alexametrics
27.8 C
Pontianak
Friday, August 19, 2022

Sempat Nihil Positif Covid-19, Landak Tambah 12 Kasus

NGABANG – Setelah sempat nihil selama 6 hari, Kabupaten Landak kembali mencatatkan kasus konfirmasi positif Covid-19 baru, Selasa (9/6). Penambahan kasus baru Covid-19 di Landak mencapai 12 pasien.

Kabupaten Landak sempat menjadi sorotan setelah sempat menyembuhkan semua pasien Covid-19 pada Kamis (4/6) lalu. Namun, wilayah tersebut menduduki peringkat ketiga kabupaten/kota dengan kasus konfirmasi terbanyak di bawah Pontianak dan Ketapang dengan Total 17 kasus positif Covid-19.

Landak pun kini masuk dalam kategori transmisi lokal karena telah terjadi penularan antar penduduk antar satu wilayah. Sebelumnya, wilayah dengan status transmisi lokal Covid-19 di Kalbar adalah Pontianak, Singkawang, Ketapang, Kubu Raya, Sintang dan Melawi.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa menjelaskan kedua belas pasien tersebut merupakan warga berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) yang hasil uji swabnya baru keluar pada Senin (8/6) dari Laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Jakarta.

Baca Juga :  Menjajal Wisata Air Merah

Kedua belas pasien ini tersebar di Kecamatan Ngabang lima pasien, Sengah Temila empat, Mandor satu, Kuala Behe satu dan Banyuke Hulu satu pasien.
Ia menjelaskan, menjelaskan pihaknya menindaklanjuti dengan melakukan pengawasan ketat terhadap kasus konfirmasi positif sambil terus meningkatkan pelacakan dan perluasan screening test.

“Akan kita tindaklanjuti dengan memonitor ketat terhadap kasus konfirmasi positif sambil terus meningkatkan pelacakan dan perluasan screening test. Sebenarnya pasien-pasien ini rata-rata sudah isolasi mandiri sejak dinyatakan reaktif rapid test,” terang Karolin di Ngabang, selasa (09/06/20).

Karolin juga meminta masyarakat untuk tetap mengikuti aturan protokol kesehatan dari pemerintah, guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Saya meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik serta tetap mengikuti aturan protokol kesehatan, agar kita dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kabupaten Landak,” tutup Karolin. (mif)

Baca Juga :  Laksanakan Misa Bersama Masyarakat Jelimpo

NGABANG – Setelah sempat nihil selama 6 hari, Kabupaten Landak kembali mencatatkan kasus konfirmasi positif Covid-19 baru, Selasa (9/6). Penambahan kasus baru Covid-19 di Landak mencapai 12 pasien.

Kabupaten Landak sempat menjadi sorotan setelah sempat menyembuhkan semua pasien Covid-19 pada Kamis (4/6) lalu. Namun, wilayah tersebut menduduki peringkat ketiga kabupaten/kota dengan kasus konfirmasi terbanyak di bawah Pontianak dan Ketapang dengan Total 17 kasus positif Covid-19.

Landak pun kini masuk dalam kategori transmisi lokal karena telah terjadi penularan antar penduduk antar satu wilayah. Sebelumnya, wilayah dengan status transmisi lokal Covid-19 di Kalbar adalah Pontianak, Singkawang, Ketapang, Kubu Raya, Sintang dan Melawi.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa menjelaskan kedua belas pasien tersebut merupakan warga berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) yang hasil uji swabnya baru keluar pada Senin (8/6) dari Laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Jakarta.

Baca Juga :  Satgas TMMD Bantu Warga Desa Tolok Alirkan Air Bersih

Kedua belas pasien ini tersebar di Kecamatan Ngabang lima pasien, Sengah Temila empat, Mandor satu, Kuala Behe satu dan Banyuke Hulu satu pasien.
Ia menjelaskan, menjelaskan pihaknya menindaklanjuti dengan melakukan pengawasan ketat terhadap kasus konfirmasi positif sambil terus meningkatkan pelacakan dan perluasan screening test.

“Akan kita tindaklanjuti dengan memonitor ketat terhadap kasus konfirmasi positif sambil terus meningkatkan pelacakan dan perluasan screening test. Sebenarnya pasien-pasien ini rata-rata sudah isolasi mandiri sejak dinyatakan reaktif rapid test,” terang Karolin di Ngabang, selasa (09/06/20).

Karolin juga meminta masyarakat untuk tetap mengikuti aturan protokol kesehatan dari pemerintah, guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Saya meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik serta tetap mengikuti aturan protokol kesehatan, agar kita dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kabupaten Landak,” tutup Karolin. (mif)

Baca Juga :  PT SMS dan PT MAK Salurkan Bantuan Disinfektan dan Hand Sanitizer ke Pemkab Landak

Most Read

Artikel Terbaru

/