alexametrics
22.8 C
Pontianak
Saturday, August 13, 2022

Dipantau Polisi, Sembako di Menjalin Stabil

NGABANG – Kepolisian Sektor Menjalin Kabupaten Landak menggelar operasi pemantauan harga dan stok sembako di sejumlah pasar dan toko di Kecamatan Menjalin, Senin (18/5). Hasilnya tim menemukan stok dan harga sembako masih dalam batas wajar.

Kegiatan ini untuk memantau harga sembako di tengah pandemi Covid-19 bersamaan menjelang Idulfitri. “Kami memantau harga barang kebutuhan pokok di pasar tradisional maupun toko yang menjual sembako di tengah mewabahnya Covid-19 dan menjelang lebaran. Hasilnya masih wajar serta harga juga masih terjangkau,” kata Brigpol Oktavianto.

Selain itu, kata Oktavianto, saat ini harga kebutuhan pokok masih stabil. Meski demikian, pihaknya bakal terus melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. “Kami mengimbau kepada warga untuk selalu waspada dan mengikuti aturan dan imbauan pemerintah dalam pencegahan Covid-19,” tegasnya.

Baca Juga :  Terapkan Prokes Ketat, Resepsi Pernikahan di Landak Ganti Prasmanan Dengan Nasi Kotak

Meski pandemi telah menerpa selama dua bulan, tak ada lonjakan harga sembako di daerah tersebut. Beberapa stok sembako yang sempat menipis sudah kembali menuju harga normal. Sembako seperti gula dan minyak goreng sempat mengalami kelangkaan dan peningkatan harga yang signifikan. Namun harga sudah kembali normal. Gula pasir di harga Rp16 ribu/kg dan minyak goreng curah Rp12 ribu/kg.

Sementara itu, Kapolsek Menjalin Iptu Burhan Nuddin, menyampaikan agar para pedagang dan pengusaha sembako untuk tidak melakukan permainan harga dengan melakukan penimbunan sembako sehingga menyebabkan kelangkaan. Ia pun meminta masyarakat untuk tidak takut dan panik dengan kondisi dan situasi yang ada saat ini.

Baca Juga :  Dua Putra Kalbar Telah Gugur di Tanah Papua

Dengan dilakukannya pengawasan dan pengecekkan perkembangan stok dan harga sembako ini, diharapkan dapat mencegah adanya penimbunanan sembako dan mafia dagang serta timbulnya aksi penjarahan oleh masyarakat akibat kelangkaan dan kenaikan harga sembako akibat polemik Covid-19 yang terjadi saat ini.

“Apabila ditemukan adanya pedagang dan pengusaha yang mencari kesempatan dengan melakukan penimbunan sembako akan di kenakan sanksi hukum yang tegas dan kepada masyarakat yang melakukan penjarahan toko sembako juga dikenakan sanksi hukum yang berlaku,” tambahnya. (mif)

NGABANG – Kepolisian Sektor Menjalin Kabupaten Landak menggelar operasi pemantauan harga dan stok sembako di sejumlah pasar dan toko di Kecamatan Menjalin, Senin (18/5). Hasilnya tim menemukan stok dan harga sembako masih dalam batas wajar.

Kegiatan ini untuk memantau harga sembako di tengah pandemi Covid-19 bersamaan menjelang Idulfitri. “Kami memantau harga barang kebutuhan pokok di pasar tradisional maupun toko yang menjual sembako di tengah mewabahnya Covid-19 dan menjelang lebaran. Hasilnya masih wajar serta harga juga masih terjangkau,” kata Brigpol Oktavianto.

Selain itu, kata Oktavianto, saat ini harga kebutuhan pokok masih stabil. Meski demikian, pihaknya bakal terus melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. “Kami mengimbau kepada warga untuk selalu waspada dan mengikuti aturan dan imbauan pemerintah dalam pencegahan Covid-19,” tegasnya.

Baca Juga :  Kejar Target, Satgas TMMD Tumpuk Tanah untuk Pengerasan Jalan

Meski pandemi telah menerpa selama dua bulan, tak ada lonjakan harga sembako di daerah tersebut. Beberapa stok sembako yang sempat menipis sudah kembali menuju harga normal. Sembako seperti gula dan minyak goreng sempat mengalami kelangkaan dan peningkatan harga yang signifikan. Namun harga sudah kembali normal. Gula pasir di harga Rp16 ribu/kg dan minyak goreng curah Rp12 ribu/kg.

Sementara itu, Kapolsek Menjalin Iptu Burhan Nuddin, menyampaikan agar para pedagang dan pengusaha sembako untuk tidak melakukan permainan harga dengan melakukan penimbunan sembako sehingga menyebabkan kelangkaan. Ia pun meminta masyarakat untuk tidak takut dan panik dengan kondisi dan situasi yang ada saat ini.

Baca Juga :  Sampaikan Program Prioritas Kesehatan

Dengan dilakukannya pengawasan dan pengecekkan perkembangan stok dan harga sembako ini, diharapkan dapat mencegah adanya penimbunanan sembako dan mafia dagang serta timbulnya aksi penjarahan oleh masyarakat akibat kelangkaan dan kenaikan harga sembako akibat polemik Covid-19 yang terjadi saat ini.

“Apabila ditemukan adanya pedagang dan pengusaha yang mencari kesempatan dengan melakukan penimbunan sembako akan di kenakan sanksi hukum yang tegas dan kepada masyarakat yang melakukan penjarahan toko sembako juga dikenakan sanksi hukum yang berlaku,” tambahnya. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/