alexametrics
26.7 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

Banjir Berangsur Surut, Bupati Karolin Minta Tetap Waspada

NGABANG – Banjir di sejumlah desa di Kabupaten Landak berangsur surut, Selasa (8/9). Meski begitu Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengingatkan masyarakat, perangkat desa, kecamatan serta OPD terkait untuk selalu waspada dengan bencana banjir, tanah longsor maupun angin puting beliung.

Saat ini kondisi banjir di Kabupaten Landak sudah berangsur surut di semua titik daerah yang terkena dampak banjir. Serta daerah yang terkena bencana longsor juga sudah dilakukan penanganan secara cepat dari Pemerintah Kabupaten Landak.

Terdapat 34 Dusun, 18 Desa dan 7 Kecamatan meliputi Kecamatan Ngabang, Menyuke, Menjalin, Meranti, Air Besar dan Kuala Behe yang terdampak banjir. Dengan total 1218 Kepala Keluarga (KK) dan 1714 rumah terendam banjir.

“Ini adalah banjir yang kelima untuk Kabupaten Landak, setiap banjir maupun bencana Pemda landak selalu memberikan bantuan dan pada saat banjir-banjir yang lalu Pemerintah telah menyiapkan bantuan yang juga di bantu oleh pemerintah provinsi berkaitan dengan penanganan pasca banjir.

Baca Juga :  Cegah Stunting Dimulai Dari Remaja

Sehingga Kami sudah membagikan kurang lebih 20 ton beras dan makanan siap saji kepda desa-desa yang terdampak banjir, dan juga melakukan evakuasi terhadap warga yang kondisi rumahnya tidak memungkinkan untuk ditinggal,” ungkap Karolin saat meninjau banjir di Ngabang, selasa (8/9).

Karolin menambahkan pihaknya juga akan mendata daerah pertanian yang terdampak banjir, agar pada pasca banjir dapat diidentifikasi secara cepat wilayah pertanian yang terdampak banjir agar dapat diberikan bantuan.

“Kita juga sedang mendata daerah pertanian yang terdampak banjir agar dapat diidentifikasi daerah-daerah yang gagal panen, sehingga Kami akan meyiapkan bantuan benih agar masyarakat Kita dapat menanam kembali,” terang Karolin.

Lebih lanjut Bupati Karolin menjelaskan beberapa sarana dan prasarana yang rusak juga akan segera diinventarisasi terlebih dahulu agar dapat dilakukan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga :  Renovasi Gereja Salib Suci Ngabang Dimulai

“Beberapa jembatan ada yang roboh, daerah ada yang terputus jalur transportasinya tentu akan Kami segera benahi kedepannya untuk membenahi jembatan, pembangunan jembatan darurat dan apapun bentuknya akan Pemerintah tangani,” jelas Karolin.

Bupati Karolin mengingatkan kepada masyarakat, perangkat desa, kecamatan serta OPD terkait untuk selalu waspada dengan kondisi cuaca saat ini. Karena berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG intensitas curah hujan masih tinggi di wilayah Kabupaten Landak.

“Saya meminta semua harus waspada walaupun banjir saat ini sudah berangsur surut, tetapi masyarakat serta perangkat desa, kecamatan dan OPD terkait harus terus siaga apabila terjadi lagi curah hujan yang tinggi di Kabupaten Landak,” tutup Karolin. (mif)

NGABANG – Banjir di sejumlah desa di Kabupaten Landak berangsur surut, Selasa (8/9). Meski begitu Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengingatkan masyarakat, perangkat desa, kecamatan serta OPD terkait untuk selalu waspada dengan bencana banjir, tanah longsor maupun angin puting beliung.

Saat ini kondisi banjir di Kabupaten Landak sudah berangsur surut di semua titik daerah yang terkena dampak banjir. Serta daerah yang terkena bencana longsor juga sudah dilakukan penanganan secara cepat dari Pemerintah Kabupaten Landak.

Terdapat 34 Dusun, 18 Desa dan 7 Kecamatan meliputi Kecamatan Ngabang, Menyuke, Menjalin, Meranti, Air Besar dan Kuala Behe yang terdampak banjir. Dengan total 1218 Kepala Keluarga (KK) dan 1714 rumah terendam banjir.

“Ini adalah banjir yang kelima untuk Kabupaten Landak, setiap banjir maupun bencana Pemda landak selalu memberikan bantuan dan pada saat banjir-banjir yang lalu Pemerintah telah menyiapkan bantuan yang juga di bantu oleh pemerintah provinsi berkaitan dengan penanganan pasca banjir.

Baca Juga :  Landak Zona Oranye, Karolin : Acara Pernikahan Maksimal Tamu 100 Orang

Sehingga Kami sudah membagikan kurang lebih 20 ton beras dan makanan siap saji kepda desa-desa yang terdampak banjir, dan juga melakukan evakuasi terhadap warga yang kondisi rumahnya tidak memungkinkan untuk ditinggal,” ungkap Karolin saat meninjau banjir di Ngabang, selasa (8/9).

Karolin menambahkan pihaknya juga akan mendata daerah pertanian yang terdampak banjir, agar pada pasca banjir dapat diidentifikasi secara cepat wilayah pertanian yang terdampak banjir agar dapat diberikan bantuan.

“Kita juga sedang mendata daerah pertanian yang terdampak banjir agar dapat diidentifikasi daerah-daerah yang gagal panen, sehingga Kami akan meyiapkan bantuan benih agar masyarakat Kita dapat menanam kembali,” terang Karolin.

Lebih lanjut Bupati Karolin menjelaskan beberapa sarana dan prasarana yang rusak juga akan segera diinventarisasi terlebih dahulu agar dapat dilakukan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga :  Cegah Stunting Dimulai Dari Remaja

“Beberapa jembatan ada yang roboh, daerah ada yang terputus jalur transportasinya tentu akan Kami segera benahi kedepannya untuk membenahi jembatan, pembangunan jembatan darurat dan apapun bentuknya akan Pemerintah tangani,” jelas Karolin.

Bupati Karolin mengingatkan kepada masyarakat, perangkat desa, kecamatan serta OPD terkait untuk selalu waspada dengan kondisi cuaca saat ini. Karena berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG intensitas curah hujan masih tinggi di wilayah Kabupaten Landak.

“Saya meminta semua harus waspada walaupun banjir saat ini sudah berangsur surut, tetapi masyarakat serta perangkat desa, kecamatan dan OPD terkait harus terus siaga apabila terjadi lagi curah hujan yang tinggi di Kabupaten Landak,” tutup Karolin. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/