alexametrics
23.9 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Bupati Sampaikan Pidato Pengantar dan Nota Keuangan RAPBD TA 2022

NGABANG – Bupati Landak menyampaikan pidato pengantar dan Nota Keuangan RAPBD Kabupaten Landak Tahun Anggaran 2022 kepada DPRD Kabupaten Landak dalam rapat paripurna yang digelar di ruang rapat utama gedung DPRD Landak, Senin (8/11).

Ketua DPRD Landak Heri Saman mengatakan bahwa pihaknya telah mendengarkan Pengantar Dan Nota Keuangan RAPBD Kabupaten Landak Tahun Anggaran 2022 yang disampaikan oleh PLT Bupati Landak.

“Dalam pidato tadi sudah disampaikan secara struktur APBD baik dari segi pendapatan asli daerah maupun juga dari belanja, kita inginnya ini segera dibahas sehingga nanti bisa kita sahkan dengan tepat waktu, dan besok agendanya pandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota keuangan ini. Intinya kalau dilihat dari penyampaian PLT Bupati Landak tadi, ini masih dititik beratkan pada urusan wajib pelayanan dasar terutama urusan pendidikan dan kesehatan masih diutamakan,” ungkap Heri Saman ditemui usai rapat.

Baca Juga :  Target 21 Desember Perda Disahkan

Lebih lanjut Ia mengatakan untuk mendorong peningkatkan PAD Landak di tahun 2022 mendatang, BPHTB merupakan sektor yang paling primadona untuk dioptimalkan. Menurutnya, proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022 ini, berpedoman pada peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022.

“Kita lihat sektor-sektor untuk meningkatkan pendapatan yang di amanat kepada kita, terutama berkenaan dengan pajak-pajak, dan terlebih salah satu primadona kita yaitu BPHTB, untuk itu BPHTB ini harus di optimalkan, “harapnya.

Sementara itu PLT Bupati Landak Herculanus Heriadi mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan Pengantar Dan Nota Keuangan RAPBD Kabupaten Landak Tahun Anggaran 2022.

Baca Juga :  Pembahasan Raperda Kabupaten Layak Anak Dilanjut

“Saya sampaikan pagu indikatif untuk Pendapatan secara umum, bahwa RAPBD Tahun Anggaran 2022 ini belum memuat Pendapatan Transfer Pusat dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Insentif Daerah (DID),” katanya.

Secara garis besar pagu indikatif berdasarkan hasilnya proyeksi pendapatan dengan rincian, yakni Pendapatan, Anggaran Pendapatan ditargetkan sebesar Rp1,020 triliun. Belanja, Anggaran belanja dialokasikan sebesar Rp1,043 triliun. Dan, pembiayaan, dari sisi pembiayaan Struktur Penerimaan dan Pengeluaran Pembiayaan terdiri dari; Penerimaan Pembiayaan Daerah sebesar Rp30,000 miliar, dan Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp7 miliar.

Dalam penyampaiannya, Ia pun berharap kepada para SKPD agar memperhatikan kebutuhan utama masyarakat ketika melaksanakan perencanaan penganggaran. “Saya minta SKPD dalam melakukan perencanaan penganggaran nanti, harus lebih tepat dan melihat sasaran yang betul-betul dibutuhkan oleh masyarakat kita,” harapnya.(mif)

NGABANG – Bupati Landak menyampaikan pidato pengantar dan Nota Keuangan RAPBD Kabupaten Landak Tahun Anggaran 2022 kepada DPRD Kabupaten Landak dalam rapat paripurna yang digelar di ruang rapat utama gedung DPRD Landak, Senin (8/11).

Ketua DPRD Landak Heri Saman mengatakan bahwa pihaknya telah mendengarkan Pengantar Dan Nota Keuangan RAPBD Kabupaten Landak Tahun Anggaran 2022 yang disampaikan oleh PLT Bupati Landak.

“Dalam pidato tadi sudah disampaikan secara struktur APBD baik dari segi pendapatan asli daerah maupun juga dari belanja, kita inginnya ini segera dibahas sehingga nanti bisa kita sahkan dengan tepat waktu, dan besok agendanya pandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota keuangan ini. Intinya kalau dilihat dari penyampaian PLT Bupati Landak tadi, ini masih dititik beratkan pada urusan wajib pelayanan dasar terutama urusan pendidikan dan kesehatan masih diutamakan,” ungkap Heri Saman ditemui usai rapat.

Baca Juga :  Tanam Padi dan Panen Benih Ikan di Antan Rayan

Lebih lanjut Ia mengatakan untuk mendorong peningkatkan PAD Landak di tahun 2022 mendatang, BPHTB merupakan sektor yang paling primadona untuk dioptimalkan. Menurutnya, proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022 ini, berpedoman pada peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022.

“Kita lihat sektor-sektor untuk meningkatkan pendapatan yang di amanat kepada kita, terutama berkenaan dengan pajak-pajak, dan terlebih salah satu primadona kita yaitu BPHTB, untuk itu BPHTB ini harus di optimalkan, “harapnya.

Sementara itu PLT Bupati Landak Herculanus Heriadi mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan Pengantar Dan Nota Keuangan RAPBD Kabupaten Landak Tahun Anggaran 2022.

Baca Juga :  Dewan Landak Harap OPD Miliki Inovasi Pelayanan

“Saya sampaikan pagu indikatif untuk Pendapatan secara umum, bahwa RAPBD Tahun Anggaran 2022 ini belum memuat Pendapatan Transfer Pusat dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Insentif Daerah (DID),” katanya.

Secara garis besar pagu indikatif berdasarkan hasilnya proyeksi pendapatan dengan rincian, yakni Pendapatan, Anggaran Pendapatan ditargetkan sebesar Rp1,020 triliun. Belanja, Anggaran belanja dialokasikan sebesar Rp1,043 triliun. Dan, pembiayaan, dari sisi pembiayaan Struktur Penerimaan dan Pengeluaran Pembiayaan terdiri dari; Penerimaan Pembiayaan Daerah sebesar Rp30,000 miliar, dan Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp7 miliar.

Dalam penyampaiannya, Ia pun berharap kepada para SKPD agar memperhatikan kebutuhan utama masyarakat ketika melaksanakan perencanaan penganggaran. “Saya minta SKPD dalam melakukan perencanaan penganggaran nanti, harus lebih tepat dan melihat sasaran yang betul-betul dibutuhkan oleh masyarakat kita,” harapnya.(mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/