alexametrics
24 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

Pariwisata New Normal, Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

NGABANG – Pemerintah Kabupaten Landak menerapkan budaya hidup baru di sektor pariwisata. Selama pandemi, Pemerintah Kabupaten Landak memperbolehkan objek wisata untuk beroperasi, dengan catatan penerapan protokol kesehatan ketat.

Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Landak pun sudah mengeluarkan surat edaran mengenai panduan protokol kesehatan di objek wisata selama masa adaptasi kebiasaan baru (AKB).

“Sejak new normal kita sudah menyampaikan surat kepada Pokdarwis agar menaati prosedur tetap protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” kata kepala Disporapar Landak, Yosef baru-baru ini.

Seluruh pengelola, kata dia, diminta menyediakan fasilitas yang harus disiapkan, pihaknya meminta agar menyiapkan tempat cuci tagan, alat tes suhu, masker, dan fasilitas pendukung lainnya.

Baca Juga :  Tambah 118 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

Ia mengatakan, pihaknya juga bekerja sama dengan Polri untuk pendisiplinan protokol kesehatan tersebut. Nantinya pihak desa juga terjun langsung mengingatkan masyarakat.

Yosef pun berharap agar cuti bersama pekan lalu tidak membawa kluster Covid-19 baru di Kabupaten Landak. Agar penularan tidak semakin meluas.

“Kami harapan agar seluruh pengunjung destinasi wisata baik lokal, dan wisatawan nusantara agar bersama-sama menjaga diri dan mematuhi protokol kesehatan. Dan juga kita tidak boleh berkerumun di tempat wisata. Harus jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan. Mari kita putus rantai penularan Covid-19 ini,” pungkasnya.

Bagi beberapa tempat yang menyelenggarakan satu pertunjukan atau pergelaran juga diminta untuk mengurangi volume pengunjung, memperketat aturan pemakaian masker dan menjaga jarak agar aman dari Covid-19.

Baca Juga :  Ajak Warga Budidaya Sayuran Hidroponik

“Tempat wisatanya diminta untuk memberlakukan pembatasan hingga 50 persen pengunjung agar bisa menerapkan protokol menjaga jarak bagi para pengunjung dan masyarakat lokal,” tutupnya. (mif)

NGABANG – Pemerintah Kabupaten Landak menerapkan budaya hidup baru di sektor pariwisata. Selama pandemi, Pemerintah Kabupaten Landak memperbolehkan objek wisata untuk beroperasi, dengan catatan penerapan protokol kesehatan ketat.

Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Landak pun sudah mengeluarkan surat edaran mengenai panduan protokol kesehatan di objek wisata selama masa adaptasi kebiasaan baru (AKB).

“Sejak new normal kita sudah menyampaikan surat kepada Pokdarwis agar menaati prosedur tetap protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” kata kepala Disporapar Landak, Yosef baru-baru ini.

Seluruh pengelola, kata dia, diminta menyediakan fasilitas yang harus disiapkan, pihaknya meminta agar menyiapkan tempat cuci tagan, alat tes suhu, masker, dan fasilitas pendukung lainnya.

Baca Juga :  Pasien Sembuh Berikan Kesaksian Selama Menjalani Isolasi

Ia mengatakan, pihaknya juga bekerja sama dengan Polri untuk pendisiplinan protokol kesehatan tersebut. Nantinya pihak desa juga terjun langsung mengingatkan masyarakat.

Yosef pun berharap agar cuti bersama pekan lalu tidak membawa kluster Covid-19 baru di Kabupaten Landak. Agar penularan tidak semakin meluas.

“Kami harapan agar seluruh pengunjung destinasi wisata baik lokal, dan wisatawan nusantara agar bersama-sama menjaga diri dan mematuhi protokol kesehatan. Dan juga kita tidak boleh berkerumun di tempat wisata. Harus jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan. Mari kita putus rantai penularan Covid-19 ini,” pungkasnya.

Bagi beberapa tempat yang menyelenggarakan satu pertunjukan atau pergelaran juga diminta untuk mengurangi volume pengunjung, memperketat aturan pemakaian masker dan menjaga jarak agar aman dari Covid-19.

Baca Juga :  DPRD Kota Singkawang Berkunjung ke Landak, Bahas Pencegahan Kerusakan Hutan

“Tempat wisatanya diminta untuk memberlakukan pembatasan hingga 50 persen pengunjung agar bisa menerapkan protokol menjaga jarak bagi para pengunjung dan masyarakat lokal,” tutupnya. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/