alexametrics
25.6 C
Pontianak
Monday, May 23, 2022

Bupati Pimpin Apel Operasi Ketupat

NGABANG – Bupati Landak Karolin Margret Natasa memimpin apel gelar pasukan operasi ketupat tahun 2021 di Halaman Polres Landak, Rabu (5/5)

Bupati Landak memasangkan pita secara simbolis kepada tiga orang perwakilan yang ditunjuk sebagai tanda operasi ketupat 2021 akan dilaksanakan. “Polri menyelenggarakan Operasi Ketupat-2021 yang akan di laksanakan selama 12 hari, mulai dari tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021. Untuk mengantisipasi pelaku perjalanan dalam negeri, segera maksimal kan kegiatan posko di terminal, bandar udara, pelabuhan dan stasiun,” kata bupati, di Ngabang.

Posko ini bukan hanya sekedar menjadi posko pengamanan dan pelayanan, namun juga berfungsi untuk mengendalikan penyebaran virus Covid-19, melalui pengawasan protokol kesehatan, mengecek dokumentasi yang harus dimiliki oleh penumpang yaitu hasil negatif test Covid-19 paling lambat 1×24 jam, e-HAC, SIKM dan sertifikat vaksinasi serta melakukan rapid test antigen secara acak kepada penumpang.

Baca Juga :  Operasi Yustisi Terus Dilakukan

“Selain itu, posko dapat dimanfaatkan untuk mencegah dan melakukan penertiban terhadap kerumunan masyarakat dengan memberikan Sanksi berupa teguran lisan, sanksi fisik, maupun denda administratif. Juga Melaksanakan pembagian masker kepada masyarakat,” ucapnya.

Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro Ridwan mengatakan, pada Operasi Ketupat tahun ini pihaknnya melibatkan 84 personel Polres Landak. Pos pengamanan dan pelayanan juga didirikan di empat titik. Pos pelayanan di Pasar Ngabang, Mandor, Sengah Temila, dan di Mempawah Hulu.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya. Pos-pos selain membantu penyekatan juga bisa digunakan personel kami untuk penegakan disiplin protokol kesehatan. Sekaligus untuk melakukan pengaman pada saat saudara kita melaksanakan salat id maupun salat tarawih selama bulan puasa ini,” kata Kapolres di Ngabang, Rabu.

Baca Juga :  Polres Gelar Operasi Cipta Kondisi

Ade menambahkan ada tiga poin utama tujuan Operasi Ketupat 2021. “Terjamin nya rasa aman masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri 1442 H, tercegahnya masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan mudik dan terhindar nya masyarakat dari Pandemi Covid-19,” tambah Ade. (mif)

NGABANG – Bupati Landak Karolin Margret Natasa memimpin apel gelar pasukan operasi ketupat tahun 2021 di Halaman Polres Landak, Rabu (5/5)

Bupati Landak memasangkan pita secara simbolis kepada tiga orang perwakilan yang ditunjuk sebagai tanda operasi ketupat 2021 akan dilaksanakan. “Polri menyelenggarakan Operasi Ketupat-2021 yang akan di laksanakan selama 12 hari, mulai dari tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021. Untuk mengantisipasi pelaku perjalanan dalam negeri, segera maksimal kan kegiatan posko di terminal, bandar udara, pelabuhan dan stasiun,” kata bupati, di Ngabang.

Posko ini bukan hanya sekedar menjadi posko pengamanan dan pelayanan, namun juga berfungsi untuk mengendalikan penyebaran virus Covid-19, melalui pengawasan protokol kesehatan, mengecek dokumentasi yang harus dimiliki oleh penumpang yaitu hasil negatif test Covid-19 paling lambat 1×24 jam, e-HAC, SIKM dan sertifikat vaksinasi serta melakukan rapid test antigen secara acak kepada penumpang.

Baca Juga :  Babinsa Bantu Warga buat Ketupat

“Selain itu, posko dapat dimanfaatkan untuk mencegah dan melakukan penertiban terhadap kerumunan masyarakat dengan memberikan Sanksi berupa teguran lisan, sanksi fisik, maupun denda administratif. Juga Melaksanakan pembagian masker kepada masyarakat,” ucapnya.

Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro Ridwan mengatakan, pada Operasi Ketupat tahun ini pihaknnya melibatkan 84 personel Polres Landak. Pos pengamanan dan pelayanan juga didirikan di empat titik. Pos pelayanan di Pasar Ngabang, Mandor, Sengah Temila, dan di Mempawah Hulu.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya. Pos-pos selain membantu penyekatan juga bisa digunakan personel kami untuk penegakan disiplin protokol kesehatan. Sekaligus untuk melakukan pengaman pada saat saudara kita melaksanakan salat id maupun salat tarawih selama bulan puasa ini,” kata Kapolres di Ngabang, Rabu.

Baca Juga :  Audit Operasi Ketupat Polres Sekadau

Ade menambahkan ada tiga poin utama tujuan Operasi Ketupat 2021. “Terjamin nya rasa aman masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri 1442 H, tercegahnya masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan mudik dan terhindar nya masyarakat dari Pandemi Covid-19,” tambah Ade. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/