alexametrics
30.6 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Vaksinasi Dosis Kedua Landak Dimulai

NGABANG – Pemerintah Kabupaten Landak memulai vaksinasi Covid-19 dosis kedua, Rabu (10/2). Vaksinasi dosis kedua ini merupakan lanjutan vaksinasi dosis pertama yang dilakukan pada 27 Januari lalu.

Proses vaksinasi dosis kedua ini langsung dipantau Bupati Landak Karolin Margret Natasa dan didampingi Kepala Dinas Kesehatan Subanri. Sejumlah pejabat menjadi yang pertama kali mengikuti vaksinasi dosis kedua ini, yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Landak, Kapolres Landak, Ketua DPRD Landak, Danyon Armed Ngabang, Kepala BPS Landak serta pejabat lainya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak Subanri mengatakan, hari itu merupakan proses penyuntikan vaksin Covid-19 Dosis kedua untuk sepuluh Pejabat Forkopimda Landak. Orang-orang yang menerima vaksin dosis kedua ini sama dengan orang yang menerima vaksin dosis pertama.

Baca Juga :  Bantah Tak Serius Tangani Covid-19

“Hari ini kurang lebih ada 10 pejabat Forkopimda Landak yang kembali divaksinasi dosis ketua yang 14 hari sebelumnya mereka juga sudah divaksin,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Dosis kedua ini diberikan dengan jangka waktu 14 hari dari pemberian dosis pertama. Vaksin Covid-19 yang diberikan adalah vaksin yang sama saat pemberian dosis pertama yaitu vaksin Sinovac. Alur pemberian vaksin dosis kedua ini sama dengan saat pemberian dosis pertama yaitu tetap berlangsung dengan protokol kesehatan dan alur pelayanan yang sesuai.

Subanri mengatakan, Setelah pemberian vaksin Covid-19 dosis lengkap, tidak serta merta dapat lalai dengan tidak menerapkan protokol kesehatan yaitu 3 M (Memakasi masker, Mencuci tangan dan Menjaga Jarak).

Baca Juga :  Kalbar Terima 18 Ribu Vaksin

“Protokol kesehatan tetap wajib dilaksanakan dan didukung dengan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19,” katanya.

Pada tahap pertama proses vaksinasi untuk tenaga kesehatan di Kabupaten Landak telah mencapai angka 64,89 persen.

“Sebenarnya kita bisa mencapai angka di atas 80 sampai 90 persen untuk vaksinasi nakes tapi ada kendala dimana banyak dari nakes di Landak yang sebelumnya pernah konfirmasi positif sehingga tidak bisa dilakukan vaksinasi,” jelasny.

Akan tetapi, kata dia, baru-baru ini sudah keluar petunjuk teknis yang menyatakan bahwa untuk nakes yang pernah konfirmasi positif boleh dilakukan vaksinasi.

“Sehingga dalam 2-3 hari ini pasti akan ada tambahan nakes yang akan divaksinasi Covid-19,” tutupnya. (mif)

NGABANG – Pemerintah Kabupaten Landak memulai vaksinasi Covid-19 dosis kedua, Rabu (10/2). Vaksinasi dosis kedua ini merupakan lanjutan vaksinasi dosis pertama yang dilakukan pada 27 Januari lalu.

Proses vaksinasi dosis kedua ini langsung dipantau Bupati Landak Karolin Margret Natasa dan didampingi Kepala Dinas Kesehatan Subanri. Sejumlah pejabat menjadi yang pertama kali mengikuti vaksinasi dosis kedua ini, yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Landak, Kapolres Landak, Ketua DPRD Landak, Danyon Armed Ngabang, Kepala BPS Landak serta pejabat lainya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak Subanri mengatakan, hari itu merupakan proses penyuntikan vaksin Covid-19 Dosis kedua untuk sepuluh Pejabat Forkopimda Landak. Orang-orang yang menerima vaksin dosis kedua ini sama dengan orang yang menerima vaksin dosis pertama.

Baca Juga :  Pedagang Berharap Jelang Kemerdekaan Peroleh Keuntungan

“Hari ini kurang lebih ada 10 pejabat Forkopimda Landak yang kembali divaksinasi dosis ketua yang 14 hari sebelumnya mereka juga sudah divaksin,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Dosis kedua ini diberikan dengan jangka waktu 14 hari dari pemberian dosis pertama. Vaksin Covid-19 yang diberikan adalah vaksin yang sama saat pemberian dosis pertama yaitu vaksin Sinovac. Alur pemberian vaksin dosis kedua ini sama dengan saat pemberian dosis pertama yaitu tetap berlangsung dengan protokol kesehatan dan alur pelayanan yang sesuai.

Subanri mengatakan, Setelah pemberian vaksin Covid-19 dosis lengkap, tidak serta merta dapat lalai dengan tidak menerapkan protokol kesehatan yaitu 3 M (Memakasi masker, Mencuci tangan dan Menjaga Jarak).

Baca Juga :  Jenazah Pratu Bagus Dikebumikan di Taman Makam Pahlawan

“Protokol kesehatan tetap wajib dilaksanakan dan didukung dengan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19,” katanya.

Pada tahap pertama proses vaksinasi untuk tenaga kesehatan di Kabupaten Landak telah mencapai angka 64,89 persen.

“Sebenarnya kita bisa mencapai angka di atas 80 sampai 90 persen untuk vaksinasi nakes tapi ada kendala dimana banyak dari nakes di Landak yang sebelumnya pernah konfirmasi positif sehingga tidak bisa dilakukan vaksinasi,” jelasny.

Akan tetapi, kata dia, baru-baru ini sudah keluar petunjuk teknis yang menyatakan bahwa untuk nakes yang pernah konfirmasi positif boleh dilakukan vaksinasi.

“Sehingga dalam 2-3 hari ini pasti akan ada tambahan nakes yang akan divaksinasi Covid-19,” tutupnya. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/