alexametrics
25.6 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Gubernur Kukuhkan PMP Kalimantan Barat

SUNGAI RAYA – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, Selasa (25/5) mengkukuhkan Perkumpulan Merah Putih (PMP) Kalimantan Barat. Organisasi Lintas Etnis ini terdiri dari 22 organisasi etnis dan budaya dari Ujung Timur hingga ujung barat Nusantara.

Ketua Umum Perkumpulan Merah Putih (PMP) Kalbar,H Sukiryanto, S.Ag menerangkan Perkumpulan Merah Putih yang semula bernama Paguyuban Merah putih berdiri berdasarkan kesepahaman masyarakat etnis dan budaya yang bertujuan menyatukan tekat kebersamaan dalam bingkai Bhineka Tunggal Eka.

“PMP KAlbar sendiri diprakarsai sejumlah tokoh seperti tokoh dari Majelis Adat Budaya Melayu Prof Chairil Efendi, MS, Ketua Dewan Adat Dayak, Ir Jakius Sinyor, Kerabat, Drs Natsir Silalahi, PJKB, Prof Slamet Rardjo, SH, Drs Budiman Tahir,” kata Sukiryanto usai pengukuhan PMP Kalimantan Barat di Qubu Resort Sungai Raya.

Dikesempatan yang sama Sukiryato menegaskan pihaknya akan selalu berkomitmen menjaga keharmonisan, menjaga silahturahmi agar Kalimantan Barat ini menjalin cinta kasih. Menurutnya, Perkumpulan Merah Putih juga berkerjasama dengan properti muda, organisasi pembangunan daerah dan menjaga keharmonisan masyarakat Kalimantan Barat.

“Kami juga akan mengambil bagian membantu partumbuhan pembangunan untuk mencapai agenda-agenda pembangunan yang telah dirumuskan oleh pemerintah daerah khusus Gubernur, dalam kesempatan ini saya atas nama pengurus anggota merah putih Kalimantan Barat mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam pembukaan sampai terbentuknya pada hari ini dan tentunya selalu membuka ruang masukan dan saran kepada perkumpulan merah putih ini,” papar Sukiryanto.

Sukiryanto yang juga anggota DPD RI berharap dengan dukungan semua instansi Perkumpulan Merah Putih Kalimantan Barat ini dapat berjalan dengan sukses dan semua kegiatan yang dilakukan dapat memberikan makna bagi masyarakat dan pemerintah Kalbar dan tentu saja meningkatkan rasa cinta kita kepada Tanah Air dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga :  Gubernur Berharap Pariwisata Cepat Pulih

Penasehat PMP Kalbar, Prof. Chairil Effendy mengucapkan terimakasih kepada semua elemen masyarakat yang telah membantu dalam pembentukan Perkumpulan Merah Putih ini. “Tujuan Perkumpulan Merah Putih ini adalah menjaga keamanan, menjaga kerukunan, bangsa Kalimantan Barat yang multietnis ini dalam kesempatan ini juga sedikit ingin saya sampaikan bahwa Perkumpulan Merah Putih Kalimantan Barat adalah sebuah perkumpulan dari Paguyuban Etnis yang ada di Kalimantan Barat di mana merupakan sebuah bentuk persatuan masyarakat etnis di Kalimantan Barat yang dikenal sebagai miniatur di Indonesia karena semua Suku Dan Agama ada di Provinsi Kalimantan Barat,”ungkapnya.

Sementara itu Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengatakan sangat senang dengan hadirnya Perkumpulan Merah Putih di Kalbar. Menurutnya dengan kehadiran Perkumpulan Merah Putih di Kalbar ini diharapkan dapat menaga persatuan dan kesatuan antara etnis yang ada di Kalimantan Barat.

“Saya atas Nama Pemerintah Provinsi sangat menyambut baik terbentuknya Perkumpulan Merah Putih Kalimantan Barat ini, dan semoga bisa terus merawat serta menjaga persatuan dan kesatuan serta keharmonisan antar etnis di Kalimantan Barat, serta dapat memberikan masukan-masukan demi keajuan daerah kita ini,” ucap Sutarmidji.

Sutarmidji juga berharap PMP Kalbar dan Masyarakat bersama-sama bersinergi dalam penanganan pencegahan Covid-19 pada saat ini dabn selalu memberikan himbauan agar masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan. Dikesempatan yang sama, SUtarmidji juga meminta Perkumpulan Merah Putih Kalimantan Barat ini ikut mewujudkan kemajuan di bidang pembangunan serta peningkatan IPM Kalbar serta pembangunan lainnya di Kalimantan Barat.

“Sebagai Informasi saat ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalbar naik 5.93 Triliun atau 100,69 persen dan melampaui dari target yang ditentukan ditarget sebesar Rp. 5,89 Triliun terealisasi sebesar Rp. 5,93 Triliun atau 100,69 persen,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemaki Gubernur Minta Maaf

Dikesempatan yang sama, Sutarmidji juga mengajak Perkumpulan Merah Putih Kalimantan Barat untuk mendukung Pencegahan penyebaran covid-19 dan melaksanakan pembagian masker berkerjasama dengan program langit biru Kodam XII Tanjungpura.

Mewakili Bupati Kubu Raya, Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo menyambut positif terbentuknya organisasi Perkumpulan Merah Putih (PMP) Kalimantan Barat. Ia menyatakan, sebagai forum komunikasi lintas etnis, PMP memang sepatutnya dibentuk guna mencegah perselisihan di tengah masyarakat.

“Selamat atas pengukuhan Perkumpulan Merah Putih Kalimantan Barat. Forum ini bagi saya luar biasa karena telah menghimpun semua etnis yang ada di Kalimantan Barat. Semakin banyak wadah yang menyatukan kelompok budaya dan kelompok etnis, seperti PMP tentu akan semakin baik,” kata Sujiwo.

Sebagai daerah yang didiami oleh masyarakat dari bermacam-macam suku, Kalimantan Barat dikatakan Sujiwo memang memerlukan adanya forum yang mampu merekatkan keberagaman etnis. Sebab kata dia, tanpa kehadiran forum lintas etnis, sejarah kelam tentang konflik antaretnis yang di masa lalu pernah terjadi di berbagai daerah di Kalimantan Barat bisa saja terulang.

Dikesempatan yang sama, Sujiwo juga berpesan kepada Perkumpulan Merah Putih untuk tidak pernah lelah menyerukan pentingnya merawat persatuan dan kesatuan kepada seluruh organisasi etnis di Kalimantan Barat. Karena menurutnya, persatuan dan kesatuan merupakan modal utama pembangunan.

“Saya juga ingin menitipkan pesan kepada PMP agar terus mengajak semua masyarakat antaretnis untuk senantiasa merawat jalinan silaturahmi, mengawal keutuhan NKRI dan menjaga persatuan dan kesatuan. Persatuan dan kesatuan merupakan aset dan modal utama untuk membangun daerah dan bangsa yang kita cintai ini,” pungkasnya. (ash/r)

SUNGAI RAYA – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, Selasa (25/5) mengkukuhkan Perkumpulan Merah Putih (PMP) Kalimantan Barat. Organisasi Lintas Etnis ini terdiri dari 22 organisasi etnis dan budaya dari Ujung Timur hingga ujung barat Nusantara.

Ketua Umum Perkumpulan Merah Putih (PMP) Kalbar,H Sukiryanto, S.Ag menerangkan Perkumpulan Merah Putih yang semula bernama Paguyuban Merah putih berdiri berdasarkan kesepahaman masyarakat etnis dan budaya yang bertujuan menyatukan tekat kebersamaan dalam bingkai Bhineka Tunggal Eka.

“PMP KAlbar sendiri diprakarsai sejumlah tokoh seperti tokoh dari Majelis Adat Budaya Melayu Prof Chairil Efendi, MS, Ketua Dewan Adat Dayak, Ir Jakius Sinyor, Kerabat, Drs Natsir Silalahi, PJKB, Prof Slamet Rardjo, SH, Drs Budiman Tahir,” kata Sukiryanto usai pengukuhan PMP Kalimantan Barat di Qubu Resort Sungai Raya.

Dikesempatan yang sama Sukiryato menegaskan pihaknya akan selalu berkomitmen menjaga keharmonisan, menjaga silahturahmi agar Kalimantan Barat ini menjalin cinta kasih. Menurutnya, Perkumpulan Merah Putih juga berkerjasama dengan properti muda, organisasi pembangunan daerah dan menjaga keharmonisan masyarakat Kalimantan Barat.

“Kami juga akan mengambil bagian membantu partumbuhan pembangunan untuk mencapai agenda-agenda pembangunan yang telah dirumuskan oleh pemerintah daerah khusus Gubernur, dalam kesempatan ini saya atas nama pengurus anggota merah putih Kalimantan Barat mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam pembukaan sampai terbentuknya pada hari ini dan tentunya selalu membuka ruang masukan dan saran kepada perkumpulan merah putih ini,” papar Sukiryanto.

Sukiryanto yang juga anggota DPD RI berharap dengan dukungan semua instansi Perkumpulan Merah Putih Kalimantan Barat ini dapat berjalan dengan sukses dan semua kegiatan yang dilakukan dapat memberikan makna bagi masyarakat dan pemerintah Kalbar dan tentu saja meningkatkan rasa cinta kita kepada Tanah Air dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga :  Sucofindo Pontianak Bantu Oksigen ke RS Kartika Husada 

Penasehat PMP Kalbar, Prof. Chairil Effendy mengucapkan terimakasih kepada semua elemen masyarakat yang telah membantu dalam pembentukan Perkumpulan Merah Putih ini. “Tujuan Perkumpulan Merah Putih ini adalah menjaga keamanan, menjaga kerukunan, bangsa Kalimantan Barat yang multietnis ini dalam kesempatan ini juga sedikit ingin saya sampaikan bahwa Perkumpulan Merah Putih Kalimantan Barat adalah sebuah perkumpulan dari Paguyuban Etnis yang ada di Kalimantan Barat di mana merupakan sebuah bentuk persatuan masyarakat etnis di Kalimantan Barat yang dikenal sebagai miniatur di Indonesia karena semua Suku Dan Agama ada di Provinsi Kalimantan Barat,”ungkapnya.

Sementara itu Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengatakan sangat senang dengan hadirnya Perkumpulan Merah Putih di Kalbar. Menurutnya dengan kehadiran Perkumpulan Merah Putih di Kalbar ini diharapkan dapat menaga persatuan dan kesatuan antara etnis yang ada di Kalimantan Barat.

“Saya atas Nama Pemerintah Provinsi sangat menyambut baik terbentuknya Perkumpulan Merah Putih Kalimantan Barat ini, dan semoga bisa terus merawat serta menjaga persatuan dan kesatuan serta keharmonisan antar etnis di Kalimantan Barat, serta dapat memberikan masukan-masukan demi keajuan daerah kita ini,” ucap Sutarmidji.

Sutarmidji juga berharap PMP Kalbar dan Masyarakat bersama-sama bersinergi dalam penanganan pencegahan Covid-19 pada saat ini dabn selalu memberikan himbauan agar masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan. Dikesempatan yang sama, SUtarmidji juga meminta Perkumpulan Merah Putih Kalimantan Barat ini ikut mewujudkan kemajuan di bidang pembangunan serta peningkatan IPM Kalbar serta pembangunan lainnya di Kalimantan Barat.

“Sebagai Informasi saat ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalbar naik 5.93 Triliun atau 100,69 persen dan melampaui dari target yang ditentukan ditarget sebesar Rp. 5,89 Triliun terealisasi sebesar Rp. 5,93 Triliun atau 100,69 persen,” jelasnya.

Baca Juga :  Midji Kecewa dengan Menteri PUPR, Tangani Banjir Tanpa Koordinasi

Dikesempatan yang sama, Sutarmidji juga mengajak Perkumpulan Merah Putih Kalimantan Barat untuk mendukung Pencegahan penyebaran covid-19 dan melaksanakan pembagian masker berkerjasama dengan program langit biru Kodam XII Tanjungpura.

Mewakili Bupati Kubu Raya, Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo menyambut positif terbentuknya organisasi Perkumpulan Merah Putih (PMP) Kalimantan Barat. Ia menyatakan, sebagai forum komunikasi lintas etnis, PMP memang sepatutnya dibentuk guna mencegah perselisihan di tengah masyarakat.

“Selamat atas pengukuhan Perkumpulan Merah Putih Kalimantan Barat. Forum ini bagi saya luar biasa karena telah menghimpun semua etnis yang ada di Kalimantan Barat. Semakin banyak wadah yang menyatukan kelompok budaya dan kelompok etnis, seperti PMP tentu akan semakin baik,” kata Sujiwo.

Sebagai daerah yang didiami oleh masyarakat dari bermacam-macam suku, Kalimantan Barat dikatakan Sujiwo memang memerlukan adanya forum yang mampu merekatkan keberagaman etnis. Sebab kata dia, tanpa kehadiran forum lintas etnis, sejarah kelam tentang konflik antaretnis yang di masa lalu pernah terjadi di berbagai daerah di Kalimantan Barat bisa saja terulang.

Dikesempatan yang sama, Sujiwo juga berpesan kepada Perkumpulan Merah Putih untuk tidak pernah lelah menyerukan pentingnya merawat persatuan dan kesatuan kepada seluruh organisasi etnis di Kalimantan Barat. Karena menurutnya, persatuan dan kesatuan merupakan modal utama pembangunan.

“Saya juga ingin menitipkan pesan kepada PMP agar terus mengajak semua masyarakat antaretnis untuk senantiasa merawat jalinan silaturahmi, mengawal keutuhan NKRI dan menjaga persatuan dan kesatuan. Persatuan dan kesatuan merupakan aset dan modal utama untuk membangun daerah dan bangsa yang kita cintai ini,” pungkasnya. (ash/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/