alexametrics
24.4 C
Pontianak
Tuesday, August 9, 2022

Musrenbang Kecamatan Kuala Behe, Dewan Landak Harap Tampung Keluhan Masyarakat

NGABANG – Anggota DPRD Landak Dapil 5, Rudi mengharapkan Musrenbang dapat menampung keluhan masyarakat, terutama mengenai kondisi jalan desa yang rusak.

Hal tersebut dikatakannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang) di Kecamatan Kuala Behe, Rabu (10/2).

Ia menjelaskan, dari sebelas Kepala Desa yang hadir dan Ketua BPD, hampir semua mengeluh atau mengusulkan infrastruktur karena semua akses jalan ke desa-desa Behe Hulu seperti Desa Angkanyar, Kedama, Sehe, Ampar, dan Tanjung balai, Permit dan Semedang akses jalannya hancur, termasuk jalan simpang Kuala Behe ke Kuala Behe juga hancur.

“Jadi dari hasil Musrenbang ini, saya selaku Wakil dari Dapil 5 ini, kiranya Eksekutif dapat mengalokasikan Anggaran Atau Dana ke tempat-tempat yang sangat fatal karena akses jalan adalah salah satu prasarana masyarakat didalam melakukan kegiatan ekonomi jika akses nya terkendala maka masyarakat di Behe hulu sangat sulit,” ungkap Rudi.

Baca Juga :  Gelar Doa dan Keakraban Makan Bersama

Ia menyampaikan bahwa Musrenbang ini dalam rangka mendengarkan usulan-usulan dari para Kades maupun perwakilannya, terkait rencana pembangunan di desanya masing-masing pada tahun 2022 mendatang.

“Semoga melalui musrenbang ini, apa yang menjadi keinginan kita bersama dapat terealisasi. Jika apa yang sudah kita usulkan tapi belum terwujud, harapannya jangan bosan-bosan untuk mengusulkannya. Karena menyuarakan hal yang baik berkali-kali bukan lah hal yang salah, “ucap Rudi.

ia menambahkan, sebagai anggota DPRD Landak tentunya akan bersikap adil dalam memperjuangkan apa yang menjadi keluhan masyarakat.

“Kami selaku DPRD Landak akan mengawal usulan prioritas dari masyarakat, walaupun kita ketahui bersama pemerintah masih konsen mengatasi pandemi covid-19 yang terjadi saat ini,” katanya.

Baca Juga :  Polisi Akan Selidiki Ambruknya Jembatan Sungai Keli

Sementara itu, Camat Kuala Behe, Richy mengatakan Musrenbang ini merupakan kegiatan tahunan, melalui rencana pembangunan yang diusulkan, tentunya pemerintah akan berlaku sama, maka dari itu silahkan usulkan pembangunan yang sifatnya prioritas.

“Dari sebelas desa yang ada di Kecamatan Kuala Behe ini, tentunya masing-masing desa sudah mempersiapkan usulan melalui musrenbang desa. Harapannya usulan yang diajukan benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat, benar-benar usulan yang diprioritaskan. Cuman memang kondisinya belum memungkinkan, mengingat situasi pandemi covid-19 saat ini, karena anggaran banyak terpakai untuk mengatasi wabah ini. Tapi silahkan ajukan kembali mana usulan-usulan yang belum terealisasi,” ungkap Richy. (mif/MC DPRD)

NGABANG – Anggota DPRD Landak Dapil 5, Rudi mengharapkan Musrenbang dapat menampung keluhan masyarakat, terutama mengenai kondisi jalan desa yang rusak.

Hal tersebut dikatakannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang) di Kecamatan Kuala Behe, Rabu (10/2).

Ia menjelaskan, dari sebelas Kepala Desa yang hadir dan Ketua BPD, hampir semua mengeluh atau mengusulkan infrastruktur karena semua akses jalan ke desa-desa Behe Hulu seperti Desa Angkanyar, Kedama, Sehe, Ampar, dan Tanjung balai, Permit dan Semedang akses jalannya hancur, termasuk jalan simpang Kuala Behe ke Kuala Behe juga hancur.

“Jadi dari hasil Musrenbang ini, saya selaku Wakil dari Dapil 5 ini, kiranya Eksekutif dapat mengalokasikan Anggaran Atau Dana ke tempat-tempat yang sangat fatal karena akses jalan adalah salah satu prasarana masyarakat didalam melakukan kegiatan ekonomi jika akses nya terkendala maka masyarakat di Behe hulu sangat sulit,” ungkap Rudi.

Baca Juga :  Menang Lawan Tuntutan Forum Pengusaha Sawit, Perusahaan Wajib Serahkan 30 Persen Lahan

Ia menyampaikan bahwa Musrenbang ini dalam rangka mendengarkan usulan-usulan dari para Kades maupun perwakilannya, terkait rencana pembangunan di desanya masing-masing pada tahun 2022 mendatang.

“Semoga melalui musrenbang ini, apa yang menjadi keinginan kita bersama dapat terealisasi. Jika apa yang sudah kita usulkan tapi belum terwujud, harapannya jangan bosan-bosan untuk mengusulkannya. Karena menyuarakan hal yang baik berkali-kali bukan lah hal yang salah, “ucap Rudi.

ia menambahkan, sebagai anggota DPRD Landak tentunya akan bersikap adil dalam memperjuangkan apa yang menjadi keluhan masyarakat.

“Kami selaku DPRD Landak akan mengawal usulan prioritas dari masyarakat, walaupun kita ketahui bersama pemerintah masih konsen mengatasi pandemi covid-19 yang terjadi saat ini,” katanya.

Baca Juga :  Polisi Akan Selidiki Ambruknya Jembatan Sungai Keli

Sementara itu, Camat Kuala Behe, Richy mengatakan Musrenbang ini merupakan kegiatan tahunan, melalui rencana pembangunan yang diusulkan, tentunya pemerintah akan berlaku sama, maka dari itu silahkan usulkan pembangunan yang sifatnya prioritas.

“Dari sebelas desa yang ada di Kecamatan Kuala Behe ini, tentunya masing-masing desa sudah mempersiapkan usulan melalui musrenbang desa. Harapannya usulan yang diajukan benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat, benar-benar usulan yang diprioritaskan. Cuman memang kondisinya belum memungkinkan, mengingat situasi pandemi covid-19 saat ini, karena anggaran banyak terpakai untuk mengatasi wabah ini. Tapi silahkan ajukan kembali mana usulan-usulan yang belum terealisasi,” ungkap Richy. (mif/MC DPRD)

Most Read

Artikel Terbaru

/