alexametrics
22.8 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

Titik Api Kembali Muncul, Lahan 0,6 Hektare Terbakar

MENJALIN – Anggota Koramil 1201-06 Menjalin yang di pimpin melaksanakan pengecekan lahan yang terbakar di Desa Lamoanak dan Desa Sepahat, Kecamatan Menjalin, Sabtu (18/9). Di lokasi, petugas menemukan lahan yang sudah terbakar dengan luas sekitar 0,6 Hektare. Namun petugas tak berhasil menemukan pemilik lahan.

Anggota Koramil Menjalin, Sertu Masro menjelaskan, sesuai data BMKG di wilayahnya di koordinat 109.3486-0.3941 terdeteksi di desa Lamoanak Kec. Menjalin, 109.3463-0.3955 dan 109.3466-0.3911 terdeteksi di desa Sepahat Kecamatan Menjalin.

“Jarak dari Koramil sekitar 30 Km dengan jarak tempuh 2 jam dengan Kondisi jalan aspal dan berbatu serta tanah kuning,” kata Sertu Masro di Menjalin saat dihubungi, Minggu (19/9).

Baca Juga :  BLT-DD Tahap VI Tahun 2020 Bagi Warga Terdampak Covid-19 Desa Sampuro Dibagikan

Sertu Masro menjelaskan, lahan yang terbakar seluas 0,6 hektare dan penyebab terjadinya kebakaran lahan diduga karena ada warga yang sengaja membakar untuk dijadikan ladang jagung.

“Namun  pada saat kami tiba di lokasi kejadian, pemilik lahan tersebut tidak ditemukan dan api pun sudah padam,” ujar Sertu Masro.

Ia menambahkan pihaknya juga mendata pemilik lahan dan menghimbau kepada masyarakat setempat agar jangan membakar lahan. Apabila harus membakar, pihaknya meminta warga untuk melapor ke pihak desa setempat.

“Kami meminta masyarakat Desa Lamoanak dan Desa Sepahat untuk menjaga hutan agar tidak terjadi polusi yang merugikan masyarakat setempat dan orang lain,” ungkap Sertu Masro. (mif)

MENJALIN – Anggota Koramil 1201-06 Menjalin yang di pimpin melaksanakan pengecekan lahan yang terbakar di Desa Lamoanak dan Desa Sepahat, Kecamatan Menjalin, Sabtu (18/9). Di lokasi, petugas menemukan lahan yang sudah terbakar dengan luas sekitar 0,6 Hektare. Namun petugas tak berhasil menemukan pemilik lahan.

Anggota Koramil Menjalin, Sertu Masro menjelaskan, sesuai data BMKG di wilayahnya di koordinat 109.3486-0.3941 terdeteksi di desa Lamoanak Kec. Menjalin, 109.3463-0.3955 dan 109.3466-0.3911 terdeteksi di desa Sepahat Kecamatan Menjalin.

“Jarak dari Koramil sekitar 30 Km dengan jarak tempuh 2 jam dengan Kondisi jalan aspal dan berbatu serta tanah kuning,” kata Sertu Masro di Menjalin saat dihubungi, Minggu (19/9).

Baca Juga :  Wagub Kalbar Ikuti Rakornas Pengendalian Karhutla di Istana

Sertu Masro menjelaskan, lahan yang terbakar seluas 0,6 hektare dan penyebab terjadinya kebakaran lahan diduga karena ada warga yang sengaja membakar untuk dijadikan ladang jagung.

“Namun  pada saat kami tiba di lokasi kejadian, pemilik lahan tersebut tidak ditemukan dan api pun sudah padam,” ujar Sertu Masro.

Ia menambahkan pihaknya juga mendata pemilik lahan dan menghimbau kepada masyarakat setempat agar jangan membakar lahan. Apabila harus membakar, pihaknya meminta warga untuk melapor ke pihak desa setempat.

“Kami meminta masyarakat Desa Lamoanak dan Desa Sepahat untuk menjaga hutan agar tidak terjadi polusi yang merugikan masyarakat setempat dan orang lain,” ungkap Sertu Masro. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/