alexametrics
33 C
Pontianak
Thursday, July 7, 2022

Landak Launching Pelaksanaan Transaksi Non Tunai

NGABANG – DPRD Kabupaten Landak hadiri kegiatan Launching Pelaksanaan Transaksi Non Tunai melalui cash management system (CMS) Desa di Kabupaten Landak, Selasa (22/6). Anggota DPRD Landak Cahyatanus mengatakan bahwa DPRD Kabupaten Landak sangat mendukung pelaksanaan Aplikasi CMS untuk Desa-desa dalam bertransaksi.

“Demi untuk mengurangi kebocoran Anggaran dan dengan kemudahan yang diberikan kepada Pemerintah Desa, DPRD Landak berharap pelayanan Desa kepada masyarakat akan lebih baik lagi untuk kedepannya khususnya di wilayah Kabupaten Landak,” ucap Cahyatanus di Ngabang, Selasa (22/6).

Sementara itu,  Bupati Landak Karolin Margret Natasa berharap Bank Kalbar mengembangkan Aplikasinya. Meski pembuatan aplikasi tak dibuat dengan cepat dan butuh pengembangan, ia berharap aplikasi dapat digunakan dengan baik sehingga mempermudah kerja Kepala Desa di wilayahnya.

Baca Juga :  Meski Landak Zona Kuning, Ketua DPRD Landak Imbau Masyarakat Tak Lalai Prokes

“Aplikasi itu tidak ada yang namanya sekali jadi, untuk itu aplikasi itu harus selalu di-update, dikembangkan dan juga memperhatikan kepentingan user dan harus ada timnya juga, nanti masukan-masukan dari Bapak/Ibu Kades ini bisa menjadi bahan pengembang aplikasi. Harapannya agar aplikasi ini dapat digunakan dengan baik sehingga mempermudah pekerjaan Bapak atau Ibu Kades yang ada di Kabupaten Landak,” papar Bupati.(mif/MC DPRD)

NGABANG – DPRD Kabupaten Landak hadiri kegiatan Launching Pelaksanaan Transaksi Non Tunai melalui cash management system (CMS) Desa di Kabupaten Landak, Selasa (22/6). Anggota DPRD Landak Cahyatanus mengatakan bahwa DPRD Kabupaten Landak sangat mendukung pelaksanaan Aplikasi CMS untuk Desa-desa dalam bertransaksi.

“Demi untuk mengurangi kebocoran Anggaran dan dengan kemudahan yang diberikan kepada Pemerintah Desa, DPRD Landak berharap pelayanan Desa kepada masyarakat akan lebih baik lagi untuk kedepannya khususnya di wilayah Kabupaten Landak,” ucap Cahyatanus di Ngabang, Selasa (22/6).

Sementara itu,  Bupati Landak Karolin Margret Natasa berharap Bank Kalbar mengembangkan Aplikasinya. Meski pembuatan aplikasi tak dibuat dengan cepat dan butuh pengembangan, ia berharap aplikasi dapat digunakan dengan baik sehingga mempermudah kerja Kepala Desa di wilayahnya.

Baca Juga :  ASN Bekerja Disiplin dan Sesuai Aturan

“Aplikasi itu tidak ada yang namanya sekali jadi, untuk itu aplikasi itu harus selalu di-update, dikembangkan dan juga memperhatikan kepentingan user dan harus ada timnya juga, nanti masukan-masukan dari Bapak/Ibu Kades ini bisa menjadi bahan pengembang aplikasi. Harapannya agar aplikasi ini dapat digunakan dengan baik sehingga mempermudah pekerjaan Bapak atau Ibu Kades yang ada di Kabupaten Landak,” papar Bupati.(mif/MC DPRD)

Most Read

Artikel Terbaru

/