alexametrics
24 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Babinsa se-Sengah Temila Dilatih jadi Tracer Covid-19

PAHAUMAN – Babinsa Koramil 1201-09/Sengah Temila mengikuti Workshop sebagai Petugas Tracer Covid-19 yang digelar oleh Pusat Pelatihan Tracer Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Kodam XII/Tpr secara virtual, Senin (14/6). Seluruh Babinsa Koramil Jajaran Kodim 1201/Mempawah termasuk sepuluh orang Babinsa Koramil Sengah Temila intens mengikuti kegiatan tersebut.

Mereka nantinya akan diterjunkan sebagai tracer atau petugas pelacakan kontak mencari dan menemukan orang kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi Covid-19 dalam bertugas membantu tim medis. Mereka akan menerapkan strategi 3T, yaitu testing, tracing, dan treatment yang digunakan di lapangan.

Danramil Sengah Temila Letda Arm. Suwandi mengatakan, Babinsa sangat berperan dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19, karena berhubungan langsung dengan masyarakat desa binaannya.

Baca Juga :  Mobil Nyungsep ke Jurang di Menjalin

“Babinsa tracer juga diminta aktif melaksanakan tugas pembatasan kegiatan masyarakat dan mengimbau untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas masyarakat sehari-hari,” ucap Danramil.

Sementara itu, salah seorang narasumber dari Tim Puslat Tracer Kemenkes RI bagian Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan (SKK), Magdalena mengatakan, fokus kegiatan workshop ini adalah untuk menguatkan testing dan tracing terhadap kasus Covid 19 bagi para Babinsa. Selain itu, melalui zoom meeting ini juga diharapkan dia, akan meningkatkan koordinasi antar-Babinsa dengan tenaga kesehatan, dalam mendeteksi dini kasus baru Covid 19 di wilayah binaan.

Materi-materi yang diberikannya dalam workshop tracer ini adalah Pengetahuan Dasar Covid-19 tentang Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Konsep Dasar Pelacakan Kontak dan Cara Penggunaan Aplikasi Sistem Pencatatan, dan Pelaporan Covid-19 Silacak.

Baca Juga :  Landak Launching Pelaksanaan Transaksi Non Tunai

“Ada tiga manfaat dari tracing yaitu mengidentifikasi waktu dan tempat dari orang-orang yang kontak erat dengan penderita Covid-19, menginformasikan orang-orang yang mungkin terpapar virusnya, dan mengisolasi orang-orang yang terjangkit Covid-19 untuk mencegah penyebaran lebih lanjut,” ujar Magdalena. (mif)

PAHAUMAN – Babinsa Koramil 1201-09/Sengah Temila mengikuti Workshop sebagai Petugas Tracer Covid-19 yang digelar oleh Pusat Pelatihan Tracer Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Kodam XII/Tpr secara virtual, Senin (14/6). Seluruh Babinsa Koramil Jajaran Kodim 1201/Mempawah termasuk sepuluh orang Babinsa Koramil Sengah Temila intens mengikuti kegiatan tersebut.

Mereka nantinya akan diterjunkan sebagai tracer atau petugas pelacakan kontak mencari dan menemukan orang kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi Covid-19 dalam bertugas membantu tim medis. Mereka akan menerapkan strategi 3T, yaitu testing, tracing, dan treatment yang digunakan di lapangan.

Danramil Sengah Temila Letda Arm. Suwandi mengatakan, Babinsa sangat berperan dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19, karena berhubungan langsung dengan masyarakat desa binaannya.

Baca Juga :  Bunga Citra Lestari Jalani Isolasi

“Babinsa tracer juga diminta aktif melaksanakan tugas pembatasan kegiatan masyarakat dan mengimbau untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas masyarakat sehari-hari,” ucap Danramil.

Sementara itu, salah seorang narasumber dari Tim Puslat Tracer Kemenkes RI bagian Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan (SKK), Magdalena mengatakan, fokus kegiatan workshop ini adalah untuk menguatkan testing dan tracing terhadap kasus Covid 19 bagi para Babinsa. Selain itu, melalui zoom meeting ini juga diharapkan dia, akan meningkatkan koordinasi antar-Babinsa dengan tenaga kesehatan, dalam mendeteksi dini kasus baru Covid 19 di wilayah binaan.

Materi-materi yang diberikannya dalam workshop tracer ini adalah Pengetahuan Dasar Covid-19 tentang Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Konsep Dasar Pelacakan Kontak dan Cara Penggunaan Aplikasi Sistem Pencatatan, dan Pelaporan Covid-19 Silacak.

Baca Juga :  Pantau Kesiapan Personel Lakukan Semprot Serok 

“Ada tiga manfaat dari tracing yaitu mengidentifikasi waktu dan tempat dari orang-orang yang kontak erat dengan penderita Covid-19, menginformasikan orang-orang yang mungkin terpapar virusnya, dan mengisolasi orang-orang yang terjangkit Covid-19 untuk mencegah penyebaran lebih lanjut,” ujar Magdalena. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/