alexametrics
23.4 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Fasilitasi Pengembangan Produk UMKM Lokal

SUNGAI RAYA – Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian Kubu Raya, Norasari Arani mengutarakan pihaknya akan berupaya maksimal memfasilitasi pemasaran beragam produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kubu Raya.

Menurutnya, selain memberikan pembinaan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga akan mendorong kemajuan sektor UMKM misalnya dengan memberikan subsidi dalam penyempurnaan kemasan produk, subsidi untuk sertifikasi halal, mempermudah perizinan bagi pelaku UMKM.

“Dalam memasarkan produk UMKM lokal ini, kami juga berkolaborasi dengan sejumlah pihak baik swasta, BUMN dan sejumlah pihak lainnya, misalnya dengan menggelar pameran atau bazar produk UMKM lokal,” kata Norasari Arani, Minggu (28/3) kepada Pontianak Post di Sungai Raya.

Norasari meyakini melalui pameran atau bazar produk UMKM, maka memotivasi pelaku UMKM untuk  mengembangkan usahanya.

“Banyak cara  untuk memasarkan produk, dengan memanfaatkan media sosial juga bisa,  namun kalau melalui pameran atau bazar secara langsung itu tentu akan lebih memudahkan pelaku usaha untuk mengenalkan secara rinci produk yang dimiliki. Tentunya di masa pandemi seperti saat ini bazar atau pameran yang dilakukan tetap harus memperhatikan protokol kesehatan,” ujarnya.

Norasari pun mengaku pihaknya akan mengupayakan menambah titik pemasaran bagi produk UMKM lokal, seperti  pusat oleh-oleh khas lokal, sehingga lebih banyak pilihan bagi masyarakat untuk membeli produk yang diinginkan dan sesuai kebutuhan.

Baca Juga :  Fungsikan Selokan Jadi Tempat Budi Daya Ikan

“Baru-baru ini, saya menghadiri bazar produk UMKM di Bandara Supadio. Bagi saya bazar yang di gelar itu juga bisa menjadi salah satu daya tarik sektor pariwisata, terlebih bandara merupakan pintu gerbang orang luar masuk ke Kalimantan Barat, sehingga setiap orang luar yang masuk melalui bandara ini otomatis akan langung mengenal beragam produk lokal yang ada melalui bazar seperti ini. Dan tentunya saya berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin di bandara,” jelasnya.

Dikesempatan yang sama, Nora juga mengimbau masyarakat, untuk menanamkan kebanggan dan cinta terhadap produk lokal. “Dengan adanya kebanggan dan cinta terhadap produk lokal tersebut, maka akan mendorong kita untuk sama-sama mengenalkan ke pihak luar bahwa kita juga memiliki produk lokal yang tidak kalah dengan produk asing. Dan sikap cinta terhadap produk lokal ini secara tak langsung juga mendorong kemajuan sektor UMKM,” ungkapnya.

Secara terpisah, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kalimantan Barat Mustarudin mengatakan, pihaknya juga akan terus mensuport kemajuan sektor UMKM di Kalimantan Barat. Mustarudin pun berharap pelaku UMKM bisa kembali bangkit untuk mengembangkan usaha meskipun di tengah pandemi. “Di Disporapar itu ada bidang ekonomi kreatif dan sebelumnya kami juga menggelar gebyar ekonomi kreatif dengan tujuan mengenalkan potensi dan keunggulan hasil ekonomi kreatif yang ada,” jelasnya.

Baca Juga :  Sandiaga: UMKM Lokal Bisa Bersaing

Selain menggelar pemasaran dengan langsung seperti melalui pameran dan bazar, kata dia, pemasaran juga dilakuan secara daring, sehingga semua kontak person pelaku UMKM termasuk produk yang dimiliki bisa diketahui masyarakat lokal dan luar.

Dia menambahkan, binaan Disporapar Kalimantan Barat sebagian besar merupakan pelaku ekonomi kreatif yang tersebar disetiap daerah di Kalimantan Barat. Jika dikalkulasikan, kata Mustarudin, hingga saat ini terdapat sebanyak 1.061 pelaku usaha ekonomi kreatif di Kalimantan Barat. “Kami akan terus memberikan pendampingan dan pembinaan agar semua pelaku ekonomi kreatif ini tumbuh dan maju,” jelasnya.

Mustarudin menambahkan, rencananya pada 7 April mendatang, pihaknya juga akan melakukan pameran porduk UMKM lokal Kalimantan Barat. “Kebetulan ada peresmian di PLBN Aruk, jadi rencananya pameran produk UMKM nya akan kami gelar disana dan penyelanggaranya badan perbatasan daerah,” pungkasnya. (ash)

SUNGAI RAYA – Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian Kubu Raya, Norasari Arani mengutarakan pihaknya akan berupaya maksimal memfasilitasi pemasaran beragam produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kubu Raya.

Menurutnya, selain memberikan pembinaan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga akan mendorong kemajuan sektor UMKM misalnya dengan memberikan subsidi dalam penyempurnaan kemasan produk, subsidi untuk sertifikasi halal, mempermudah perizinan bagi pelaku UMKM.

“Dalam memasarkan produk UMKM lokal ini, kami juga berkolaborasi dengan sejumlah pihak baik swasta, BUMN dan sejumlah pihak lainnya, misalnya dengan menggelar pameran atau bazar produk UMKM lokal,” kata Norasari Arani, Minggu (28/3) kepada Pontianak Post di Sungai Raya.

Norasari meyakini melalui pameran atau bazar produk UMKM, maka memotivasi pelaku UMKM untuk  mengembangkan usahanya.

“Banyak cara  untuk memasarkan produk, dengan memanfaatkan media sosial juga bisa,  namun kalau melalui pameran atau bazar secara langsung itu tentu akan lebih memudahkan pelaku usaha untuk mengenalkan secara rinci produk yang dimiliki. Tentunya di masa pandemi seperti saat ini bazar atau pameran yang dilakukan tetap harus memperhatikan protokol kesehatan,” ujarnya.

Norasari pun mengaku pihaknya akan mengupayakan menambah titik pemasaran bagi produk UMKM lokal, seperti  pusat oleh-oleh khas lokal, sehingga lebih banyak pilihan bagi masyarakat untuk membeli produk yang diinginkan dan sesuai kebutuhan.

Baca Juga :  Sandiaga: UMKM Lokal Bisa Bersaing

“Baru-baru ini, saya menghadiri bazar produk UMKM di Bandara Supadio. Bagi saya bazar yang di gelar itu juga bisa menjadi salah satu daya tarik sektor pariwisata, terlebih bandara merupakan pintu gerbang orang luar masuk ke Kalimantan Barat, sehingga setiap orang luar yang masuk melalui bandara ini otomatis akan langung mengenal beragam produk lokal yang ada melalui bazar seperti ini. Dan tentunya saya berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin di bandara,” jelasnya.

Dikesempatan yang sama, Nora juga mengimbau masyarakat, untuk menanamkan kebanggan dan cinta terhadap produk lokal. “Dengan adanya kebanggan dan cinta terhadap produk lokal tersebut, maka akan mendorong kita untuk sama-sama mengenalkan ke pihak luar bahwa kita juga memiliki produk lokal yang tidak kalah dengan produk asing. Dan sikap cinta terhadap produk lokal ini secara tak langsung juga mendorong kemajuan sektor UMKM,” ungkapnya.

Secara terpisah, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kalimantan Barat Mustarudin mengatakan, pihaknya juga akan terus mensuport kemajuan sektor UMKM di Kalimantan Barat. Mustarudin pun berharap pelaku UMKM bisa kembali bangkit untuk mengembangkan usaha meskipun di tengah pandemi. “Di Disporapar itu ada bidang ekonomi kreatif dan sebelumnya kami juga menggelar gebyar ekonomi kreatif dengan tujuan mengenalkan potensi dan keunggulan hasil ekonomi kreatif yang ada,” jelasnya.

Baca Juga :  Kejati-PLN Kalbar Gelar Knowledge Sharing

Selain menggelar pemasaran dengan langsung seperti melalui pameran dan bazar, kata dia, pemasaran juga dilakuan secara daring, sehingga semua kontak person pelaku UMKM termasuk produk yang dimiliki bisa diketahui masyarakat lokal dan luar.

Dia menambahkan, binaan Disporapar Kalimantan Barat sebagian besar merupakan pelaku ekonomi kreatif yang tersebar disetiap daerah di Kalimantan Barat. Jika dikalkulasikan, kata Mustarudin, hingga saat ini terdapat sebanyak 1.061 pelaku usaha ekonomi kreatif di Kalimantan Barat. “Kami akan terus memberikan pendampingan dan pembinaan agar semua pelaku ekonomi kreatif ini tumbuh dan maju,” jelasnya.

Mustarudin menambahkan, rencananya pada 7 April mendatang, pihaknya juga akan melakukan pameran porduk UMKM lokal Kalimantan Barat. “Kebetulan ada peresmian di PLBN Aruk, jadi rencananya pameran produk UMKM nya akan kami gelar disana dan penyelanggaranya badan perbatasan daerah,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/