alexametrics
32 C
Pontianak
Thursday, August 11, 2022

Tiga Desa di Sompak Dapat Program Redistribusi Tanah 2020  

NGABANG – Puluhan warga Sompak antusias menghadiri kegiatan Penyuluhan Redistribusi Tanah oleh BPN Kabupaten Landak di Desa Sompak Kecamatan Sompak, Kamis (16/1).

Plt. Kepala Seksi Penataan Tanah BPN Kabupaten Landak, Asmidi mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sehubungan sertifikasi tanah masyarakat melalui program pemerintah Redistribusi Tanah TA 2020 oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Landak.

Sebagai Langkah awal Kegiatan program Redistribusi Tanah Ini Kami akan melakukan Sosialisasi Kepada Masyarakat. Khusus di kecamatan sompak ada 3 desa yang mendapatkan program ini yaitu Desa Sompak 650 Persil, Desa pakumbang 900 Persil dan desa pauh 400 Persil.

“Tanah yang akan disertifikatkan adalah bukan tanah sengketa. Yakni, tanah pertanian, sawah dan kebun, dan kondisi tanah harus clean and clear, sebelum diukur harus memasang tanda batas berupa patok, menyiapkan bukti kepemilikan tanah dan menyiapkan surat-surat pendukung lainnya,” kata Asmidi.

Baca Juga :  Gencarkan Sosialisasi PPKM Level 3

Menurutnya, program ini akan dikhususkan untuk lahan pertanian dan perkebunan dengan luasan lahan sebesar 0,3 Ha sampai 2 Ha. Dalam program ini ada beberapa persyaratan yang wajib di siapkan oleh pemohon antara lain surat menyurat berupa SKT, Kwitansi jual beli, fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga, dan tanda bukti pembayaran PBB tahun 2020.

“Untuk biaya sudah ditetapkan pemerintah dan disetujui oleh Menteri Agraria Dan Pertanahan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri PDT, yaitu biayanya sebesar Rp 250.000. Biaya tersebut akan dikelola oleh desa untuk biaya administrasi dan akomodasi,” jelas Asmidi.

Hadir Dalam Kegiatan Tersebut Plt. Kepala Seksi Penataan Pertanahan asmidi, Camat Sompak Marcel Beny, Kapolsek Mempawah Hulu Ipda Zulianto, Kades Sompak Supawi, Ketua BPD Adrianus,Aparat Desa,Tokoh Masyarakat dan masyarakat.

Baca Juga :  DPRD Sahkan APBD 2021 Kabupaten Landak

Kepala Desa Sompak Supawi mengucapkan Apresiasi dan Sangat menyambut baik dan berharap program nasional ini dapat membantu masyarakat dalam hal kepemilikan sertifikasi tanah.

Ia berharap warga dapat menyiapkan persyaratan yang telah ditentukan BPN. Agar Tanah yang akan dibuat sertifikat harus bersih dari sengketa batas maupun sengketa pemilikan. “Dalam penentuan batas tanah jangan sampai sepihak, kami harapķan dalam pengukuran tanah menghadirkan tetangga maupun warga yang tau tentang asal usul tanah,” ujarnya. (mif)

NGABANG – Puluhan warga Sompak antusias menghadiri kegiatan Penyuluhan Redistribusi Tanah oleh BPN Kabupaten Landak di Desa Sompak Kecamatan Sompak, Kamis (16/1).

Plt. Kepala Seksi Penataan Tanah BPN Kabupaten Landak, Asmidi mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sehubungan sertifikasi tanah masyarakat melalui program pemerintah Redistribusi Tanah TA 2020 oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Landak.

Sebagai Langkah awal Kegiatan program Redistribusi Tanah Ini Kami akan melakukan Sosialisasi Kepada Masyarakat. Khusus di kecamatan sompak ada 3 desa yang mendapatkan program ini yaitu Desa Sompak 650 Persil, Desa pakumbang 900 Persil dan desa pauh 400 Persil.

“Tanah yang akan disertifikatkan adalah bukan tanah sengketa. Yakni, tanah pertanian, sawah dan kebun, dan kondisi tanah harus clean and clear, sebelum diukur harus memasang tanda batas berupa patok, menyiapkan bukti kepemilikan tanah dan menyiapkan surat-surat pendukung lainnya,” kata Asmidi.

Baca Juga :  Oknum Kepsek di Landak Cabuli 11 Siswa

Menurutnya, program ini akan dikhususkan untuk lahan pertanian dan perkebunan dengan luasan lahan sebesar 0,3 Ha sampai 2 Ha. Dalam program ini ada beberapa persyaratan yang wajib di siapkan oleh pemohon antara lain surat menyurat berupa SKT, Kwitansi jual beli, fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga, dan tanda bukti pembayaran PBB tahun 2020.

“Untuk biaya sudah ditetapkan pemerintah dan disetujui oleh Menteri Agraria Dan Pertanahan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri PDT, yaitu biayanya sebesar Rp 250.000. Biaya tersebut akan dikelola oleh desa untuk biaya administrasi dan akomodasi,” jelas Asmidi.

Hadir Dalam Kegiatan Tersebut Plt. Kepala Seksi Penataan Pertanahan asmidi, Camat Sompak Marcel Beny, Kapolsek Mempawah Hulu Ipda Zulianto, Kades Sompak Supawi, Ketua BPD Adrianus,Aparat Desa,Tokoh Masyarakat dan masyarakat.

Baca Juga :  Ingatkan Pelamar Perhatikan Persyaratan

Kepala Desa Sompak Supawi mengucapkan Apresiasi dan Sangat menyambut baik dan berharap program nasional ini dapat membantu masyarakat dalam hal kepemilikan sertifikasi tanah.

Ia berharap warga dapat menyiapkan persyaratan yang telah ditentukan BPN. Agar Tanah yang akan dibuat sertifikat harus bersih dari sengketa batas maupun sengketa pemilikan. “Dalam penentuan batas tanah jangan sampai sepihak, kami harapķan dalam pengukuran tanah menghadirkan tetangga maupun warga yang tau tentang asal usul tanah,” ujarnya. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/