alexametrics
28 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Banjir Kiriman Datang, Warga Bantaran Sungai Landak Terendam

NGABANG – Hujan deras yang melanda wilayah hulu dalam dua hari terakhir menambah tinggi air muka Sungai Landak yang melintasi kota Ngabang. Luapan air sungai mulai merendam rumah warga di bantaran sungai, Selasa (19/5) malam.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Pontianak Post, banjir telah merendam setidaknya puluhan rumah. Ratusan warga terdampak.

Menurut salah seorang warga Jalan Bardan Nadi, Desa Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Karya, air sungai telah meluap hinga masuk ke dalam rumahnya sekitar pukul 19.00 WIB.

Sejak pagi, ia sudah waspada air akan naik. Pasalnya, sejak pagi, air sudah merendam jalan dan halaman rumahnya.

“Air sudah setinggi lutut di dalam rumah,” ungkapnya lewat sambungan whatsapp.

Baca Juga :  Sosialisasi Prokes ke Tenaga Pengajar

Sejumlah dusun di Desa Raja juga mulai terendam. Terutama warga yang memiliki rumah tepat di pinggir sungai. Warga pun diminta waspada.

“Air sudah makin tinggi. Tapi belum ada laporan dari warga. Ketika air sungai sudah tinggi warga sudah waspada,” kata Kepala Desa Raja Zulkarnaen. (mif)

NGABANG – Hujan deras yang melanda wilayah hulu dalam dua hari terakhir menambah tinggi air muka Sungai Landak yang melintasi kota Ngabang. Luapan air sungai mulai merendam rumah warga di bantaran sungai, Selasa (19/5) malam.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Pontianak Post, banjir telah merendam setidaknya puluhan rumah. Ratusan warga terdampak.

Menurut salah seorang warga Jalan Bardan Nadi, Desa Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Karya, air sungai telah meluap hinga masuk ke dalam rumahnya sekitar pukul 19.00 WIB.

Sejak pagi, ia sudah waspada air akan naik. Pasalnya, sejak pagi, air sudah merendam jalan dan halaman rumahnya.

“Air sudah setinggi lutut di dalam rumah,” ungkapnya lewat sambungan whatsapp.

Baca Juga :  Titik Api Mulai Muncul

Sejumlah dusun di Desa Raja juga mulai terendam. Terutama warga yang memiliki rumah tepat di pinggir sungai. Warga pun diminta waspada.

“Air sudah makin tinggi. Tapi belum ada laporan dari warga. Ketika air sungai sudah tinggi warga sudah waspada,” kata Kepala Desa Raja Zulkarnaen. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/