alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Jalin Mitra Dengan Perusahaan

Komoditas Karet

Pemerintah Kabupaten Landak menyepakati kerja sama dengan sejumlah perusahaan karet untuk memudahkan pemasaran getah karet yang dihasilkan masyarakat. Kerja sama tersebut terjalin pada sosialisasi pemasaran karet rakyat oleh PT Hok Tong, di aula Bappeda Kabupaten Landak, Rabu (12/2). Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan Keuangan Anem, dengan adanya kegiatan sosialisasi pemasaran karet rakyat yang telah dilaksanakan, di harapkan PT Hok Tong yang berada di Pontianak bisa menjadi mitra petani karet di kabupaten Landak pada sektor pemasaran karet. “Sehingga bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani karet di Kabupaten Landak,” katanya.

Ia juga mengatakan petani harus meningkatkan kualitas (mutu) karet yang diolahnya.

“Bila kualitasnya tidak baik maka akan dijadikan alasan oleh pembeli untuk membeli karet petani dengan harga rendah,” ujarnya. Ia menyampaikan, indikator keberhasilan sub-sektor perkebunan saat ini termasuk komoditas karet dan barometernya diukur dengan dimensi yang lebih luas. Bukan hanya peningkatan produksi dan devisa bagi negara, namun esensi lainya adalah peningkatan pendapatan dan kesejahteraan para pelaku dalam sistem komoditas ini.

Baca Juga :  Seorang Pemuda di Landak Tewas Diduga Akibat Petir

“Terutama bagi petani selaku produsen karet, dalam upaya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani pada perkebunan karet rakyat di Kabupaten Landak, masalah utama yang di hadapi petani yaitu pada sub sistem pemasaran,” ujar Anem saat menyampaikan sambutan Bupati Landak, dr Karolin Margret Natasa.

Selama ini sistem yang dilakukan oleh para petani karet yang ada di kabupaten Landak dipasarkan melalui saluran tradisional, yang mana karet dijual melalui pedagang perantara sehingga sistem pemasaran seperti ini kurang menguntungkan bagi para petani karet. Selain itu, yang menjadi permasalahan selama ini yaitu terhadap nilai jual karet yang sangat rendah dikarenakan kualitas atau mutu karet yang dihasilkan para petani di Kabupaten Landak masih berkualitas rendah.

Baca Juga :  Cek Persiapan Pembangunan Jembatan di Desa Tolok

Menurutnya, sejumlah masalah yang sering dihadapi ialah karet yang sengaja direndam di dalam air dengan maksud menambah berat. Selain itu juga terdapat petani yang menggunakan bahan pembeku lateks yang tidak di rekomendasikan. Juga lateks terkontaminasi oleh tanah, pasir, daun, ranting ataupun sebagainya.

“Jenis dan ukuran karet yang beragam mulai dari yang tipis hingga yang tebal dan lemahnya persatuan petani dalam usaha pengelolaan maupun pemasaran, hal-hal seperti itu justru merugikan petani dan pedagang karet, karena industri crumb rubber selektif mencari mutu bahan baku karet yang bagus” tutup Anem. Hadir dalam sosialisasi ini seluruh Kepala OPD terkait, Kabag Perekonomian Setda Landak, Camat se-Kabupaten Landak, Pimpinan perusahan karet PT Hok Tong Pontianak, Pimpinan PT Landak Barajeki, Serta perwakilan pengepul karet di Kabupaten Landak. (mif)

Komoditas Karet

Pemerintah Kabupaten Landak menyepakati kerja sama dengan sejumlah perusahaan karet untuk memudahkan pemasaran getah karet yang dihasilkan masyarakat. Kerja sama tersebut terjalin pada sosialisasi pemasaran karet rakyat oleh PT Hok Tong, di aula Bappeda Kabupaten Landak, Rabu (12/2). Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan Keuangan Anem, dengan adanya kegiatan sosialisasi pemasaran karet rakyat yang telah dilaksanakan, di harapkan PT Hok Tong yang berada di Pontianak bisa menjadi mitra petani karet di kabupaten Landak pada sektor pemasaran karet. “Sehingga bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani karet di Kabupaten Landak,” katanya.

Ia juga mengatakan petani harus meningkatkan kualitas (mutu) karet yang diolahnya.

“Bila kualitasnya tidak baik maka akan dijadikan alasan oleh pembeli untuk membeli karet petani dengan harga rendah,” ujarnya. Ia menyampaikan, indikator keberhasilan sub-sektor perkebunan saat ini termasuk komoditas karet dan barometernya diukur dengan dimensi yang lebih luas. Bukan hanya peningkatan produksi dan devisa bagi negara, namun esensi lainya adalah peningkatan pendapatan dan kesejahteraan para pelaku dalam sistem komoditas ini.

Baca Juga :  Kapolres Ajak Masyarakat Rayakan Tahun Baru 2021 Secara Sederhana

“Terutama bagi petani selaku produsen karet, dalam upaya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani pada perkebunan karet rakyat di Kabupaten Landak, masalah utama yang di hadapi petani yaitu pada sub sistem pemasaran,” ujar Anem saat menyampaikan sambutan Bupati Landak, dr Karolin Margret Natasa.

Selama ini sistem yang dilakukan oleh para petani karet yang ada di kabupaten Landak dipasarkan melalui saluran tradisional, yang mana karet dijual melalui pedagang perantara sehingga sistem pemasaran seperti ini kurang menguntungkan bagi para petani karet. Selain itu, yang menjadi permasalahan selama ini yaitu terhadap nilai jual karet yang sangat rendah dikarenakan kualitas atau mutu karet yang dihasilkan para petani di Kabupaten Landak masih berkualitas rendah.

Baca Juga :  Tekan Covid -19, Jujur Ikuti Protokol Kesehatan

Menurutnya, sejumlah masalah yang sering dihadapi ialah karet yang sengaja direndam di dalam air dengan maksud menambah berat. Selain itu juga terdapat petani yang menggunakan bahan pembeku lateks yang tidak di rekomendasikan. Juga lateks terkontaminasi oleh tanah, pasir, daun, ranting ataupun sebagainya.

“Jenis dan ukuran karet yang beragam mulai dari yang tipis hingga yang tebal dan lemahnya persatuan petani dalam usaha pengelolaan maupun pemasaran, hal-hal seperti itu justru merugikan petani dan pedagang karet, karena industri crumb rubber selektif mencari mutu bahan baku karet yang bagus” tutup Anem. Hadir dalam sosialisasi ini seluruh Kepala OPD terkait, Kabag Perekonomian Setda Landak, Camat se-Kabupaten Landak, Pimpinan perusahan karet PT Hok Tong Pontianak, Pimpinan PT Landak Barajeki, Serta perwakilan pengepul karet di Kabupaten Landak. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/