alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Persiapan Sekolah tatap Muka, Ratusan Siswa SMA Santo Benediktus Pahauman Jalani Tes Usap

NGABANG – Sebanyak 132 Siswa kelas XII SMA Santo Benediktur Pahauman menjalani tes usap Covid-19 oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Selasa (6/10). Kegiatan ini dilakukan sebagai persiapan pembelajaran tatap muka.

Kepala SMA Santo Benediktus, Ramli mengatakan sebanyak 132 siswa dan 32 guru dan staf sekolah menjalani tes usap. Tes usap, dilaksanakan dalam rangka persiapan tatap muka Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan memulai adaptasi kebiasaan baru dan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Hari ini (Selasa, red) di sekolah kita akan di laksanakan pengambilan usap test bagi dewan furu dan siswa/siswi, oleh sebab itu kita harus mengikuti petunjuk dari pihak Dinas Kesehatan Landak,” katanya.

Selama pelaksanaan proses tersebut, pihaknya bekerjasama dengan Puskesmas Pahauman dan Dinas Kesehatan Kabupaten Landak. Ia mengatakan, pelaksanaan tes usap di sekolahnya merupakan yang pertama kali dilakukan di lingkungan sekolah.
Menurut dia, hasil tes usap itu nantinya dapat dimanfaatkan pihak sekolah untuk menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka. Sebab, pelaksanaan tes usap kepada guru merupakan salah satu syarat KBM tatap muka.

Baca Juga :  Janji Bawa Keluhan Petani

Pelaksanaan tes usap massal dilakukan setelah pihak sekolah sudah mendaftarkan diri ke Dinas Kesehatan untuk kegiatan itu. Sementara sekolah yang belum mendapat jatah tes usap massal akan dilalukan selanjutnya.

“Pengambilan Usap tes dalam rangka persiapan tatap muka Kegiatan Belajar Mengajar bagi dewan guru dengan siswa/siswi kelas XII,” kata Ramli.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pegendalian Penyakit Dinas Kesehatan Landak dr. Pius Edwin mengatakan kegiatan tes usap dilakukan bertujuan untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. Sampel usap nantinya akan dikirim ke Laboratorium RS Untan Pontianak. “Sampel usap tersebut nantinya akan dikirim ke Laboratorium di Pontianak,” Jelasnya.

Kemudian, hasilnya akan keluar dalam beberapa waktu. Untuk itu, ia mengimbau siswa dan guru untuk dapat berada di rumah, hingga hasilnya keluar.

Baca Juga :  Bupati Ingatkan Disdikbud Bekerja Cepat

“Kami imbau masyarakat untuk menerapkan 4 M, yakni menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Kita ingin supaya warga masyarakat mau menerapkan 4M tersebut,” ungkap Pius.

Kapolsek Sengah Temila Ipda Yulianus Van Chanel yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan Polri siap mendukung upaya pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19, khususnya di Kabupaten Landak. Ia pun meminta masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan covid-19 yang dianjurkan oleh pemerintah.

“Test usap di lakukan utk mengetahui sejauh mana penularan Covid-19, Sehingga jika ada hasil yang positif agar perlu penanganan khusus dan dapat memutus penyebarannya,” kata Ipda Chanel. (mif)

NGABANG – Sebanyak 132 Siswa kelas XII SMA Santo Benediktur Pahauman menjalani tes usap Covid-19 oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Selasa (6/10). Kegiatan ini dilakukan sebagai persiapan pembelajaran tatap muka.

Kepala SMA Santo Benediktus, Ramli mengatakan sebanyak 132 siswa dan 32 guru dan staf sekolah menjalani tes usap. Tes usap, dilaksanakan dalam rangka persiapan tatap muka Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan memulai adaptasi kebiasaan baru dan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Hari ini (Selasa, red) di sekolah kita akan di laksanakan pengambilan usap test bagi dewan furu dan siswa/siswi, oleh sebab itu kita harus mengikuti petunjuk dari pihak Dinas Kesehatan Landak,” katanya.

Selama pelaksanaan proses tersebut, pihaknya bekerjasama dengan Puskesmas Pahauman dan Dinas Kesehatan Kabupaten Landak. Ia mengatakan, pelaksanaan tes usap di sekolahnya merupakan yang pertama kali dilakukan di lingkungan sekolah.
Menurut dia, hasil tes usap itu nantinya dapat dimanfaatkan pihak sekolah untuk menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka. Sebab, pelaksanaan tes usap kepada guru merupakan salah satu syarat KBM tatap muka.

Baca Juga :  Pontianak Post Sabet Juara Anugerah Jurnalistik BI Kalbar

Pelaksanaan tes usap massal dilakukan setelah pihak sekolah sudah mendaftarkan diri ke Dinas Kesehatan untuk kegiatan itu. Sementara sekolah yang belum mendapat jatah tes usap massal akan dilalukan selanjutnya.

“Pengambilan Usap tes dalam rangka persiapan tatap muka Kegiatan Belajar Mengajar bagi dewan guru dengan siswa/siswi kelas XII,” kata Ramli.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pegendalian Penyakit Dinas Kesehatan Landak dr. Pius Edwin mengatakan kegiatan tes usap dilakukan bertujuan untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. Sampel usap nantinya akan dikirim ke Laboratorium RS Untan Pontianak. “Sampel usap tersebut nantinya akan dikirim ke Laboratorium di Pontianak,” Jelasnya.

Kemudian, hasilnya akan keluar dalam beberapa waktu. Untuk itu, ia mengimbau siswa dan guru untuk dapat berada di rumah, hingga hasilnya keluar.

Baca Juga :  Kontingen Peparnas Kalbar Tambah 4 Emas Lagi

“Kami imbau masyarakat untuk menerapkan 4 M, yakni menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Kita ingin supaya warga masyarakat mau menerapkan 4M tersebut,” ungkap Pius.

Kapolsek Sengah Temila Ipda Yulianus Van Chanel yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan Polri siap mendukung upaya pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19, khususnya di Kabupaten Landak. Ia pun meminta masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan covid-19 yang dianjurkan oleh pemerintah.

“Test usap di lakukan utk mengetahui sejauh mana penularan Covid-19, Sehingga jika ada hasil yang positif agar perlu penanganan khusus dan dapat memutus penyebarannya,” kata Ipda Chanel. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/