alexametrics
27.8 C
Pontianak
Friday, August 19, 2022

Para Pegiat Literasi Peringati Hari Mendongeng

SUNGAI RAYA – Para Pegiat Literasi di Kubu Raya menggelar kegiatan mendongeng dalam rangka Hari Dongeng Sedunia yang diperingati setiap 20 Maret. Kegiatan mendongeng dilaksanakan di berbagai daerah di kabupaten itu, dan berlangsung sejak tanggal 12 hingga 28 Maret 2021.

Salah satu kegiatan tersebut digelar di Desa Tanjung Saleh, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Ahmad Sofian, pegiat literasi Kubu Raya, mengatakan, kegiatan yang digelar mereka pada 21 Maret  tersebut dihadiri oleh puluhan anak di desa itu.

“Rangkaian mendongeng di kampong baca Tansal (Tanjung Saleh), berada di Dusun Parit Pangeran, Desa Tanjung Saleh, Kecamatan Kakap. Lokasinya menyeberangi muara Sungai Kapuas. Membutuhkan waktu sekitar 20 – 30 menit dari Dermaga Kakap untuk sampai ke lokasi dan menggunakan sampan yang ditempel mesin air 2 PK,” ungkapnya, Jumat (26/3).

Baca Juga :  Terus Upaya Optimalkan Penyerapan Anggaran 

Dalam kesempatan itu, di hadapan anak-anak, dirinya membawakan cerita rakyat  berjudul Kalantika, yang diambil dari dari buku Profesor Chairil Effendi, mantan Rektor Untan Pontianak. Cerita lainnya juga disampaikan oleh Listiani selaku pegiat literasi di Kubu Raya, dan Pradono, sastrawan dan aktor kawakan Kalbar, yang membawakan cerita rakyat Asal Usul Pantai Kijing. Ada pula Badariah, pegiat literasi, yang membacakan dongeng berjudul Tuan Rumah Tidak Usah.

Ahmad Sofian mengatakan, rangkaian kegiatan mendongeng tersebut dalam rangka memperingati Hari Dongeng Sedunia, dimulai dengan diskusi, persiapan, serta pelatihan bagi para pegiat literasi.

“Hingga proses mendongeng, kami membacakan cerita di sejumlah taman baca di Dusun Wonosari, (Desa) Tebang Kacang; Dusun Lingga Selatan, Tanjung Saleh, Rasau Jaya, Punggur Kecil, serta beberapa lokasi lainnya di Kabupaten Kubu Raya. Penerapan protokol kesehatan menjadi hal penting dalam setiap kegiatan ini. Setelah di Tanjung Saleh, selanjutnya kami akan mendongeng di Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap,” katanya.

Baca Juga :  Optimalkan Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Dari kegiatan ini, anak-anak tidak hanya dihibur mereka, namun juga mendapat ilmu yang bermanfaat dan menambah semangat mereka untuk belajar. Momen ini, menurutnya, juga untuk merayakan dongeng sebagai sebuah proses, metode, dan seni.

Dia menambahkan, rangkaian kegiatan peringatan Hari Dongeng Sedunia ini juga menjadi momen untuk mengingatkan manfaat dari mendongeng, sekaligus penyampaian pesan moral atau transfer nilai kepada para pendengarnya. “Rangkaian pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara swadaya,” pungkasnya. (sti)

SUNGAI RAYA – Para Pegiat Literasi di Kubu Raya menggelar kegiatan mendongeng dalam rangka Hari Dongeng Sedunia yang diperingati setiap 20 Maret. Kegiatan mendongeng dilaksanakan di berbagai daerah di kabupaten itu, dan berlangsung sejak tanggal 12 hingga 28 Maret 2021.

Salah satu kegiatan tersebut digelar di Desa Tanjung Saleh, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Ahmad Sofian, pegiat literasi Kubu Raya, mengatakan, kegiatan yang digelar mereka pada 21 Maret  tersebut dihadiri oleh puluhan anak di desa itu.

“Rangkaian mendongeng di kampong baca Tansal (Tanjung Saleh), berada di Dusun Parit Pangeran, Desa Tanjung Saleh, Kecamatan Kakap. Lokasinya menyeberangi muara Sungai Kapuas. Membutuhkan waktu sekitar 20 – 30 menit dari Dermaga Kakap untuk sampai ke lokasi dan menggunakan sampan yang ditempel mesin air 2 PK,” ungkapnya, Jumat (26/3).

Baca Juga :  Pasang Lampu di Sepanjang Jalan Pembangunan

Dalam kesempatan itu, di hadapan anak-anak, dirinya membawakan cerita rakyat  berjudul Kalantika, yang diambil dari dari buku Profesor Chairil Effendi, mantan Rektor Untan Pontianak. Cerita lainnya juga disampaikan oleh Listiani selaku pegiat literasi di Kubu Raya, dan Pradono, sastrawan dan aktor kawakan Kalbar, yang membawakan cerita rakyat Asal Usul Pantai Kijing. Ada pula Badariah, pegiat literasi, yang membacakan dongeng berjudul Tuan Rumah Tidak Usah.

Ahmad Sofian mengatakan, rangkaian kegiatan mendongeng tersebut dalam rangka memperingati Hari Dongeng Sedunia, dimulai dengan diskusi, persiapan, serta pelatihan bagi para pegiat literasi.

“Hingga proses mendongeng, kami membacakan cerita di sejumlah taman baca di Dusun Wonosari, (Desa) Tebang Kacang; Dusun Lingga Selatan, Tanjung Saleh, Rasau Jaya, Punggur Kecil, serta beberapa lokasi lainnya di Kabupaten Kubu Raya. Penerapan protokol kesehatan menjadi hal penting dalam setiap kegiatan ini. Setelah di Tanjung Saleh, selanjutnya kami akan mendongeng di Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap,” katanya.

Baca Juga :  Terus Upaya Optimalkan Penyerapan Anggaran 

Dari kegiatan ini, anak-anak tidak hanya dihibur mereka, namun juga mendapat ilmu yang bermanfaat dan menambah semangat mereka untuk belajar. Momen ini, menurutnya, juga untuk merayakan dongeng sebagai sebuah proses, metode, dan seni.

Dia menambahkan, rangkaian kegiatan peringatan Hari Dongeng Sedunia ini juga menjadi momen untuk mengingatkan manfaat dari mendongeng, sekaligus penyampaian pesan moral atau transfer nilai kepada para pendengarnya. “Rangkaian pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara swadaya,” pungkasnya. (sti)

Most Read

Artikel Terbaru

/