alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, July 2, 2022

Evakuasi Warga Terdampak Banjir, Para Pengungsi Jalani Swab Rapid Antigen

NGABANG – Warga korban banjir di Ngabang Kabupaten Landak mendapatkan pemeriksaan swab rapid antigen untuk mencegah penyebaran Covid-19 di posko pengungsian. Kabupaten Landak bertambah pada Sabtu (16/1).

Total sebanyak 20 jiwa telah mengungsi di Kantor Camat Ngabang. Sebagian warga terdampak masih bertahan di rumah, sementara lainnya memilih mengungsi ke rumah keluarga yang lebih aman.

Sebelum masuk ke posko pengungsian, satu persatu warga diambil sampel swabnya, lalu diperiksa menggunakan rapid antigen Covid-19.

“Prioritas kita yakni keselamatan warga. Oleh sebab itu, kita mewajibkan rapid antigen bagi warga yang mengungsi di posko dengan tujuan meminimalisir terjadinya penularan virus corona. Puji tuhan semua pengungsi aman semua setelah di rapid antigen,” ujar Bupati Landak Karolin Margret Natasa saat memantau posko pengungsian Sabtu (16/1).

Baca Juga :  Landak Keluar Dari Zona Hijau, Bupati Ingatkan Masyarakat Terus Perangi Covid-19

Menindaklanjuti kondisi banjir di wilayah Kabupaten Landak yang kian padah, Bupati menyerukan masyarakat untuk meningkatkan kewaspada.

Saat melakukan evakuasi warga, Bupati Landak memberikan arahan kepada tim penanganan banjir untuk tetap melaksanakan rapid antigen bagi pengungsi yang dievakuasi.

Bupati Karolin juga menyampaikan bahwa sesuai prakiraan cuaca dari BMKG dilaporkan untuk wilayah Kabupaten Landak masih akan diguyur hujan, dirinya menyerukan warga untuk tetap waspada.

“Prakiraan cuaca BMKG memperkirakan hari ini akan turun hujan di wilayah Kabupaten Landak. Menindaklanjuti informasi ini saya meminta masyarakat untuk tetap waspada,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang kondisi rumah sudah tergenang banjir cukup tinggi diminta untuk mengungsi. Pemerintah juga saat ini mempersiapkan lokasi pengungsian cadangan di bangunan eks Kantor Bupati Landak.

Baca Juga :  Tony Apresiasi Gubernur Berkantor di Wilayah Banjir

“Kita sangat prihatin dengan musibah banjir yang melanda wilayah kita hingga saat ini akibat kondisi cuaca yg ekstrim, mari saling menguatkan dan bergotong royong dalam menghadapi musibah ini,” jelasnya.

Karolin berpesan kepada warga yang memerlukan evakuasi untuk segera menghubungi aparat desa supaya dikoordinasikan dengan BPBD yang siap ke lapangan untuk mengevakuasi warga terjebak banjir.

“Mari kita bergotong royong dan saling menolong dalam menghadapi musibah ini. Dan saya mengajak seluruh elemen masyarakat berdoa agar cuaca segera membaik dan kita dijauhkan dari bencana yang lebih parah, semoga Tuhan menjaga dan melindungi kita semua,” imbuhnya. (mif)

NGABANG – Warga korban banjir di Ngabang Kabupaten Landak mendapatkan pemeriksaan swab rapid antigen untuk mencegah penyebaran Covid-19 di posko pengungsian. Kabupaten Landak bertambah pada Sabtu (16/1).

Total sebanyak 20 jiwa telah mengungsi di Kantor Camat Ngabang. Sebagian warga terdampak masih bertahan di rumah, sementara lainnya memilih mengungsi ke rumah keluarga yang lebih aman.

Sebelum masuk ke posko pengungsian, satu persatu warga diambil sampel swabnya, lalu diperiksa menggunakan rapid antigen Covid-19.

“Prioritas kita yakni keselamatan warga. Oleh sebab itu, kita mewajibkan rapid antigen bagi warga yang mengungsi di posko dengan tujuan meminimalisir terjadinya penularan virus corona. Puji tuhan semua pengungsi aman semua setelah di rapid antigen,” ujar Bupati Landak Karolin Margret Natasa saat memantau posko pengungsian Sabtu (16/1).

Baca Juga :  Sosialisasi Prokes ke Tenaga Pengajar

Menindaklanjuti kondisi banjir di wilayah Kabupaten Landak yang kian padah, Bupati menyerukan masyarakat untuk meningkatkan kewaspada.

Saat melakukan evakuasi warga, Bupati Landak memberikan arahan kepada tim penanganan banjir untuk tetap melaksanakan rapid antigen bagi pengungsi yang dievakuasi.

Bupati Karolin juga menyampaikan bahwa sesuai prakiraan cuaca dari BMKG dilaporkan untuk wilayah Kabupaten Landak masih akan diguyur hujan, dirinya menyerukan warga untuk tetap waspada.

“Prakiraan cuaca BMKG memperkirakan hari ini akan turun hujan di wilayah Kabupaten Landak. Menindaklanjuti informasi ini saya meminta masyarakat untuk tetap waspada,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang kondisi rumah sudah tergenang banjir cukup tinggi diminta untuk mengungsi. Pemerintah juga saat ini mempersiapkan lokasi pengungsian cadangan di bangunan eks Kantor Bupati Landak.

Baca Juga :  Pontianak Terbelenggu Prostitusi Anak (-1-); Media Sosial Sarana Menjual Diri

“Kita sangat prihatin dengan musibah banjir yang melanda wilayah kita hingga saat ini akibat kondisi cuaca yg ekstrim, mari saling menguatkan dan bergotong royong dalam menghadapi musibah ini,” jelasnya.

Karolin berpesan kepada warga yang memerlukan evakuasi untuk segera menghubungi aparat desa supaya dikoordinasikan dengan BPBD yang siap ke lapangan untuk mengevakuasi warga terjebak banjir.

“Mari kita bergotong royong dan saling menolong dalam menghadapi musibah ini. Dan saya mengajak seluruh elemen masyarakat berdoa agar cuaca segera membaik dan kita dijauhkan dari bencana yang lebih parah, semoga Tuhan menjaga dan melindungi kita semua,” imbuhnya. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/