alexametrics
27.8 C
Pontianak
Tuesday, July 5, 2022

Operasi Pekat Sasar Perjudian dan Miras

NGABANG – Kepolisian Resor Landak menggiatkan operasi penyakit masyarakat (Pekat) untuk menjaga kodusifitas selama Nataru di daerah tersebut. Kegiatan Operasi Pekat dilaksanakan di di tiap sektornya menyasar judi dan minuman keras di sejumlah warung, Senin (6/12). Puluhan botol minuman keras berbagai merk dan tradisional jenis arak diamankan petugas.

Di Meranti, jajaran Polsek melaksanakan Operasi Pekat dengan menargetkan peredaran minuman keras yang di jual di warung-warung milik warga di Dusun Jelayan Desa Meranti Kecamatan Meranti. Dalam kegiatan tersebut, Kanit Samapta Polsek Meranti Bripka Oktapianus Pius dan anggota Polsek Meranti menyasari warung-warung yang disinyalir ada menjual minuman keras.

“Malam ini kita melakukan kegiatan Operasi Pekat Kapuas 2021 dengan sasaran miras, dengan menyisir warung – warung yang diduga ada menjual miras jenis Arak,” ucap Kanit Samapta di Meranti.

Baca Juga :  Covid Belum Reda, 11 Muda Mudi Sanggau Pesta Miras

Saat kegiatan, ada ditemukan beberapa minuman keras jenis Arak yang dijual oleh salah satu warga pemilik warung sebanyak 3 botol Nestle ukuran 600 mili, walaupun jumlahnya tidak banyak, barang bukti tersebut tetap di amankan oleh Polisi. “Sedangkan pemilik warung yang menjual di berikan teguran tertulis dengan membuat surat pernyataan untuk tidak menjual kembali minuman keras jenis Arak tersebut,” ungkapnya.

Sementara di wilayah Sengah Temila, Operasi Pekat II kapuas 2021 yang di gelar malam itu menyasar judi dan warung yang diduga ada menjual miras. Dalam Ops Pekat, Kapolsek Sengah Temila Ipda Chanel menjelaskan, di warung milik HO, (55) ditemukan permainan Judi Kartu (Pes) namun pelaku melarikan diri saat Anggota tiba. Terhadap pemilik warung dibuatkan surat pernyataan.

Baca Juga :  Operasi Pekat Dimulai

Sedangkan di warung FA (55) warga Desa Paloan di temukan serta di amankan 1 (satu) drigen 5 liter miras jenis Tuak dan 1 liter miras jenis Arak Putih. Dan di warung SY (58) juga di temukan serta di amankan 1 liter miras jenis tajok selanjutnya pemilik warung membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya yakni menjual miras.

“Selama Kegiatan situasi berjalan Aman, Lancar dan Kondusif. Operasi ini dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulai tanggal 01 Desember 2021 hingga 14 Desember 2021,” pungkas Chanel.(mif)

NGABANG – Kepolisian Resor Landak menggiatkan operasi penyakit masyarakat (Pekat) untuk menjaga kodusifitas selama Nataru di daerah tersebut. Kegiatan Operasi Pekat dilaksanakan di di tiap sektornya menyasar judi dan minuman keras di sejumlah warung, Senin (6/12). Puluhan botol minuman keras berbagai merk dan tradisional jenis arak diamankan petugas.

Di Meranti, jajaran Polsek melaksanakan Operasi Pekat dengan menargetkan peredaran minuman keras yang di jual di warung-warung milik warga di Dusun Jelayan Desa Meranti Kecamatan Meranti. Dalam kegiatan tersebut, Kanit Samapta Polsek Meranti Bripka Oktapianus Pius dan anggota Polsek Meranti menyasari warung-warung yang disinyalir ada menjual minuman keras.

“Malam ini kita melakukan kegiatan Operasi Pekat Kapuas 2021 dengan sasaran miras, dengan menyisir warung – warung yang diduga ada menjual miras jenis Arak,” ucap Kanit Samapta di Meranti.

Baca Juga :  Salurkan Bantuan Makanan Selama Ramadan

Saat kegiatan, ada ditemukan beberapa minuman keras jenis Arak yang dijual oleh salah satu warga pemilik warung sebanyak 3 botol Nestle ukuran 600 mili, walaupun jumlahnya tidak banyak, barang bukti tersebut tetap di amankan oleh Polisi. “Sedangkan pemilik warung yang menjual di berikan teguran tertulis dengan membuat surat pernyataan untuk tidak menjual kembali minuman keras jenis Arak tersebut,” ungkapnya.

Sementara di wilayah Sengah Temila, Operasi Pekat II kapuas 2021 yang di gelar malam itu menyasar judi dan warung yang diduga ada menjual miras. Dalam Ops Pekat, Kapolsek Sengah Temila Ipda Chanel menjelaskan, di warung milik HO, (55) ditemukan permainan Judi Kartu (Pes) namun pelaku melarikan diri saat Anggota tiba. Terhadap pemilik warung dibuatkan surat pernyataan.

Baca Juga :  RSUD Landak Batasi Pengunjung Pasien

Sedangkan di warung FA (55) warga Desa Paloan di temukan serta di amankan 1 (satu) drigen 5 liter miras jenis Tuak dan 1 liter miras jenis Arak Putih. Dan di warung SY (58) juga di temukan serta di amankan 1 liter miras jenis tajok selanjutnya pemilik warung membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya yakni menjual miras.

“Selama Kegiatan situasi berjalan Aman, Lancar dan Kondusif. Operasi ini dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulai tanggal 01 Desember 2021 hingga 14 Desember 2021,” pungkas Chanel.(mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/