alexametrics
33.9 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Keluarga Korban Tunggu Kabar Resmi

NGABANG – Salah seorang penumpang dari pesawat Sriwijaya Air yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu berasal dari Dusun Ngarak Desa Ngarak, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak. Pihak keluarga pun masih menunggu kabar resmi dari pihak terkait perihal kabar keluarganya.

Penumpang asal Kabupaten Landak, atas nama Yohanes Suherdi. Babinsa juga sudah ke kediamannya di Dusun Ngarak, Kecamatan Mandor. Dikatakan Dandim Mempawah – Landak, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, pihaknya sudah mengunjungi pihak keluarga untuk memastikan kabar tersebut.

“Babinsa kami sudah mengecek alamat penumpang asal Mempawah dan Landak. Dari penuturan keluarga, kerabat mereka betul berada di pesawat itu,” ungkap Dandim Sabtu (9/1) malam.

Baca Juga :  Cegah Kebakaran Meluas Akibat Korsleting Listrik

Sementara dua warga Kabupaten Mempawah yang berada dalam pesawat Sriwijaya dari Jakarta menuju Pontianak, masing-masing Muhammad Nur Kholifatul Amin dan isterinya Agus Minarni. “Suaminya ustaz di Pondok Pesantren Sengkubang, sedangkan istrinya guru di SMA Negeri 1 Mempawah,” tambah Dwi Agung.

Hingga pukul 23.00 WIB, kediaman sepasang suami isteri itu di Komplek Kampus I Pondok Pesantren Sarussalam di Sengkubang terlihat sepi.

“Hanya ada beberapa kerabat dekat yang mendatangi. Pihak keluarga, menurut Dandim, masih menunggu informasi resmi dari pihak terkait mengenai kondisi pasangan guru agama tersebut,” pungkasnya. (mif)

NGABANG – Salah seorang penumpang dari pesawat Sriwijaya Air yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu berasal dari Dusun Ngarak Desa Ngarak, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak. Pihak keluarga pun masih menunggu kabar resmi dari pihak terkait perihal kabar keluarganya.

Penumpang asal Kabupaten Landak, atas nama Yohanes Suherdi. Babinsa juga sudah ke kediamannya di Dusun Ngarak, Kecamatan Mandor. Dikatakan Dandim Mempawah – Landak, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, pihaknya sudah mengunjungi pihak keluarga untuk memastikan kabar tersebut.

“Babinsa kami sudah mengecek alamat penumpang asal Mempawah dan Landak. Dari penuturan keluarga, kerabat mereka betul berada di pesawat itu,” ungkap Dandim Sabtu (9/1) malam.

Baca Juga :  Tragedi Sriwijaya Air dan Tugas Kemanusiaan di Dalam Laut

Sementara dua warga Kabupaten Mempawah yang berada dalam pesawat Sriwijaya dari Jakarta menuju Pontianak, masing-masing Muhammad Nur Kholifatul Amin dan isterinya Agus Minarni. “Suaminya ustaz di Pondok Pesantren Sengkubang, sedangkan istrinya guru di SMA Negeri 1 Mempawah,” tambah Dwi Agung.

Hingga pukul 23.00 WIB, kediaman sepasang suami isteri itu di Komplek Kampus I Pondok Pesantren Sarussalam di Sengkubang terlihat sepi.

“Hanya ada beberapa kerabat dekat yang mendatangi. Pihak keluarga, menurut Dandim, masih menunggu informasi resmi dari pihak terkait mengenai kondisi pasangan guru agama tersebut,” pungkasnya. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/