alexametrics
31 C
Pontianak
Thursday, June 30, 2022

Bupati Landak: Prioritas Penanganan Pengungsi Banjir

NGABANG – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Landak sejak Rabu (13/1) lalu menyebabkan banjir di sejumlah wilayah.

Lima kecamatan terdampak banjir diantaranya Kecamatan Air Besar, kecamatan Kuala Behe, Kecamatan Ngabang, kecamatan Sengah Temila, dan kecamatan Mandor.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyampaikan bahwa pihaknya bekerjasama dengan beberapa pihak saat ini telah berupaya untuk menangani bencana yang terjadi, mulai dari proses evakuasi korban hingga penyediaan tempat mengungsi bagi korban terdampak.

Selain itu Karolin mengatakan hal prioritas yang pihaknya lakukan yaitu menangani para pengungsi, mulai dari menyiapkan tempat mengungsi hingga penyediaan makanan dan obat-obatan bagi mereka.

“Yang menjadi prioritas kami yaitu menangani para pengungsi, ini yang paling penting, kita telah berupaya menyediakan tempat untuk pengungsi, kemudian menyalurkan bantuan makanan dan menyediakan obat-obatan bagi mereka,” terang Karolin saat ditemui di Ngabang, Sabtu (16/1).

Baca Juga :  Dewan Landak Harap Anggaran Belanja Daerah 2021 Fokus Penanganan Covid-19

Di Kecamatan Ngabang sudah ada 20 orang yang berada di tempat pengungsian dan ada bayi yang berumur 29 hari, sehingga Bupati Landak mengingatkan bahwa yang paling penting berupaya mencegah tidak terjadi korban jiwa saat bencana banjir terjadi.

“Sebelumnya kita sudah perintahkan aparat mulai dari tingkat kecamatan hingga di desa yang rawan terkena banjir, agar bisa melakukan penanganan dini saat terjadi bencana jangan sampai ada korban jiwa, itu yang harus dihindari,” Katanya. (mif)

NGABANG – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Landak sejak Rabu (13/1) lalu menyebabkan banjir di sejumlah wilayah.

Lima kecamatan terdampak banjir diantaranya Kecamatan Air Besar, kecamatan Kuala Behe, Kecamatan Ngabang, kecamatan Sengah Temila, dan kecamatan Mandor.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyampaikan bahwa pihaknya bekerjasama dengan beberapa pihak saat ini telah berupaya untuk menangani bencana yang terjadi, mulai dari proses evakuasi korban hingga penyediaan tempat mengungsi bagi korban terdampak.

Selain itu Karolin mengatakan hal prioritas yang pihaknya lakukan yaitu menangani para pengungsi, mulai dari menyiapkan tempat mengungsi hingga penyediaan makanan dan obat-obatan bagi mereka.

“Yang menjadi prioritas kami yaitu menangani para pengungsi, ini yang paling penting, kita telah berupaya menyediakan tempat untuk pengungsi, kemudian menyalurkan bantuan makanan dan menyediakan obat-obatan bagi mereka,” terang Karolin saat ditemui di Ngabang, Sabtu (16/1).

Baca Juga :  Bubarkan Balap Liar

Di Kecamatan Ngabang sudah ada 20 orang yang berada di tempat pengungsian dan ada bayi yang berumur 29 hari, sehingga Bupati Landak mengingatkan bahwa yang paling penting berupaya mencegah tidak terjadi korban jiwa saat bencana banjir terjadi.

“Sebelumnya kita sudah perintahkan aparat mulai dari tingkat kecamatan hingga di desa yang rawan terkena banjir, agar bisa melakukan penanganan dini saat terjadi bencana jangan sampai ada korban jiwa, itu yang harus dihindari,” Katanya. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/