alexametrics
24 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

Rangkul Pengurus Adat, KDRT Selesai Lewat Mediasi  

NGABANG – Kapolsek Mempawah Hulu beserta Bhabinkamtibmas Brigpol Hamdan dan Pengurus adat Kecamatan Mempawah hulu melaksanakan mediasi permasalahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) bertempat ruang unit reskrim polsek mempawah hulu, Senin (20/1).

Disampaikan Brigadir Hamdan, Bhabinkamtibmas Polsek Mempawah Hulu bahwa Kasus KDRT tersebut dilaporkan oleh MR pada hari Rabu (15/1). Pihak yang dilaporkan adalah suaminya JN. Diduga peristiwa KDRT tersebut terjadi lantaran sang istri cemburu terhadap suami, tidak terima dituding berselingkuh akhirnya JN melakukan KDRT tersebut terhadap MR.

“Menurut keterangan istrinya Saudara JN tersebut telah beberapa kali melakukan hal yang serupa terhadapnya, dan istrinya juga berharap setelah perkara ini di laporkan di kepolisan dapat menimbulkan efek jera bagi suaminya tersebut,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Minta BPNT dari Produk Lokal

Dalam proses mediasi tersebut telah mendapat kesepakatan permasalahan tersebut diselesaikan secara adat dan kekeluargaan. pihak terlapor tidak akan mengulangi perbuatannya tersebut kepada istrinya dan siap di kenakan sangsi adat oleh pemangku adat di desa tersebut. kedua belah pihak juga menandatangi isi dari surat kesepakatan bersama yang disaksikan oleh kedua pihak keluarga.

Setelah dilakukan mediasi, Kapolsek Mempawah Hulu Ipda Zulianto dan Brigpol Hamdan memberikan pesan kepada pihak terlapor untuk tidak mengulangi perbuatannya, selain itu ia juga berpesan jika timbul permasalahan dalam rumah tangga hendaknya jangan ada kekerasan karena kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) termasuk perbuatan yang memenuhi unsur pidana.

Ipda Zulianto juga menuturkan selain melaksanakan tugasnya untuk mengawasi warga desa binaannya, Bhabinkamtibmas juga memiliki tugas salah satunya sebagai Problem Solving atau orang yang dapat menyelesaikan permasalahan di desa tempatnya bertugas.

Baca Juga :  Komisi C Minta Disdikbud Tambah Anggaran Pendidikan di 2021

“Mediasi kasus KDRT tersebut merupakan salah satu wujud pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas sebagai problem solving, karena itu tindakan yang berhasil dilakukan oleh Brigpol Hamdan ini patut dicontoh dan diapresiasi,” tandasnya. (mif)

NGABANG – Kapolsek Mempawah Hulu beserta Bhabinkamtibmas Brigpol Hamdan dan Pengurus adat Kecamatan Mempawah hulu melaksanakan mediasi permasalahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) bertempat ruang unit reskrim polsek mempawah hulu, Senin (20/1).

Disampaikan Brigadir Hamdan, Bhabinkamtibmas Polsek Mempawah Hulu bahwa Kasus KDRT tersebut dilaporkan oleh MR pada hari Rabu (15/1). Pihak yang dilaporkan adalah suaminya JN. Diduga peristiwa KDRT tersebut terjadi lantaran sang istri cemburu terhadap suami, tidak terima dituding berselingkuh akhirnya JN melakukan KDRT tersebut terhadap MR.

“Menurut keterangan istrinya Saudara JN tersebut telah beberapa kali melakukan hal yang serupa terhadapnya, dan istrinya juga berharap setelah perkara ini di laporkan di kepolisan dapat menimbulkan efek jera bagi suaminya tersebut,” katanya.

Baca Juga :  Gudang BBM Terbakar, Satu Nyawa Melayang

Dalam proses mediasi tersebut telah mendapat kesepakatan permasalahan tersebut diselesaikan secara adat dan kekeluargaan. pihak terlapor tidak akan mengulangi perbuatannya tersebut kepada istrinya dan siap di kenakan sangsi adat oleh pemangku adat di desa tersebut. kedua belah pihak juga menandatangi isi dari surat kesepakatan bersama yang disaksikan oleh kedua pihak keluarga.

Setelah dilakukan mediasi, Kapolsek Mempawah Hulu Ipda Zulianto dan Brigpol Hamdan memberikan pesan kepada pihak terlapor untuk tidak mengulangi perbuatannya, selain itu ia juga berpesan jika timbul permasalahan dalam rumah tangga hendaknya jangan ada kekerasan karena kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) termasuk perbuatan yang memenuhi unsur pidana.

Ipda Zulianto juga menuturkan selain melaksanakan tugasnya untuk mengawasi warga desa binaannya, Bhabinkamtibmas juga memiliki tugas salah satunya sebagai Problem Solving atau orang yang dapat menyelesaikan permasalahan di desa tempatnya bertugas.

Baca Juga :  Suka Cita Warga Sambut Listrik

“Mediasi kasus KDRT tersebut merupakan salah satu wujud pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas sebagai problem solving, karena itu tindakan yang berhasil dilakukan oleh Brigpol Hamdan ini patut dicontoh dan diapresiasi,” tandasnya. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/