alexametrics
22.8 C
Pontianak
Saturday, August 13, 2022

Pekerja Jembatan Sungai Keli Kembali Ditemukan Tewas

NGABANG – Setelah tiga hari pencarian, dua pekerja yang hilang akibat ambruknya jembatan gantung di Dusun Radiuk Saul Desa Sungai Keli, Kecamatan Ngabang akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Kamis (18/6).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Landak, Ivan, mengatakan, pekerja pertama bernama Soijon (46) warga Ngabang. Ia ditemukan sudah tak bernyawa di sungai, sekitar 100 meter dari jembatan sekitar pukul 5.40 WIB.

Sementara korban kedua, Yono (36) juga ditemukan pada hari yang sama sekitar pukul 14.30 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Jasad kedua korban lalu dibawa ke RSUD Landak.

“Kami menemukannya hari ini (Kamis), sekitar pukul 5.40 WIB dan 14.30 WIB. Saat ini korban sudah diterima oleh pihak keluarga,” katanya.

Baca Juga :  Dekati Warga, Anggota Satgas TMMD Bantu Warga Belah Kayu Bakar

Pada hari ketiga pencarian ini, pihaknya pun memperluas radius pencarian menjadi 1 km dari lokasi jembatan. Karena dikhawatirkan, korban terbawa arus sungai.

Ia menambahkan korban merupakan pekerja dalam pengerjaan jembatan gantung tersebut. Saat kejadian korban bersama 1 orang lainnya sedang memasang lantai jembatan pukul 14.30 WIB. Kemudian tali jembatan gantung terlepas dan 2 korban terjatuh ke sungai.

“Kami dibantu oleh Armed Ngabang dan Kepolisian, serta dari Satpol PP Landak dan Basarnas Pontianak yang berpencar menyusuri sungai tersebut,” kata dia. (mif)

NGABANG – Setelah tiga hari pencarian, dua pekerja yang hilang akibat ambruknya jembatan gantung di Dusun Radiuk Saul Desa Sungai Keli, Kecamatan Ngabang akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Kamis (18/6).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Landak, Ivan, mengatakan, pekerja pertama bernama Soijon (46) warga Ngabang. Ia ditemukan sudah tak bernyawa di sungai, sekitar 100 meter dari jembatan sekitar pukul 5.40 WIB.

Sementara korban kedua, Yono (36) juga ditemukan pada hari yang sama sekitar pukul 14.30 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Jasad kedua korban lalu dibawa ke RSUD Landak.

“Kami menemukannya hari ini (Kamis), sekitar pukul 5.40 WIB dan 14.30 WIB. Saat ini korban sudah diterima oleh pihak keluarga,” katanya.

Baca Juga :  Latih Bhabinkamtibmas Jadi Tracer dan Vaksinator

Pada hari ketiga pencarian ini, pihaknya pun memperluas radius pencarian menjadi 1 km dari lokasi jembatan. Karena dikhawatirkan, korban terbawa arus sungai.

Ia menambahkan korban merupakan pekerja dalam pengerjaan jembatan gantung tersebut. Saat kejadian korban bersama 1 orang lainnya sedang memasang lantai jembatan pukul 14.30 WIB. Kemudian tali jembatan gantung terlepas dan 2 korban terjatuh ke sungai.

“Kami dibantu oleh Armed Ngabang dan Kepolisian, serta dari Satpol PP Landak dan Basarnas Pontianak yang berpencar menyusuri sungai tersebut,” kata dia. (mif)

Most Read

Penegakan Hukum Tanpa Kompromi

Pembuktian Trio RJV

Bupati Akui Masih Lemah di Data

Artikel Terbaru

/