alexametrics
31.7 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

Bangun Karakter Masyarakat Adat

NGABANG – DPRD Kabupaten Landak melanjutkan rapat gabungan bersama Tim Eksekutif dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kelembagaan Adat Dayak di Kabupaten Landak, Selasa (18/5). Ketua DPRD Landak, Heri Saman menyebut Perda tersebut diharapkan dapat membangun karakter masyarakat Adat Dayak.

Heri memaparkan Raperda tersebut bertujuan untuk mendorong upaya pemberdayaan lembaga Adat Dayak agar mampu membangun karakter masyarakat Adat Dayak. Selain itu, Raperda tersebut sebagai upaya pengembangan, pelestarian dan pemberdayaan adat-istiadat, kebiasaan-kebiasaan dan menegakkan hukum adat dalam masyarakat dengan harapan untuk mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat, menunjang kelancaran penyelenggaraan pemerintahan.

“Dan kelangsungan pembangunan serta meningkatkan ketahanan nasional dalam bingkai negara kesatuan republik Indonesia,” jelas Heri di Ngabang, Selasa.

Baca Juga :  Ritual Balala' Siap Digelar di 3 Kabupaten

Ia menambahkan, Raperda tersebut juga memiliki tujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Adat Dayak guna kelancaran penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan kemasyarakatan. Juga diharapkan dapat mewujudkan rasa keadilan, kesejahteraan dan kedamaian hidup masyarakat dan lingkungannya serta memberikan kepastian hukum dan pengakuan kepada Kelembagaan Adat Dayak di Kabupaten Landak.

“Rapat gabungan kali ini telah selesai. Eksekutif dan Legislatif telah kita sepakat. Nantinya akan ada pendapat akhir dari fraksi-fraksi mengenai raperda tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM Setda Landak, Nikolaus yang mewakili tim eksekutif mengatakan pihaknnya mengucapkan terima kasih kepada Bapemperda yang telah mengundang kami untuk rapat hari ini.

Baca Juga :  Komisi C Minta Pemkab Tetap Berlakukan BDR

“Kami atas nama Pemerintah Daerah sangat mendukung dengan adanya Raperda ini, dan semoga segera disahkan menjadi Perda untuk kedepannya,” ungkap Nikolaus. (mif)

NGABANG – DPRD Kabupaten Landak melanjutkan rapat gabungan bersama Tim Eksekutif dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kelembagaan Adat Dayak di Kabupaten Landak, Selasa (18/5). Ketua DPRD Landak, Heri Saman menyebut Perda tersebut diharapkan dapat membangun karakter masyarakat Adat Dayak.

Heri memaparkan Raperda tersebut bertujuan untuk mendorong upaya pemberdayaan lembaga Adat Dayak agar mampu membangun karakter masyarakat Adat Dayak. Selain itu, Raperda tersebut sebagai upaya pengembangan, pelestarian dan pemberdayaan adat-istiadat, kebiasaan-kebiasaan dan menegakkan hukum adat dalam masyarakat dengan harapan untuk mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat, menunjang kelancaran penyelenggaraan pemerintahan.

“Dan kelangsungan pembangunan serta meningkatkan ketahanan nasional dalam bingkai negara kesatuan republik Indonesia,” jelas Heri di Ngabang, Selasa.

Baca Juga :  Ditinggal Pergi Saat Masak Nasi

Ia menambahkan, Raperda tersebut juga memiliki tujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Adat Dayak guna kelancaran penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan kemasyarakatan. Juga diharapkan dapat mewujudkan rasa keadilan, kesejahteraan dan kedamaian hidup masyarakat dan lingkungannya serta memberikan kepastian hukum dan pengakuan kepada Kelembagaan Adat Dayak di Kabupaten Landak.

“Rapat gabungan kali ini telah selesai. Eksekutif dan Legislatif telah kita sepakat. Nantinya akan ada pendapat akhir dari fraksi-fraksi mengenai raperda tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM Setda Landak, Nikolaus yang mewakili tim eksekutif mengatakan pihaknnya mengucapkan terima kasih kepada Bapemperda yang telah mengundang kami untuk rapat hari ini.

Baca Juga :  Pemkab Landak Siap Salurkan BLT Rp600 Ribu per Bulan

“Kami atas nama Pemerintah Daerah sangat mendukung dengan adanya Raperda ini, dan semoga segera disahkan menjadi Perda untuk kedepannya,” ungkap Nikolaus. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/