alexametrics
28.9 C
Pontianak
Wednesday, May 25, 2022

Pasien Covid-19 Meninggal Bertambah di Landak

NGABANG – Setelah delapan hari menjalani perawatan intensif di RSUD Landak, FA (71) salah satu warga Desa Sebatih meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Prosesi pemakaman terhadap salah satu warga Desa Sebatih ini pun dilakukan dengan menggunakan protokol Covid-19 pada Kamis (10/3).

Jalannya pemakaman terhadap warga tersebut pun mendapat pengawalan langsung oleh anggota Bhabinkamtibmas Polsek Sengahg Temila Aipda Keristian dan anggota Koramil 1201-09 Sengah Temila.

“Pihak Polsek, Koramil, dan pihak Puskesmas terkait saling berkoordinasi di lapangan dalam hal keamanan dan proteksi prosesi pemakaman jenazah COVID-19,” Kapolsek Sengah Temila Ipda Yulianus Van Chanel di Sengah Temila, Kamis (10/3).

Ia mengatakan selain terkonfirmasi COVID-19 almarhum FA juga mengeluh sesak napas, demam, badan lemah disertai nyeri ulu hati sehingga mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Baca Juga :  Dewan Landak Harap Anggaran Belanja Daerah 2021 Fokus Penanganan Covid-19

“Semoga tidak ada lagi warga Sengah Temila yang meninggal karena COVID-19. Untuk itu diharapkan masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan dimanapun berada,” ucap Kapolsek Ipda Chanel.

Prosesi pemakaman terhadap jenazah warga tersebut juga turut dihadiri Kapus Pahauman Bhabinkamtibmas Desa Sebatih, personil Koramil Sengah Temila, Sekdes Sebatih, Satgas PPKM Desa Sebatih, Tokoh Agama, pihak keluarga almarhum dan tenaga kesehatan serta tim relawan.

Berdasarkan data terbaru Dinas kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, data kasus di Kabupaten Landak berjumlah 4.111 kasus. Sebanyak 538 orang dalam perawatan, 3.521 dinyatakan sembuh, sementara 52 orang meninggal dunia. (mif)

NGABANG – Setelah delapan hari menjalani perawatan intensif di RSUD Landak, FA (71) salah satu warga Desa Sebatih meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Prosesi pemakaman terhadap salah satu warga Desa Sebatih ini pun dilakukan dengan menggunakan protokol Covid-19 pada Kamis (10/3).

Jalannya pemakaman terhadap warga tersebut pun mendapat pengawalan langsung oleh anggota Bhabinkamtibmas Polsek Sengahg Temila Aipda Keristian dan anggota Koramil 1201-09 Sengah Temila.

“Pihak Polsek, Koramil, dan pihak Puskesmas terkait saling berkoordinasi di lapangan dalam hal keamanan dan proteksi prosesi pemakaman jenazah COVID-19,” Kapolsek Sengah Temila Ipda Yulianus Van Chanel di Sengah Temila, Kamis (10/3).

Ia mengatakan selain terkonfirmasi COVID-19 almarhum FA juga mengeluh sesak napas, demam, badan lemah disertai nyeri ulu hati sehingga mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Baca Juga :  Dewan Landak Harap Anggaran Belanja Daerah 2021 Fokus Penanganan Covid-19

“Semoga tidak ada lagi warga Sengah Temila yang meninggal karena COVID-19. Untuk itu diharapkan masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan dimanapun berada,” ucap Kapolsek Ipda Chanel.

Prosesi pemakaman terhadap jenazah warga tersebut juga turut dihadiri Kapus Pahauman Bhabinkamtibmas Desa Sebatih, personil Koramil Sengah Temila, Sekdes Sebatih, Satgas PPKM Desa Sebatih, Tokoh Agama, pihak keluarga almarhum dan tenaga kesehatan serta tim relawan.

Berdasarkan data terbaru Dinas kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, data kasus di Kabupaten Landak berjumlah 4.111 kasus. Sebanyak 538 orang dalam perawatan, 3.521 dinyatakan sembuh, sementara 52 orang meninggal dunia. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/