alexametrics
27 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Komitmen Desa Kubu Raya Terapkan Transaksi Nontunai

SUNGAI RAYA — Sebanyak 89 desa di Kubu Raya, Kamis (27/2) melakukan penandatanganan perjanjian implementasi transaksi non tunai di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.

Sebelumnya pada tahun 2019, sebanyak 28 desa di kabupaten ini juga telah menerapkan pengelolaan keuangan desa dengan sistem non tunai.

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan pengelolaan keuangan desa dengan transaksi nontunai yang merupakan terobosan untuk membuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa.

Hal tersebut kata dia, sekaligus mengamankan dan melindungi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang menjadi hak masyarakat desa.

“Pengelolaan keuangan desa dengan transaksi non tunai ini juga sebagai upaya membentengi aparatur desa dari persoalan hukum sekaligus mempercepat pembangunan. Memastikan realisasinya bisa lebih efektif dan termonitor dengan baik,” kata Muda saat menghadiri Penandatanganan perjanjian kerjasama implementasi transaksi non tunai desa dan sosialisasi pengelolaan keuangan desa tahun anggaran 2020 di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.

Baca Juga :  Dorong UMKM Kreatif dan Inovatif

Penandatangan perjanjian kerjasama implementasi transaski non tunai desa ini juga disaksikan langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Jaya Kesuma, Ketua DPRD Kubu Raya, Agus Sudarmansyah dan sejumlah jajaran Pemerintah Kubu Raya.

Dikesempatan yang sama Pemerintah Kubu Raya juga memberikan penghargaan bagi sejumlah desa tercepat mendapatkan kucuran dana desa tahap pertama di tahun 2020 se-Kalimantan Barat. (ash)

SUNGAI RAYA — Sebanyak 89 desa di Kubu Raya, Kamis (27/2) melakukan penandatanganan perjanjian implementasi transaksi non tunai di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.

Sebelumnya pada tahun 2019, sebanyak 28 desa di kabupaten ini juga telah menerapkan pengelolaan keuangan desa dengan sistem non tunai.

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan pengelolaan keuangan desa dengan transaksi nontunai yang merupakan terobosan untuk membuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa.

Hal tersebut kata dia, sekaligus mengamankan dan melindungi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang menjadi hak masyarakat desa.

“Pengelolaan keuangan desa dengan transaksi non tunai ini juga sebagai upaya membentengi aparatur desa dari persoalan hukum sekaligus mempercepat pembangunan. Memastikan realisasinya bisa lebih efektif dan termonitor dengan baik,” kata Muda saat menghadiri Penandatanganan perjanjian kerjasama implementasi transaksi non tunai desa dan sosialisasi pengelolaan keuangan desa tahun anggaran 2020 di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.

Baca Juga :  Siapkan Lulusan Siap Kerja, Astra Motor MoU dengan SMK Bina Utama

Penandatangan perjanjian kerjasama implementasi transaski non tunai desa ini juga disaksikan langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Jaya Kesuma, Ketua DPRD Kubu Raya, Agus Sudarmansyah dan sejumlah jajaran Pemerintah Kubu Raya.

Dikesempatan yang sama Pemerintah Kubu Raya juga memberikan penghargaan bagi sejumlah desa tercepat mendapatkan kucuran dana desa tahap pertama di tahun 2020 se-Kalimantan Barat. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/