alexametrics
26 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Landak Produksi Sendiri Benih Padi

NGABANG – Kabupaten Landak memiliki terobosan baru di bidang pertanian, dengan menghasilkan benih padi sendiri yakni benih padi unggul bersertifikat Landak Hebat, dengan jenis varietas padi Inpari Mekongga. Mekongga adalah varietas unggul nasional yang cukup baik tumbuh di Kabupaten Landak, serta sudah beradaptasi dengan karateristik tanah dan suhu di Kabupaten Landak.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Landak sangat serius dalam mengolah potensi pertanian di Kabupaten Landak, salah satunya pada sektor padi. Hal ini dilakukan mereka, sejalan dengan perintah Presiden Jokowi untuk mengalakkan ketahanan pangan nasional.

“Benih padi Landak Hebat ini merupakan benih padi yang memang besar berasal dari kelompok-kelompok penangkar benih di Kabupaten Landak dan dari mereka, kita beli benih tersebut dengan melalui APBD Kabupaten Landak, serta benih ini kita bagikan kembali ke para petani. Seperti kemarin di Kecamatan Sompak, kita sudah membagikan benih padi Landak Hebat ini,” ucap Karolin di Ngabang, Kamis (8/4).

Baca Juga :  Bupati Terima DIPA dan TKDD Tahun 2021 Kabupaten Landak

Bupati mengajak para kelompok tani untuk dapat membuat penangkaran benih selain memproduksi beras. Hal ini, diungkapkan dia, mengingat potensi besar di bidang pertanian yang bisa dikembangkan di Kabupaten Landak.

“Dalam kita menjaga dan mendukung ketahanan pangan nasional, maka saya meminta kelompok tani juga berinovasi dalam membentuk penangkaran benih padi. Ini bertujuan agar kita di Kabupaten Landak tidak kekurangan benih padi dan bisa kita jual juga ke luar Kabupaten Landak,” ungkap Karolin.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak Sahbirin menjelaskan bahwa saat ini varietas Mekongga sudah tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Landak, dengan jenis padi sawah untuk lahan irigasi dan tadah hujan. “Varietas Mekongga ini banyak dikembangkan di Kecamatan Sengah Temila, Kecamatan Mandor, Kecamatan Menjalin, dan Kecamatan Mempawah Hulu. Varietas Mekongga ini, sementara tersedia di UPTD Balai Benih Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak, dengan perbanyakannya melalui penangkar di Takiung, Desa Sidas, dan Andeng,” terang Sahbirin. (mif)

NGABANG – Kabupaten Landak memiliki terobosan baru di bidang pertanian, dengan menghasilkan benih padi sendiri yakni benih padi unggul bersertifikat Landak Hebat, dengan jenis varietas padi Inpari Mekongga. Mekongga adalah varietas unggul nasional yang cukup baik tumbuh di Kabupaten Landak, serta sudah beradaptasi dengan karateristik tanah dan suhu di Kabupaten Landak.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Landak sangat serius dalam mengolah potensi pertanian di Kabupaten Landak, salah satunya pada sektor padi. Hal ini dilakukan mereka, sejalan dengan perintah Presiden Jokowi untuk mengalakkan ketahanan pangan nasional.

“Benih padi Landak Hebat ini merupakan benih padi yang memang besar berasal dari kelompok-kelompok penangkar benih di Kabupaten Landak dan dari mereka, kita beli benih tersebut dengan melalui APBD Kabupaten Landak, serta benih ini kita bagikan kembali ke para petani. Seperti kemarin di Kecamatan Sompak, kita sudah membagikan benih padi Landak Hebat ini,” ucap Karolin di Ngabang, Kamis (8/4).

Baca Juga :  Produksi Dodol Aneka Rasa, Libatkan Tenaga Kerja Sekitar

Bupati mengajak para kelompok tani untuk dapat membuat penangkaran benih selain memproduksi beras. Hal ini, diungkapkan dia, mengingat potensi besar di bidang pertanian yang bisa dikembangkan di Kabupaten Landak.

“Dalam kita menjaga dan mendukung ketahanan pangan nasional, maka saya meminta kelompok tani juga berinovasi dalam membentuk penangkaran benih padi. Ini bertujuan agar kita di Kabupaten Landak tidak kekurangan benih padi dan bisa kita jual juga ke luar Kabupaten Landak,” ungkap Karolin.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak Sahbirin menjelaskan bahwa saat ini varietas Mekongga sudah tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Landak, dengan jenis padi sawah untuk lahan irigasi dan tadah hujan. “Varietas Mekongga ini banyak dikembangkan di Kecamatan Sengah Temila, Kecamatan Mandor, Kecamatan Menjalin, dan Kecamatan Mempawah Hulu. Varietas Mekongga ini, sementara tersedia di UPTD Balai Benih Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak, dengan perbanyakannya melalui penangkar di Takiung, Desa Sidas, dan Andeng,” terang Sahbirin. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/