dengan jumlah penduduk sebanyak 27. 342 jiwa dan memiliki angka stunting sebanyak 83 anak. Dengan empat program terobosan ini ia ingin Kuala Mandor B dapat zero stunting.

Untuk jambanisasi, kata Nurwanti menambahkan diseluruh Kecamatan Kuala Mandor B ada 110 rumah warga yang perlu segera dibuatkan jamban.

“Dari enam desa yang ada kami lebih mengutamakan rumah warga yang berada tidak jauh dari aliran sungai yaitu di Desa Kuala Mandor B Dusun Jaya Sakti. Kemudian warga yang mau ikut arisan pembuatan jamban di dusun tersebut sebanyak 15 KK, nah dalam satu tahun ini kami kejar dulu pembuatan jamban untuk 15 KK ini dapat selesai kami kerjakan,” ujarnya.

Baca Juga :  Cegah Stunting Dengan Pemberian ASI Eksklusif

Camat Kuala Mandor B ini yakin untuk pembuatan jamban dapat terealisasi, sebab pihak swasta juga terlibat membantu program ini melalui CST nya. (iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/