alexametrics
32.8 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

Bupati: Latih Otot Motorik Anak

Pemkab Gelar Lomba Mewarnai

NGABANG – Ratusan anak-anak memadati Taman Kota Intan, Jumat (7/2) sore. Mereka berbondong-bondong mengikuti lomba mewarnai tingkat Pendidikan Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar yang digelar Pemkab Landak.

Ada 120 peserta yang telah mengikuti perlombaan mewarnai ini terdiri dari anak Laki-laki dan anak perempuan, Pendidikan Usia Dini (PAUD) berjumlah 45 orang dan Sekolah Dasar (SD) berjumlah 75 orang.

Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa, usai membuka lomba mewarnai tersebut mengatakan lomba mewarnai ini adalah salah satu cara untuk melatih motorik pada anak-anak. Jika nanti anak-anak sudah mewarnai gambar dengan betul, di dalam garis dan garisnya sama, berati anak tersebut otot-otot tanganya secar motorik halus dan kasarnya sudah bekerja bagus.

Baca Juga :  Nakes Landak Mulai Terima Vaksin Dosis Ketiga

“Sebelum anak-anak diajari untuk menulis, lebih baiknya untuk melatih otot-otot anak tersebut dengan gampang dan sederhana yaitu mewarnai gambar seperti perlombaan yang Kita adakan ini,” jelas bupati.

Lebih lanjut ia mengatakan, banyak cara yang bisa melatih otot-otot pada anak salah satunya dengan cara melatih anak-anak untuk menumbuk.

“Menurut ilmu kedokteran dan pendidikan latihan menumbuk itu adalah salah satu cara untuk memperkuat tangan dan jari-jari pada anak, sehingga ketika anak-anak memegang pulpen atau pensil untuk belajar menulis tangannya sudah kuat, gridnya sudah sangat bagus, itulah salah satu melatih anak-anak sejak usia dini,” terang Karolin.

Kegiatan yang baru pertama kalinya diadakan oleh pemerintah Kabupaten Landak ini disambut dengan antusias masyarakat untuk mengikuti kegiatan lomba mewarnai gambar ini luar biasa ramainya.

Baca Juga :  Rapat Bahas RAPBD 2021, Dewan Landak Harap Pendapatan Meningkat

“Kedepannya kegiatan seperti ini akan terus kita adakan, untuk melatih anak-anak dalam belajar sambil bermain, dan kedepanya juga Taman Kota Intan Ngabang ini akan terus kita benahi sebaik mungkin sebagai ruang edukasi publik, agar anak-anak lebih asik untuk bermain sambil belajar,” tutup Karolin. (mif)

Pemkab Gelar Lomba Mewarnai

NGABANG – Ratusan anak-anak memadati Taman Kota Intan, Jumat (7/2) sore. Mereka berbondong-bondong mengikuti lomba mewarnai tingkat Pendidikan Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar yang digelar Pemkab Landak.

Ada 120 peserta yang telah mengikuti perlombaan mewarnai ini terdiri dari anak Laki-laki dan anak perempuan, Pendidikan Usia Dini (PAUD) berjumlah 45 orang dan Sekolah Dasar (SD) berjumlah 75 orang.

Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa, usai membuka lomba mewarnai tersebut mengatakan lomba mewarnai ini adalah salah satu cara untuk melatih motorik pada anak-anak. Jika nanti anak-anak sudah mewarnai gambar dengan betul, di dalam garis dan garisnya sama, berati anak tersebut otot-otot tanganya secar motorik halus dan kasarnya sudah bekerja bagus.

Baca Juga :  Tangkal Hoax Virus Corona  

“Sebelum anak-anak diajari untuk menulis, lebih baiknya untuk melatih otot-otot anak tersebut dengan gampang dan sederhana yaitu mewarnai gambar seperti perlombaan yang Kita adakan ini,” jelas bupati.

Lebih lanjut ia mengatakan, banyak cara yang bisa melatih otot-otot pada anak salah satunya dengan cara melatih anak-anak untuk menumbuk.

“Menurut ilmu kedokteran dan pendidikan latihan menumbuk itu adalah salah satu cara untuk memperkuat tangan dan jari-jari pada anak, sehingga ketika anak-anak memegang pulpen atau pensil untuk belajar menulis tangannya sudah kuat, gridnya sudah sangat bagus, itulah salah satu melatih anak-anak sejak usia dini,” terang Karolin.

Kegiatan yang baru pertama kalinya diadakan oleh pemerintah Kabupaten Landak ini disambut dengan antusias masyarakat untuk mengikuti kegiatan lomba mewarnai gambar ini luar biasa ramainya.

Baca Juga :  Nakes Landak Mulai Terima Vaksin Dosis Ketiga

“Kedepannya kegiatan seperti ini akan terus kita adakan, untuk melatih anak-anak dalam belajar sambil bermain, dan kedepanya juga Taman Kota Intan Ngabang ini akan terus kita benahi sebaik mungkin sebagai ruang edukasi publik, agar anak-anak lebih asik untuk bermain sambil belajar,” tutup Karolin. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/