alexametrics
32 C
Pontianak
Friday, July 1, 2022

Pantau Pelaksanaan Pembelajaran

Hak Pendidikan di Tengah Pandemi

NGABANG – Bupati Landak Karolin Margret Natasa secara berkala terus memonitoring pembelajaran yang dilakukan tiap sekolah agar tetap melaksanakan pembelajaran sesuai yang telah ditentukan. Monitoring tersebut dilakukan secara virtual melalui konferensi video, Rabu (18/11).

Akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang melanda saat ini turut berpengaruh pada dunia pendidikan. Pemerintah terpaksa menghentikan sementara aktifitas belajar mengajar disekolah dan dalam waktu yang belum ditentukan demi mencegah penularan COVID-19.

Walau demikian, menurut Bupati, pemerintah tetap menginstruksikan sekolah untuk melakukan pembelajaran dengan sistem baru yaitu secara online atau dalam jaringan (Daring) dan secara luar jaringan (Luring) atau kombinasi keduanya

“Saya secara berkala terus memonitor pelaksanaan pembelajaran di Kabupaten Landak baik secara langsung maupun secara virtual serta menerima laporan dari Dinas Pendidikan. Kami ingin memastikan bahwa para siswa tetap mendapatkan hak pendidikannya walaupun saat ini negara kita mengalami pandemi Covid-19,” tutur Karolin, rabu (18/11).

Baca Juga :  Jelang Pemilihan BPD, Komisi A DPRD Landak Rapat Dengar Pendapat Dengan DPMPD

Kepada semua Kepala Sekolah, Karolin mengingatkan agar tetap melaksanakan tanggungjawabnya dengan baik, dirinya meminta agar hal-hal yang bersifat administratif dan semua pelaporan dilakukan tepat waktu walaupun dalam kondisi saat ini yang belum stabil.

“Walau keadaan belum stabil, tapi Saya mohon Kepala sekolah beserta dewan guru tetap melaksanakan tanggungjawabnya dengan baik, hal-hal bersifat administratif dan pelaporan pada Dinas agar dilakukan tepat waktu,” pinta Karolin.

Pelaksanaan pembelajaran di Kabupaten Landak sendiri dilakukan secara online atau dalam jaringan (Daring) dan secara luar jaringan (Luring) atau kombinasi keduanya, mengingat keadaan wilayah yang berbeda antara satu dengan yang lainnya tergantung jangkauan jaringan internet yang tersedia hingga faktor ekonomi masyarakat, seperti yang disampaikan Kepala Sekolah SD Negeri 02 Mandor Marjono.

Baca Juga :  Longsor di Pahauman, Lalu Lintas Sungai Pinyuh – Ngabang Terhambat

“Kami memakai Daring dan Luring, jadi dua-duanya kami pakai, maklumlah kondisi ekonomi orang tua murid tidak sama, ada yang susah. Jadi disekolah seminggu sekali antar dan jemput tugas sekolah, kalau kita paksakan mengguanakan HP kasihan juga jadi beban orang tuanya, ada yang tidak punya HP android belum lagi paket datanya. Jadi pakai HP hanya kami gunakan untuk pemberitahuan tugas,” terang Marjono.

Lebih lanjut Marjono menyampaikan bahwa disekolah tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menyediakan tempat cuci tangan, penyediaan masker untuk guru dan siswa yang dianggarkan dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Disekolah tetap disediakan tempat cuci tangan, anak-anak pakai masker, Dana BOS banyak dilimpahkan untuk menyediakan alat kesehatan, dan itu juga Kita sampaikan ke Ibu Bupati pada saat beliau memonitoring melalui video call,” Kata Marjono. (mif)

Hak Pendidikan di Tengah Pandemi

NGABANG – Bupati Landak Karolin Margret Natasa secara berkala terus memonitoring pembelajaran yang dilakukan tiap sekolah agar tetap melaksanakan pembelajaran sesuai yang telah ditentukan. Monitoring tersebut dilakukan secara virtual melalui konferensi video, Rabu (18/11).

Akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang melanda saat ini turut berpengaruh pada dunia pendidikan. Pemerintah terpaksa menghentikan sementara aktifitas belajar mengajar disekolah dan dalam waktu yang belum ditentukan demi mencegah penularan COVID-19.

Walau demikian, menurut Bupati, pemerintah tetap menginstruksikan sekolah untuk melakukan pembelajaran dengan sistem baru yaitu secara online atau dalam jaringan (Daring) dan secara luar jaringan (Luring) atau kombinasi keduanya

“Saya secara berkala terus memonitor pelaksanaan pembelajaran di Kabupaten Landak baik secara langsung maupun secara virtual serta menerima laporan dari Dinas Pendidikan. Kami ingin memastikan bahwa para siswa tetap mendapatkan hak pendidikannya walaupun saat ini negara kita mengalami pandemi Covid-19,” tutur Karolin, rabu (18/11).

Baca Juga :  Sengketa Pilkades Sengah Temila Berakhir Damai

Kepada semua Kepala Sekolah, Karolin mengingatkan agar tetap melaksanakan tanggungjawabnya dengan baik, dirinya meminta agar hal-hal yang bersifat administratif dan semua pelaporan dilakukan tepat waktu walaupun dalam kondisi saat ini yang belum stabil.

“Walau keadaan belum stabil, tapi Saya mohon Kepala sekolah beserta dewan guru tetap melaksanakan tanggungjawabnya dengan baik, hal-hal bersifat administratif dan pelaporan pada Dinas agar dilakukan tepat waktu,” pinta Karolin.

Pelaksanaan pembelajaran di Kabupaten Landak sendiri dilakukan secara online atau dalam jaringan (Daring) dan secara luar jaringan (Luring) atau kombinasi keduanya, mengingat keadaan wilayah yang berbeda antara satu dengan yang lainnya tergantung jangkauan jaringan internet yang tersedia hingga faktor ekonomi masyarakat, seperti yang disampaikan Kepala Sekolah SD Negeri 02 Mandor Marjono.

Baca Juga :  Jelang Pemilihan BPD, Komisi A DPRD Landak Rapat Dengar Pendapat Dengan DPMPD

“Kami memakai Daring dan Luring, jadi dua-duanya kami pakai, maklumlah kondisi ekonomi orang tua murid tidak sama, ada yang susah. Jadi disekolah seminggu sekali antar dan jemput tugas sekolah, kalau kita paksakan mengguanakan HP kasihan juga jadi beban orang tuanya, ada yang tidak punya HP android belum lagi paket datanya. Jadi pakai HP hanya kami gunakan untuk pemberitahuan tugas,” terang Marjono.

Lebih lanjut Marjono menyampaikan bahwa disekolah tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menyediakan tempat cuci tangan, penyediaan masker untuk guru dan siswa yang dianggarkan dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Disekolah tetap disediakan tempat cuci tangan, anak-anak pakai masker, Dana BOS banyak dilimpahkan untuk menyediakan alat kesehatan, dan itu juga Kita sampaikan ke Ibu Bupati pada saat beliau memonitoring melalui video call,” Kata Marjono. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/