alexametrics
31 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Tanah Longsor Sempat Tutup Jalan Pontianak – Ngabang

NGABANG – Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Landak pada Kamis (19/11) lalu mengakibatkan tanag longsor di jalan raya Pontianak – Ngabang tepatnya di Dusun Bintang Desa Pahauman Kecamatan Sengah Temila. Sebagian badan jalan tertutup material longsor setinggi 10-15 meter.

Akibatnya, lalu lintas kendaraan di wilayah tersebut pun terhambat. Camat Sengah Temila Emilius, mengatakan pihaknya bersama jajaran personel Polsek Sengah Temila dan Tim Damkar Sapakad 137 Pahauman sebanyak 15 orang mendatangi lokasi guna membersihkan tanah longsor tersebut dengan mengunakan Mobil Damkar Sapakad 137.

“Petugas langsung membersihkan material longsor dengan menyemprotkan air,” katanya.

Ia memperkirakan terjadinya bencana alam tanah longsor yang menutupi separuh badan jalan tersebut disebabkan tingginya curah hujan dengan durasi yang cukup lama.

Baca Juga :  Jembatan Desa Garu Ambruk, Lalu Lintas Pontianak – Bengkayang Terhambat

“Sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Sengah Temila Ipda Yulianus Van Chanel mengatakan, membutuhkan waktu cukup lama untuk membersihkan material longsor.

“Sebenarnya membutuhkan alat berat. Namun melihat kemacetan yang sudah panjang, kami bersihkan dengan alat seadanya,” jelas Kapolsek.

Ia mengatakan, butuh waktu lama untuk mendatangkan alat berat untuk mengevakuasi. Dengan alat seadanya tersebut, pihaknya bersama Damkar membutuhkan waktu sekitar 4 jam untuk membersihkan material longsor.

“Sebelumnya di lokasi tersebut juga pernah terjadi Bencana alam tanah longsor” kata Ipda Chanel

Selain itu ia juga mengatakan bahwa memasuki musim penghujan warga masyarakat terutama pengendara kendaraan untuk selalu waspada apabila melintasi lokasi tersebut dan ucapan terima kasih kepada yang sudah terlibat dalam pembersihan tanah longsor tersebut.

Baca Juga :  Rights Issue Bernilai Besar, BRI Optimis Dapat Terserap Optimal

“Dengan harapan kedepan potensi longsor dapat segera di tanggulangi oleh pihak terkait, sehingga tidak terulang lagi,” ucapnya. (mif)

NGABANG – Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Landak pada Kamis (19/11) lalu mengakibatkan tanag longsor di jalan raya Pontianak – Ngabang tepatnya di Dusun Bintang Desa Pahauman Kecamatan Sengah Temila. Sebagian badan jalan tertutup material longsor setinggi 10-15 meter.

Akibatnya, lalu lintas kendaraan di wilayah tersebut pun terhambat. Camat Sengah Temila Emilius, mengatakan pihaknya bersama jajaran personel Polsek Sengah Temila dan Tim Damkar Sapakad 137 Pahauman sebanyak 15 orang mendatangi lokasi guna membersihkan tanah longsor tersebut dengan mengunakan Mobil Damkar Sapakad 137.

“Petugas langsung membersihkan material longsor dengan menyemprotkan air,” katanya.

Ia memperkirakan terjadinya bencana alam tanah longsor yang menutupi separuh badan jalan tersebut disebabkan tingginya curah hujan dengan durasi yang cukup lama.

Baca Juga :  Rights Issue Bernilai Besar, BRI Optimis Dapat Terserap Optimal

“Sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Sengah Temila Ipda Yulianus Van Chanel mengatakan, membutuhkan waktu cukup lama untuk membersihkan material longsor.

“Sebenarnya membutuhkan alat berat. Namun melihat kemacetan yang sudah panjang, kami bersihkan dengan alat seadanya,” jelas Kapolsek.

Ia mengatakan, butuh waktu lama untuk mendatangkan alat berat untuk mengevakuasi. Dengan alat seadanya tersebut, pihaknya bersama Damkar membutuhkan waktu sekitar 4 jam untuk membersihkan material longsor.

“Sebelumnya di lokasi tersebut juga pernah terjadi Bencana alam tanah longsor” kata Ipda Chanel

Selain itu ia juga mengatakan bahwa memasuki musim penghujan warga masyarakat terutama pengendara kendaraan untuk selalu waspada apabila melintasi lokasi tersebut dan ucapan terima kasih kepada yang sudah terlibat dalam pembersihan tanah longsor tersebut.

Baca Juga :  Ribuan Ikan Mati Mendadak, Sungai Sepatah dan Retok Tercemar Limbah Sawit

“Dengan harapan kedepan potensi longsor dapat segera di tanggulangi oleh pihak terkait, sehingga tidak terulang lagi,” ucapnya. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/