alexametrics
28.9 C
Pontianak
Wednesday, May 25, 2022

PPKM Mikro Landak Berlanjut

NGABANG – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro terus berlanjut di sekuruh Indonesia termasuk di Kabupaten Landak, hal ini dikarenakan angka kasus Covid belum menunjukkan penurunan yang signifikan.

“Kemarin kita mendapatkan surat instruksi dari Kemendagri dalam rangka perpanjangan masa PPKM Mikro, hal ini mengindikasikan bahwa kondisi Pandemi Covid di Indonesia belum dapat dikendalikan. Instruksi ini segera akan kita tindaklanjuti karena ada beberapa penekanan dalam instruksi terbaru tersebut terutama untuk zona merah,” terang Bupati Landak Karolin Margret Natasa di Ngabang kepada Pontianak Post, Kamis (1/7).

Bupati mengatakan Kabupaten Landak masih masuk dalam zona risiko sedang atau oranye, sehingga masih diperlukan perpanjangan PPKM Mikro agar dapat menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Landak.

Namun kata dia, Kabupaten Landak yang masih masuk dalam zona oranye ini dan masih belum masuk dalam kategori PPKM darurat. “Karena berdasarkan surat instruksi terbaru tidak hanya berdasarkan zona tetapi juga dilihat dari kategori ringan, sedang dan berat,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Luncurkan Kurikulum Muatan Lokal Kebudayaan Landak

Sementara itu, bertepatan dengan Hari Bhayangkara ke-75 pada 1 Juli ini, Polres Landak membuka gerai vaksinasi presisi di Mapolres Landak. Di gerai itu, masyarakat bisa mendapatkan vaksin Covid-19 secara gratis tanpa surat keterangan domisili.

“Polri mendirikan gerai ‘Vaksin Presisi’ di seluruh polda, polres, polsek di Indonesia. Gerai vaksin akan melayani masyarakat yang belum vaksin,” kata Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro Ridwan di Ngabang, Minggu (4/7).

Kapolres mengatakan, kegiatan vaksinasi di gerai tersebut sudah berjalan. Pada tahap percobaan dulu, sepuluh orang mendapatkan vaksinasi, dan hasilnya berjalan baik. “Masyarakat silakan datang yang belum vaksin. Cukup bawa KTP saja. KTP se-Indonesia,” ujarnya.

Ia mengatakan, personel Polres Landak sendiri yang akan menjadi vaksinator. Sementara pihaknya sudah berkonsultasi dengan Puskesmas Semata mengenai skrining pasien sebelum vaksin.

Baca Juga :  Pemerintah Terus Percepat Vaksinasi

“Kalau ini sudah lancar, mungkin akan kita tambah kuota vaksinasi di gerai vaksinasi presisi yang ada di Polres Landak, sehingga bisa mendukung kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan oleh pemerintah yang saat ini juga sednag berjalan,” ujarnya.

Gerai “Vaksin Presisi” ini merupakan langkah Polri mendukung program vaksinasi Covid-19 nasional untuk mencapai kekebalan komunitas (herd immunity).

“Untuk pasokan vaksin, insya Allah kalau memang ada tambahan lagi dari Pusdokkes Polri ke Biddokkes Polda Kalbar nanti kita akan minta tambah kuotanya sehingga vaksin yang akan diterima juga lebih banyak. Sehingga masyarakat juga bisa dipercepat kita vaksinasi,” tutup Kapolres. (mif)

NGABANG – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro terus berlanjut di sekuruh Indonesia termasuk di Kabupaten Landak, hal ini dikarenakan angka kasus Covid belum menunjukkan penurunan yang signifikan.

“Kemarin kita mendapatkan surat instruksi dari Kemendagri dalam rangka perpanjangan masa PPKM Mikro, hal ini mengindikasikan bahwa kondisi Pandemi Covid di Indonesia belum dapat dikendalikan. Instruksi ini segera akan kita tindaklanjuti karena ada beberapa penekanan dalam instruksi terbaru tersebut terutama untuk zona merah,” terang Bupati Landak Karolin Margret Natasa di Ngabang kepada Pontianak Post, Kamis (1/7).

Bupati mengatakan Kabupaten Landak masih masuk dalam zona risiko sedang atau oranye, sehingga masih diperlukan perpanjangan PPKM Mikro agar dapat menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Landak.

Namun kata dia, Kabupaten Landak yang masih masuk dalam zona oranye ini dan masih belum masuk dalam kategori PPKM darurat. “Karena berdasarkan surat instruksi terbaru tidak hanya berdasarkan zona tetapi juga dilihat dari kategori ringan, sedang dan berat,” katanya.

Baca Juga :  Berjam-Jam Di atas Perahu Kelotok, Demi Suksesnya Vaksin COVID-19

Sementara itu, bertepatan dengan Hari Bhayangkara ke-75 pada 1 Juli ini, Polres Landak membuka gerai vaksinasi presisi di Mapolres Landak. Di gerai itu, masyarakat bisa mendapatkan vaksin Covid-19 secara gratis tanpa surat keterangan domisili.

“Polri mendirikan gerai ‘Vaksin Presisi’ di seluruh polda, polres, polsek di Indonesia. Gerai vaksin akan melayani masyarakat yang belum vaksin,” kata Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro Ridwan di Ngabang, Minggu (4/7).

Kapolres mengatakan, kegiatan vaksinasi di gerai tersebut sudah berjalan. Pada tahap percobaan dulu, sepuluh orang mendapatkan vaksinasi, dan hasilnya berjalan baik. “Masyarakat silakan datang yang belum vaksin. Cukup bawa KTP saja. KTP se-Indonesia,” ujarnya.

Ia mengatakan, personel Polres Landak sendiri yang akan menjadi vaksinator. Sementara pihaknya sudah berkonsultasi dengan Puskesmas Semata mengenai skrining pasien sebelum vaksin.

Baca Juga :  Vaksinasi Berlanjut ke Guru

“Kalau ini sudah lancar, mungkin akan kita tambah kuota vaksinasi di gerai vaksinasi presisi yang ada di Polres Landak, sehingga bisa mendukung kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan oleh pemerintah yang saat ini juga sednag berjalan,” ujarnya.

Gerai “Vaksin Presisi” ini merupakan langkah Polri mendukung program vaksinasi Covid-19 nasional untuk mencapai kekebalan komunitas (herd immunity).

“Untuk pasokan vaksin, insya Allah kalau memang ada tambahan lagi dari Pusdokkes Polri ke Biddokkes Polda Kalbar nanti kita akan minta tambah kuotanya sehingga vaksin yang akan diterima juga lebih banyak. Sehingga masyarakat juga bisa dipercepat kita vaksinasi,” tutup Kapolres. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/