alexametrics
27 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Indeks SPBE 2019 Landak Meningkat

Bupati Minta OPD Saling Bekerjasama

NGABANG – Hasil Monitoring dan Evaluasi yang diselenggarakan oleh Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk tahun 2019 akhirnya secara resmi dirilis. Melalui portal http://spbe.go.id/moneval, Pemerintah Kabupaten Landak yang sebelumnya memiliki Indeks 1.15 di tahun 2018 mendapat predikat “Kurang” mengalami peningkatan predikat menjadi “Cukup” di 2019.

Indeks SPBE Landak yakni 2.1 dalam rincian Kebijakan Layanan SPBE : 2.5, TIK : 1,67, Administrasi Pemerintahan : 2.43, Pelayanan Publik : 2.83.

Evaluasi SPBE dilaksanakan melalui metode Evaluasi Mandiri SPBE yang dilaksanakan oleh Evaluator Internal Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah, dan metode Evaluasi Dokumen. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui capaian kemajuan pelaksanaan SPBE pada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah. Serta peningkatan kualitas pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dengan tim koordinasi SPBE Nasional berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.

Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa menyampaikan, diperlukan kerjasama yang solid dalam meningkatkan hasil SPBE, sehingga sesuai dengan tujuan bersama. “Meski mendapat predikat Cukup dengan Indeks yang masih rendah tetapi perlu kita syukuri. Namun untuk meningkatkan angka tersebut kita harus kerjasama yang solid antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Karena hanya dengan demikian maka sistem ini akan terpenuhi,” ungkap Bupati Landak, Kamis (20/2).

Baca Juga :  Bupati Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD Landak

Lebih lanjut Bupati Karolin mengatakan bahwa untuk melaksanakan SPBE yang baik maka perlu terobosan dan inovasi yang lebih mengarah pada pelayanan publik. “Sistem yang dikelola oleh pemerintah pusat ini merupakan tolok ukur dari keberhasilan kita dalam menata pemerintahan yang berbasis elektronik. Nah, dengan dukungan yang seperti ini kita berharap kedepan banyak inovasi pelayanan publik untuk masyarakat kita. Karena saat ini beberapa pekerjaan sudah zamannya untuk beralih menggunakan sistem elektronik,” jelas Karolin.

Sementara itu, Kepala seksi e-Goverment dan Pengembangan Aplikasi, mengingat saat ini Kabupaten Landak, Adrianus Tamil Harpandari, pengumpulan dokumen penilaian SPBE dilakukan secara bertahap mulai dari pembentukan tim, rapat perencanaan teknis pelaksaan sampai turun ke lapangan dimasing-masing OPD.

Baca Juga :  Kades Ansang Siap Kembalikan Kerugian Dana Desa

Setelah itu setiap dokumen akan diverifikasi  di dalam tim untuk kemudian dikumpulkan ke portal penilaian SPBE. Mengingat saat ini Kabupaten Landak sudah mulai memanfaatkan teknologi informasi baik dalam melakukan pekerjaan internal kantor dan pelayanan publik

“Meningkatnya nilai SPBE tidak lepas dari kerjasama tim yang melibatkan setiap OPD di Kabupaten Landak yang secara teknis dari hasil pantauan selama ini bahwa tim sudah bekerja dengan baik. Namun demikian kita akan terus meningkatkan nilai indeks SPBE sampai ke titik yang maksimal agar manfaatnya (SPBE) dapat dirasakan juga oleh masyarakat dalam setiap pelayanan publik,” ucapnya saat dihubungi melalui WhatsApp. (mif)

Bupati Minta OPD Saling Bekerjasama

NGABANG – Hasil Monitoring dan Evaluasi yang diselenggarakan oleh Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk tahun 2019 akhirnya secara resmi dirilis. Melalui portal http://spbe.go.id/moneval, Pemerintah Kabupaten Landak yang sebelumnya memiliki Indeks 1.15 di tahun 2018 mendapat predikat “Kurang” mengalami peningkatan predikat menjadi “Cukup” di 2019.

Indeks SPBE Landak yakni 2.1 dalam rincian Kebijakan Layanan SPBE : 2.5, TIK : 1,67, Administrasi Pemerintahan : 2.43, Pelayanan Publik : 2.83.

Evaluasi SPBE dilaksanakan melalui metode Evaluasi Mandiri SPBE yang dilaksanakan oleh Evaluator Internal Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah, dan metode Evaluasi Dokumen. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui capaian kemajuan pelaksanaan SPBE pada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah. Serta peningkatan kualitas pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dengan tim koordinasi SPBE Nasional berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.

Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa menyampaikan, diperlukan kerjasama yang solid dalam meningkatkan hasil SPBE, sehingga sesuai dengan tujuan bersama. “Meski mendapat predikat Cukup dengan Indeks yang masih rendah tetapi perlu kita syukuri. Namun untuk meningkatkan angka tersebut kita harus kerjasama yang solid antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Karena hanya dengan demikian maka sistem ini akan terpenuhi,” ungkap Bupati Landak, Kamis (20/2).

Baca Juga :  Tangkal Hoax Virus Corona  

Lebih lanjut Bupati Karolin mengatakan bahwa untuk melaksanakan SPBE yang baik maka perlu terobosan dan inovasi yang lebih mengarah pada pelayanan publik. “Sistem yang dikelola oleh pemerintah pusat ini merupakan tolok ukur dari keberhasilan kita dalam menata pemerintahan yang berbasis elektronik. Nah, dengan dukungan yang seperti ini kita berharap kedepan banyak inovasi pelayanan publik untuk masyarakat kita. Karena saat ini beberapa pekerjaan sudah zamannya untuk beralih menggunakan sistem elektronik,” jelas Karolin.

Sementara itu, Kepala seksi e-Goverment dan Pengembangan Aplikasi, mengingat saat ini Kabupaten Landak, Adrianus Tamil Harpandari, pengumpulan dokumen penilaian SPBE dilakukan secara bertahap mulai dari pembentukan tim, rapat perencanaan teknis pelaksaan sampai turun ke lapangan dimasing-masing OPD.

Baca Juga :  Polres Landak Ziarah ke Makam Pahlawan

Setelah itu setiap dokumen akan diverifikasi  di dalam tim untuk kemudian dikumpulkan ke portal penilaian SPBE. Mengingat saat ini Kabupaten Landak sudah mulai memanfaatkan teknologi informasi baik dalam melakukan pekerjaan internal kantor dan pelayanan publik

“Meningkatnya nilai SPBE tidak lepas dari kerjasama tim yang melibatkan setiap OPD di Kabupaten Landak yang secara teknis dari hasil pantauan selama ini bahwa tim sudah bekerja dengan baik. Namun demikian kita akan terus meningkatkan nilai indeks SPBE sampai ke titik yang maksimal agar manfaatnya (SPBE) dapat dirasakan juga oleh masyarakat dalam setiap pelayanan publik,” ucapnya saat dihubungi melalui WhatsApp. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/