alexametrics
25 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

Triwulan II Realisasi Pajak Daerah Capai 55 Persen

SUNGAI RAYA – Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kubu Raya, Lugito mengatakan realiasi pajak daerah di Kubu Raya hingga triwulan II, yakni akhir Juli lalu sudah mencapai 55persen dari target yang ditetapkan sebesar 40 persen. “Target Pajak daerah Rp115 miliar, kalau sampai hari ini sudah terealisasi sebesar Rp53miliar atau sekitar 55 persen,” kata Lugito kepada wartawan, Kamis (26/8) di Sungai Raya.

Meskipun demikian lanjutnya, dari realisasi 11 jenis pajak tidak merata capaiannya. Karena memang ada beberapa jenis pajak yang mengalami kontraksi sehubungan dengan masih adanya pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan pandemic yang belum berkahir hingga saat ini.

Adapun jenis pajak yang realiasinya terdampak akibat adanya pandemi Covid-19 dan kebijakan PPMK seperti pajak hiburan, seperti di bioskop. “Jadi ketika ada PPKM, maka realisasi pajaknya belum bisa menyesuaikan dengna target yang ditetapkan,” jelasnya.

Di sisi lain lanjut Lugito realisasi pajak parkir juga terdampak akibat pandemi. Menurutnya hasil pajak parkir di Kubu Raya paling banyak disumbang oleh pajak parkir di Bandara Internasional Supadio, Transmart dan Mall GAI. “Jadi ketika ada penurunan jumlah penumpang bandara termasuk penurunan pengunjung mall maka hasil pajaknya juga mengalami penurunan,” jelasnya.

Baca Juga :  YBM PLN dan Rumah Zakat Berikan Wakaf Air Bersih untuk Pesantren Al Muhajirin

Dari semua jenis pajak kata Lugito realisasi pajak yang menunjukkan realisasi yang cukup tinggi yakni pajak BPHTB. “Jadi untuk hasil pajak BPHTB saat masuk triwulan kedua itu realisasinya sudah mencapai 55 persen dari target 40persen,” imbuhnya.

Cukup tingginya capaian hasil pajak BPHTB ini lanjutnya karena adanya kontsribusi kebiajakn pemerintah yang membuka sebesar-besarnya pembangunan sector kontruksi. “Jadi kegiatan pembangunan tetap jalan otomatis terjadi transaksi j ual beli, sehingga capaian hasil BPHTB ini bisa lebih baik dari target yang dtentukan,” ungkapnya.

Lugito pun mengaku pihaknya akan terus mengoptimalkan capaian realisasi pajak di Kubu Raya. Khusus untuk memaksimalkan realisasi PPB yang jatuh tempo pada September mendatang pihaknya akan gencar melakukan layanan keliling dengan jemput bola kesejumlah titik strategis di lingkungan masyarakat.

Lugito menambahkan selama masa pandemi, pihaknya dituntut untuk terus berinovasi dan kreatif dalam memberikan kemudahan pelayanan pajak bagi masyarakat. Dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, pihaknya berusaha mengurangi kerumunan warga yang akan membayar pajak di kantor dengan menyediakan fasilitas pembayaran pajak baik menggunakan ATM, mobile banking, dan kantor kas diseluruh Indonesia yang ada di Bank Kalbar.

Baca Juga :  Pengguna dan Pengedar NarkotikaDiringkus

“Dengan PT. Pos juga bisa melayani pembayaran PBB di kantor unit melalui mobile pos giro termasuk kami juga bisa melakukan pembayaran melalui BUMDes. Agar channel fasilitas pembayaran pajaknya bisa lebih banyak Kubu Raya juga bekerjasama dengan Indomaret dan Tokopedia,” ungkapnya.

“Karena sudah cukup banyak fasilitas tempat pembayaran pajak yang telah bekerjasama dengan Pemerintah Kubu Raya, jadi saat ini, para wajib pajak di Kubu Raya tidak perlu repot-repot lagi datang ke Kantor BPPRD Kubu Raya, namun mereka sudah bisa membayar pajak disejumlah fasilitas tempat pembayaran lain yang telah disediakan, baik melalui mobile banking, ATM, mobile pos giro, Indomaret, Tokopedia, dan fasilitas pembayaran lain yang telah disediakan,” jelasnya.

Mengingat hasil pajak pada akhirnya juga akan dikembalikan ke masyarakat untuk pembangunan, Lugito pun juga mengimbau masyarakat sebagai wajib pajak agar bisa disiplin membayar pajak.

“Karena melalui hasil pembayaran pajak inilah yang nantinya juga akan digunakan untuk membangun berbagai prasarana seperti jalan, atau fasilitas dan pelayanan publik lainnya. Karena dengan kesadaran masyarakat yang lebh meningkat dalam membayar pajak maka juga akan mendukung baik dan lebih meningkatnya pembangunan di suatu daerah,” pungkasnya. (ash)

SUNGAI RAYA – Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kubu Raya, Lugito mengatakan realiasi pajak daerah di Kubu Raya hingga triwulan II, yakni akhir Juli lalu sudah mencapai 55persen dari target yang ditetapkan sebesar 40 persen. “Target Pajak daerah Rp115 miliar, kalau sampai hari ini sudah terealisasi sebesar Rp53miliar atau sekitar 55 persen,” kata Lugito kepada wartawan, Kamis (26/8) di Sungai Raya.

Meskipun demikian lanjutnya, dari realisasi 11 jenis pajak tidak merata capaiannya. Karena memang ada beberapa jenis pajak yang mengalami kontraksi sehubungan dengan masih adanya pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan pandemic yang belum berkahir hingga saat ini.

Adapun jenis pajak yang realiasinya terdampak akibat adanya pandemi Covid-19 dan kebijakan PPMK seperti pajak hiburan, seperti di bioskop. “Jadi ketika ada PPKM, maka realisasi pajaknya belum bisa menyesuaikan dengna target yang ditetapkan,” jelasnya.

Di sisi lain lanjut Lugito realisasi pajak parkir juga terdampak akibat pandemi. Menurutnya hasil pajak parkir di Kubu Raya paling banyak disumbang oleh pajak parkir di Bandara Internasional Supadio, Transmart dan Mall GAI. “Jadi ketika ada penurunan jumlah penumpang bandara termasuk penurunan pengunjung mall maka hasil pajaknya juga mengalami penurunan,” jelasnya.

Baca Juga :  Permudah UMKM Lokal Pasarkan Produk

Dari semua jenis pajak kata Lugito realisasi pajak yang menunjukkan realisasi yang cukup tinggi yakni pajak BPHTB. “Jadi untuk hasil pajak BPHTB saat masuk triwulan kedua itu realisasinya sudah mencapai 55 persen dari target 40persen,” imbuhnya.

Cukup tingginya capaian hasil pajak BPHTB ini lanjutnya karena adanya kontsribusi kebiajakn pemerintah yang membuka sebesar-besarnya pembangunan sector kontruksi. “Jadi kegiatan pembangunan tetap jalan otomatis terjadi transaksi j ual beli, sehingga capaian hasil BPHTB ini bisa lebih baik dari target yang dtentukan,” ungkapnya.

Lugito pun mengaku pihaknya akan terus mengoptimalkan capaian realisasi pajak di Kubu Raya. Khusus untuk memaksimalkan realisasi PPB yang jatuh tempo pada September mendatang pihaknya akan gencar melakukan layanan keliling dengan jemput bola kesejumlah titik strategis di lingkungan masyarakat.

Lugito menambahkan selama masa pandemi, pihaknya dituntut untuk terus berinovasi dan kreatif dalam memberikan kemudahan pelayanan pajak bagi masyarakat. Dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, pihaknya berusaha mengurangi kerumunan warga yang akan membayar pajak di kantor dengan menyediakan fasilitas pembayaran pajak baik menggunakan ATM, mobile banking, dan kantor kas diseluruh Indonesia yang ada di Bank Kalbar.

Baca Juga :  Refleksi Satu Tahun Pemerintahan

“Dengan PT. Pos juga bisa melayani pembayaran PBB di kantor unit melalui mobile pos giro termasuk kami juga bisa melakukan pembayaran melalui BUMDes. Agar channel fasilitas pembayaran pajaknya bisa lebih banyak Kubu Raya juga bekerjasama dengan Indomaret dan Tokopedia,” ungkapnya.

“Karena sudah cukup banyak fasilitas tempat pembayaran pajak yang telah bekerjasama dengan Pemerintah Kubu Raya, jadi saat ini, para wajib pajak di Kubu Raya tidak perlu repot-repot lagi datang ke Kantor BPPRD Kubu Raya, namun mereka sudah bisa membayar pajak disejumlah fasilitas tempat pembayaran lain yang telah disediakan, baik melalui mobile banking, ATM, mobile pos giro, Indomaret, Tokopedia, dan fasilitas pembayaran lain yang telah disediakan,” jelasnya.

Mengingat hasil pajak pada akhirnya juga akan dikembalikan ke masyarakat untuk pembangunan, Lugito pun juga mengimbau masyarakat sebagai wajib pajak agar bisa disiplin membayar pajak.

“Karena melalui hasil pembayaran pajak inilah yang nantinya juga akan digunakan untuk membangun berbagai prasarana seperti jalan, atau fasilitas dan pelayanan publik lainnya. Karena dengan kesadaran masyarakat yang lebh meningkat dalam membayar pajak maka juga akan mendukung baik dan lebih meningkatnya pembangunan di suatu daerah,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/