alexametrics
26.7 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Tanam Padi dan Panen Benih Ikan di Antan Rayan

NGABANG – Bupati Landak Karolin Margret Natasa melakukan kegiatan tanam perdana padi pada Gapoktan Bamayak dan panen perdana bibit ikan nila dari UPR Aliran Sungai Bamayak bersama di Desa Antan Rayan, Kecamatan Ngabang, Rabu (5/5).

”Sebenarnya Kita punya potensi yang luar biasa, dengan lokasi ini ada sumber air yang sebenarnya kita bisa punya usaha yang sama tetapi segala sesuatu itu butuh proses, kerja keras dan usaha. Kita di Kabupaten Landak ini merupakan salah satu kabupaten yang menghasilkan pangan, Kita penduduk Landak jumlahnya 397.610 jiwa dengan kebutuhan beras pertahun berkisar 119.000 ton beras,” ucap Karolin di Ngabang, Rabu.

Selain itu, Bupati Karolin mengatakan bahwa pertanian di Kabupaten Landak masih mengalami beberapa kendala di lapangan, sehingga pemerintah terus berupaya membantu para petani dalam bidang pertanian tersebut.

Baca Juga :  Petani Desa Tolok Apresiasi Perbaikan Jalan

“Persoalan petani kita ini adalah pertama petaninya kurang kompak, kedua inovasi yang kurang seperti saat ini kita bisa melihat kombinasi antara pertanian padi dan budidaya ikan di sini dan yang terakhir kualitas padi kita masih dibawah standar sehingga saat ini kami terus berusaha memberikan varietas benih padi yang bagus,” terang Karolin.

Bupati juga mengajak masyarakat agar terus meningkatkan pertanian di Kabupaten Landak demi menjaga ketahanan pangan pada masa Pandemi Covid-19 ini.

“Dalam menjaga ketahanan pangan nasional, Saya mengajak masyarakat agar terus meningkatkan potensi yang ada seperti pertanian dan perikanan ini, sehingga di masa Pandemi Covid-19 ini kita terus dapat menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Landak,” tutup Karolin. (mif)

Baca Juga :  12 Desa Jadi Sasaran Percepatan Kemajuan

NGABANG – Bupati Landak Karolin Margret Natasa melakukan kegiatan tanam perdana padi pada Gapoktan Bamayak dan panen perdana bibit ikan nila dari UPR Aliran Sungai Bamayak bersama di Desa Antan Rayan, Kecamatan Ngabang, Rabu (5/5).

”Sebenarnya Kita punya potensi yang luar biasa, dengan lokasi ini ada sumber air yang sebenarnya kita bisa punya usaha yang sama tetapi segala sesuatu itu butuh proses, kerja keras dan usaha. Kita di Kabupaten Landak ini merupakan salah satu kabupaten yang menghasilkan pangan, Kita penduduk Landak jumlahnya 397.610 jiwa dengan kebutuhan beras pertahun berkisar 119.000 ton beras,” ucap Karolin di Ngabang, Rabu.

Selain itu, Bupati Karolin mengatakan bahwa pertanian di Kabupaten Landak masih mengalami beberapa kendala di lapangan, sehingga pemerintah terus berupaya membantu para petani dalam bidang pertanian tersebut.

Baca Juga :  Wali Kota Singkawang Positif Covid-19, Bupati Landak Berikan Dukungan

“Persoalan petani kita ini adalah pertama petaninya kurang kompak, kedua inovasi yang kurang seperti saat ini kita bisa melihat kombinasi antara pertanian padi dan budidaya ikan di sini dan yang terakhir kualitas padi kita masih dibawah standar sehingga saat ini kami terus berusaha memberikan varietas benih padi yang bagus,” terang Karolin.

Bupati juga mengajak masyarakat agar terus meningkatkan pertanian di Kabupaten Landak demi menjaga ketahanan pangan pada masa Pandemi Covid-19 ini.

“Dalam menjaga ketahanan pangan nasional, Saya mengajak masyarakat agar terus meningkatkan potensi yang ada seperti pertanian dan perikanan ini, sehingga di masa Pandemi Covid-19 ini kita terus dapat menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Landak,” tutup Karolin. (mif)

Baca Juga :  Fokus Gunakan Bibit Unggul, Upaya Tingkatkan Produktivitas Padi Kalbar

Most Read

Artikel Terbaru

/