alexametrics
30 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

Kembali Amankan Titik Api

PERSONEL Koramil Air Besar melakukan patroli untuk mengecek titik api di Dusun Meroba, Desa Sepangah, Kecamatan Air Besar, Minggu (5/9). Di lokasi, Babinsa menemukan lahan dengan luas sekitar 1,6 sudah terbakar.

Babinsa Koramil 1201-12/ Air Besar Serda Masnar mengatakan titik api terpantau oleh satelit. Pihaknya pun mengecek sejumlah titik api hingga menemkan lokasi di Dusun Meroba. “Lokasi terbacanya titik hotspot tersebut merupakan lahan milik salah satu warga dusun Meroba desa Sepangah luasnya sekitar 1,6 hektare rencananya digunakan untuk lahan pertanian akan ditanami Padi, setelah itu ditanami kelapa sawit,” katanya.

Lanjut Masnar, saat ini kondisi api berhasil dipadamkan, sehingga tidak sempat merembet ke lokasi hutan yang lain sehingga menjadi meluas. Babinsa berharap kepada warga agar tidak membuka lahan baru dan membakarnya. Terlebih imbauan sudah terus dilakukan oleh pihaknya dan berharap kejadian ini tidak terjadi lagi di wilayah binaannya.

Baca Juga :  Banjir Kiriman Rendam Sengah Temila, Puluhan Warga Mengungsi

“Kami mengimbau agar masyarakat tidak melakukan kegiatan pembakaran hutan dan lahan, karena kegiatan itu melanggar hukum di samping itu juga demi kelestarian hutan di bumi khatulistiwa ini untuk anak cucu kita yang akan datang,” pungkasnya. (mif)

PERSONEL Koramil Air Besar melakukan patroli untuk mengecek titik api di Dusun Meroba, Desa Sepangah, Kecamatan Air Besar, Minggu (5/9). Di lokasi, Babinsa menemukan lahan dengan luas sekitar 1,6 sudah terbakar.

Babinsa Koramil 1201-12/ Air Besar Serda Masnar mengatakan titik api terpantau oleh satelit. Pihaknya pun mengecek sejumlah titik api hingga menemkan lokasi di Dusun Meroba. “Lokasi terbacanya titik hotspot tersebut merupakan lahan milik salah satu warga dusun Meroba desa Sepangah luasnya sekitar 1,6 hektare rencananya digunakan untuk lahan pertanian akan ditanami Padi, setelah itu ditanami kelapa sawit,” katanya.

Lanjut Masnar, saat ini kondisi api berhasil dipadamkan, sehingga tidak sempat merembet ke lokasi hutan yang lain sehingga menjadi meluas. Babinsa berharap kepada warga agar tidak membuka lahan baru dan membakarnya. Terlebih imbauan sudah terus dilakukan oleh pihaknya dan berharap kejadian ini tidak terjadi lagi di wilayah binaannya.

Baca Juga :  Ungkap 137 Kasus Selama Ops Pekat, Polres Landak Tetapkan 31 Tersangka

“Kami mengimbau agar masyarakat tidak melakukan kegiatan pembakaran hutan dan lahan, karena kegiatan itu melanggar hukum di samping itu juga demi kelestarian hutan di bumi khatulistiwa ini untuk anak cucu kita yang akan datang,” pungkasnya. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/