alexametrics
26.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Rangkul Guru Ngaji untuk Edukasi dan Ingatkan Masyarakat terhadap Disiplin Prokes

SUNGAI RAYA – Ketua DPRD Kubu Raya, Agus Sudarmansyah mengajak para guru ngaji dan petugas fardu kifayah di Kubu Raya bisa turut mengedukasi dan mengingatkan masyarakat untuk selalu disiplin menerapkan protkol kesehatan (Prokes) di kehidupan sehari-hari. Ajakan tersebut diutarakannya mengingat hingga kini pandemi Covid-19 masih belum berakhir.

“Kami ajak para guru ngaji dan petugas fardu kifayah ini, karena selain terjun dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, di sisi lain mereka juga merupakan orang-orang yanag disegani di lingkungan tempat tinggal  masing-masing. Makanya kami harapkan para guru ngaji dan petugas fardu kifayah di Kubu Raya juga bisa turut mengedukasi dan mengingatkan masyarakat terkait disiplin protokol kesehatan,” papar Agus Sudarmansyah, kemarin di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, sebelumnya, pihak DPRD Kubu Raya bersama eksekutif dan unsur Forkopimda lainnya di Kubu Raya juga telah mendapat arahan dari pemerintah pusat untuk kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19, mengingat belu lama ini terpantau meningkatnya kurva terpaparnya masyarakat terhadap Covid-19.

Baca Juga :  Perwacaf Kalbar Komitmen Perketat Prokes

“Walaupun sudah divaksin, bukan berarti tubuh kita sudah kebal seutuhnya, makanya saya menilai penerapan protokol kesehatan masih penting untuk diterapkan sehingga upaya pencegahan penyebaran covid-19 ini bisa berjalan lebih maksimal,” jelasnya.

Mengingat perayaan Idulfitri sudah tidak lama lagi,  sikesempatan yang sama, Agus juga mengingatkan masyarakat Kubu Raya untuk bisa bersilaturahmi tanpa mengenyampingkan penerapan protokol keshatan. “Silahkan bersilaturahmi, namun ingat kita harus terus tetap wasapada dan selalu menajalan protkol kesehatan, sepertin menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Saya meyakini dengan adanya kerjasama yang baik lintas sektor dan didukung oleh kesadaran masyarakat untuk komitmen disiplin menjalankan protokol keshatan ini,makanya  upaya pencegahan penyebaran Covid-19 bisa maksimal dilakukan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wali Kota Melihat Langsung PTM Pelajar Tetap Terapkan Prokes

Secara terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Marijan mengatakan dalam upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kubu Raya, saat ini hampir semua desa sudah mulai menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

Menurutnya, di Kubu Raya, per tanggal 23 April lalu terdapat 64 kasus konfirmasi Covid-19 dan membuat kabupaten dengan sembilan kecamatan ini masuk dalam zona kuning. Di sisi lain hingga saat ini kata Marijan lebih dari 50 persen status desa di Kubu Raya masuk dalam zona hijau.

“Bagi desa yang aman dan masuk zona hijau ini akan terus kami pantau dan mengingatkan masyarakat untuk terus disiplin terhadap protokol kesehatan, sehingga zonanya akan terus hijau, meski begitu, jika sewaktu-waktu terjadi penularan di desa yang masuk zona hijau, tentu Satgas Covid-19 di desa akan merangkul sejumlah pihak terkait untuk melakukan penanganan,” pungkasnya. (ash)

SUNGAI RAYA – Ketua DPRD Kubu Raya, Agus Sudarmansyah mengajak para guru ngaji dan petugas fardu kifayah di Kubu Raya bisa turut mengedukasi dan mengingatkan masyarakat untuk selalu disiplin menerapkan protkol kesehatan (Prokes) di kehidupan sehari-hari. Ajakan tersebut diutarakannya mengingat hingga kini pandemi Covid-19 masih belum berakhir.

“Kami ajak para guru ngaji dan petugas fardu kifayah ini, karena selain terjun dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, di sisi lain mereka juga merupakan orang-orang yanag disegani di lingkungan tempat tinggal  masing-masing. Makanya kami harapkan para guru ngaji dan petugas fardu kifayah di Kubu Raya juga bisa turut mengedukasi dan mengingatkan masyarakat terkait disiplin protokol kesehatan,” papar Agus Sudarmansyah, kemarin di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, sebelumnya, pihak DPRD Kubu Raya bersama eksekutif dan unsur Forkopimda lainnya di Kubu Raya juga telah mendapat arahan dari pemerintah pusat untuk kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19, mengingat belu lama ini terpantau meningkatnya kurva terpaparnya masyarakat terhadap Covid-19.

Baca Juga :  Muda Inginkan ASN Bekerja Profesional   

“Walaupun sudah divaksin, bukan berarti tubuh kita sudah kebal seutuhnya, makanya saya menilai penerapan protokol kesehatan masih penting untuk diterapkan sehingga upaya pencegahan penyebaran covid-19 ini bisa berjalan lebih maksimal,” jelasnya.

Mengingat perayaan Idulfitri sudah tidak lama lagi,  sikesempatan yang sama, Agus juga mengingatkan masyarakat Kubu Raya untuk bisa bersilaturahmi tanpa mengenyampingkan penerapan protokol keshatan. “Silahkan bersilaturahmi, namun ingat kita harus terus tetap wasapada dan selalu menajalan protkol kesehatan, sepertin menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Saya meyakini dengan adanya kerjasama yang baik lintas sektor dan didukung oleh kesadaran masyarakat untuk komitmen disiplin menjalankan protokol keshatan ini,makanya  upaya pencegahan penyebaran Covid-19 bisa maksimal dilakukan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Warga

Secara terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Marijan mengatakan dalam upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kubu Raya, saat ini hampir semua desa sudah mulai menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

Menurutnya, di Kubu Raya, per tanggal 23 April lalu terdapat 64 kasus konfirmasi Covid-19 dan membuat kabupaten dengan sembilan kecamatan ini masuk dalam zona kuning. Di sisi lain hingga saat ini kata Marijan lebih dari 50 persen status desa di Kubu Raya masuk dalam zona hijau.

“Bagi desa yang aman dan masuk zona hijau ini akan terus kami pantau dan mengingatkan masyarakat untuk terus disiplin terhadap protokol kesehatan, sehingga zonanya akan terus hijau, meski begitu, jika sewaktu-waktu terjadi penularan di desa yang masuk zona hijau, tentu Satgas Covid-19 di desa akan merangkul sejumlah pihak terkait untuk melakukan penanganan,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/